Berita  

GELAR APEL OPERASI KETUPAT CANDI 2014

GELAR APEL OPERASI KETUPAT CANDI 2014
Sragen, 23 Juli 2014 
Menghadapi pengamanan Hari Raya Idul Fitri
1435 H Polres Sragen, Senin (21/07), melakukan gelar apel Operasi Ketupat Candi
2014 dilapangan Polres Sragen. Selain diikuti oleh pasukan dari kepolisian,
apel diikuti oleh TNI, Satpol PP, Dinhub, Damkar, dan Saka Bhayangkari.
Selain pemeriksaan barisan oleh Pembina
Apel Kapolres AKBP Dhani Hernando, SIK, kegiatan ini ditandai dengan penyematan
tanda operasi kepada sejumlah perwakilan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan
Dinhub,  Bupati Sragen, Dandim
0725/Sragen  bersama sejumlah pejabat
Pemkab  Sragen yang hadir dalam kegiatan
ini sebagai undangan.
Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando, SIK,
menyampaikan Operasi Ketupat Candi 2014 dilaksanakan agar masayrakat merasa
aman dan nyaman dalam melaksanakan Hari Raya Idul fitri, menjaga kemanana
seluruh warga masyarakat di wilayah hukum Polres Sragen, dan membantu memberi
kenyamanan bagi para pemudik. Operasi Ketupat Candi 2014 ini, lanjutnya, akan
dilaksanakan dari tanggal 21 Juli s/d
5
Agustus 2014. “Untuk mewujudkan semua itu, maka Polres mengeluarkan 365
personel kepolisian. Pasukan ini masih dibantu 1 peleton TNI, Satpol PP,
Dishub, dan Saka Bhayangkari.
Sesuai
dengan pesan Kapolri, lanjutnya, bahwa dalam kegiatan ini juga diminta untuk
mengoptimalkan peran masyarakat, maka pengamanan juga dibantu oleh pengamanan
warga dengan mengaktifkan siskamling dan
Pam swakarsaMereka akan berkerja sama dengan Polsek dan
Polres yang setiap hari akan memantau keadaan wilayah masing-masing.
“Intinya, dalam kegiatan ini kita akan all
out dalam memberikan pengamanan kepada masyarakat menghdapi hari raya dan
mudik” katanya.
  Sedangkan untuk keamanan di jalan raya, imbuhnya, kita sudah membuat 4
posko lebaran masing-masing di Desa Tunjungan, Kecamatan Sambungmacan; Terminal
Pilangsari; Masaran dan Gemolong. Disetiap posko akan dilengkapi alat kesehatan
dan obat-obatan gratis.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya keluhan
yang paling sering dirasakan oleh pengendara diantaranya pusing, mual, dan
masuk angin akibat kecapekan. “Ambulance juga disiapkan bagi pasien yang
membutuhkan perawatan
“Untuk mengantisipasi kemacetan pada saat pasar mulai
ramai, disiapkan anggota yang akan membuat barikade agar tidak terjadi
kemacetan
, Khusus bagi para pemudik, imbuhnya, karena
ada sejumlah jalan yang kondisinya belum bagus dan berlobang, tidak usah
cepat-cepat dalam mengemudinya.
 Apalagi di saat Hari Raya, lanjutnya,
dimana volume kendaraan bertambah dan fisik pengemudi mengalami kelelahan.
Dandim 0725 Sragen Letkol Inf Edi Saputra, S.I.P.  menghimbau kepada para pemudik agar jangan
mudik menggunakan sepeda motor. Hal ini dikarenakan resikonya yang sangat
besar. Kelelahan dan kondisi jalan, ujarnya, menjadi ancaman nyata sepanjang
perjalanan pemudik. Karena itu, dirinya menghimbau kepada warga Sragen yang ada
di rantau melalui keluarga dan saudaranya yang tinggal di Sragen, bila ada
anggota keluarga yang hendak mudik menggunakan motor agar disampaikan supaya
untuk berganti kendaraan umum saja. “seperti kereta api, bus, travel, maupun
kendaraan carteran. Itu jauh lebih aman.  

GELAR APEL OPERASI KETUPAT CANDI 2014



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *