Karangmalang, 17 Juli 2017
Pada hari ini Jumat tanggal 14 Juli 2017
pukul 11.45 Wib. Babinsa Kel. Kroyo Serka Budi Santoso bertindak
sebagai Khotib dan Iman dalam Sholat Jumat berjamaah di Masjid As-Sholihin
Ds. Karangbendo Kel. Kroyo Kec. Karangmalang. Sholat
Jumat berjamaah diikuti oleh kurang lebih 500 orang terdiri dari para pegawai
/karyawan instansi pemerintah, anggota Polsek, KUA, pegawai BKK
serta perangkat Kelurahan Kroyo dan warga masyarakat dkh. Karangbendo
Kel. Kroyo Karangmalang.
pukul 11.45 Wib. Babinsa Kel. Kroyo Serka Budi Santoso bertindak
sebagai Khotib dan Iman dalam Sholat Jumat berjamaah di Masjid As-Sholihin
Ds. Karangbendo Kel. Kroyo Kec. Karangmalang. Sholat
Jumat berjamaah diikuti oleh kurang lebih 500 orang terdiri dari para pegawai
/karyawan instansi pemerintah, anggota Polsek, KUA, pegawai BKK
serta perangkat Kelurahan Kroyo dan warga masyarakat dkh. Karangbendo
Kel. Kroyo Karangmalang.
Serka Budi Santoso selaku Khotib dalam
khutbahnya mengambil tema “Memaknai Jihad dalam arti yang
luas”. Karena Serka Budi Santoso selain sebagai Khotib adalah juga
sebagai aparat teritorial, tentu saja merasa turut berkepetingan untuk ikut
berperan serta memberikan pencerahan kepada masyarakat khususnya jamaah sholat
Jumat pada saat itu, agar tidak terlalu gampang terprofokasi dan mudah
terpengaruh oleh ajakan-ajakan jihad dari orang yang baru dikenalnya.
Baik itu perkenalan secara langsung maupun melalui sosial media. Oleh
karena itulah Khotib merasa berkewajiban untuk menyampaikan khotbah sebagaimana
Tema tersebut diatas.
khutbahnya mengambil tema “Memaknai Jihad dalam arti yang
luas”. Karena Serka Budi Santoso selain sebagai Khotib adalah juga
sebagai aparat teritorial, tentu saja merasa turut berkepetingan untuk ikut
berperan serta memberikan pencerahan kepada masyarakat khususnya jamaah sholat
Jumat pada saat itu, agar tidak terlalu gampang terprofokasi dan mudah
terpengaruh oleh ajakan-ajakan jihad dari orang yang baru dikenalnya.
Baik itu perkenalan secara langsung maupun melalui sosial media. Oleh
karena itulah Khotib merasa berkewajiban untuk menyampaikan khotbah sebagaimana
Tema tersebut diatas.
Tema tersebut sengaja diambil karena
memiliki kandungan maksud serta harapan agar para jamaah tidak salah
mengartikan jihad sebagai mana kelompok-kelompok tertentu yang selama ini
melakukan seperti itu. Yaitu jihad yang keliru, yang justru malah
mengusik ketentreman masyarakat luas, dan bahkan mengarah pada
tindakan-tindakan atau gerakan radikal yang melenceng dari falsafah dan Dasar
Negara Republik Indonesia. Sehingga pada akhirnya gerakan jihad yang
menurut kelompok-kelompok tertentu itu bermaksud untuk menegakkan ajaran agama
islam, tapi justru malah berbuah pahit yaitu islam malah dipandang
sebagai agama teroris. Padahal yang sesungguhnya islam itu sebagai
rahmatan lil ‘alamin ( rahmat bagi semesta alam ).
memiliki kandungan maksud serta harapan agar para jamaah tidak salah
mengartikan jihad sebagai mana kelompok-kelompok tertentu yang selama ini
melakukan seperti itu. Yaitu jihad yang keliru, yang justru malah
mengusik ketentreman masyarakat luas, dan bahkan mengarah pada
tindakan-tindakan atau gerakan radikal yang melenceng dari falsafah dan Dasar
Negara Republik Indonesia. Sehingga pada akhirnya gerakan jihad yang
menurut kelompok-kelompok tertentu itu bermaksud untuk menegakkan ajaran agama
islam, tapi justru malah berbuah pahit yaitu islam malah dipandang
sebagai agama teroris. Padahal yang sesungguhnya islam itu sebagai
rahmatan lil ‘alamin ( rahmat bagi semesta alam ).













