Himbau Babinsa, Masyarakat Harus Jaga Kebersihan Lingkungan di Musim Hujan

Kodim SragenHimbau Babinsa, Masyarakat Harus Jaga Kebersihan Lingkungan di Musim Hujan 

Musim penghujan yang datang di penghujung tahun membuat kita harus melakukan beberapa persiapan untuk menghadapinya. Tidak hanya persiapan fisik dan peralatan guna menangkal ancaman hujan saat berada di luar ruangan, namun juga persiapan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan. Cara menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan selalu mengupayakan kebersihan lingkungan. Hal ini karena keadaan lingkungan di sekitar kita juga sangat mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh kita.

Rabu ( 06/12/2023 ). Dalam komsosnya dengan ibu – Ibu  di dukuh pilang Ds.Genengduwur Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen Koptu Giyarto menjelaskan salah satu ancaman yang menjadi teror di kala musim penghujan adalah perkembangbiakan nyamuk yang membawa wabah penyakit, misalnya DBD. Demam Berdarah Dengue atau DBD merupakan kasus yang mengalami peningkatan di Indonesia seiring dengan masuknya musim hujan. Penyakit ini dibawa oleh jenis nyamuk Aedes Aegypti yang mudah berkembangbiak di saluran penampungan air maupun barang atau tempat yang memungkinkan adanya genangan air. 

Menurut Koptu Giyarto, Populasi dari jenis nyamuk Aedes Aegypti juga akan mengalami peningkatan ketika musim penghujan. Ini terjadi karena ketika memasuki musim penghujan, telur dari nyamuk Aedes Aegypti akan menetas meski belum masuk waktu penetasannya. Hal ini disebabkan karena habitat perkembangbiakan dari nyamuk Aedes Aegypti akan mulai tergenang air hujan, sehingga memaksa telur tersebut untuk menetas lebih awal dan meningkatkan populasi nyamuk serta penularan penyakit DBD. 

Langkah antisipasi yang bisa dilakukan masyarakat yaitu dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberlakukan gerakan 3M plus. Gerakan ini seperti mengubur, menguras, menutup, dan melipat gantungan baju yang menjadi sarang nyamuk. Selain itu, terdapat upaya pencegahan tambahan yang bisa diterapkan, seperti memelihara ikan pemakan jentik, memeriksa dan memberikan larvasida pada tempat penampungan air, serta gotong royong membersihkan lingkungan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *