Sragen, 30 Juni 2015
Kodim 0725/Sragen – Jumlah pemudik di kabupaten Sragen naik, pemkab Sragen
siagakan layanan mudik gratis. Melalui APBD 2015, pemkab sediakan dua bus untuk
melayani pemudik yang akan pulang ke Sragen menjelang hari lebaran nanti. Sebanyak dua bus tersebut akan
dikirim ke Jakarta untuk menjemput para pemudik dari kalangan pekerja sektor
informal. Para pemudik bakal turun di Terminal Pilangsari di kecamatan Ngrampal
dan Terminal Gemolong di kecamatan Gemolong. Demikian diterangkan Kepala Bidang
(KaBid) Angkutan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)
Kab.Sragen, Bintoro (Senin, 29/6).
siagakan layanan mudik gratis. Melalui APBD 2015, pemkab sediakan dua bus untuk
melayani pemudik yang akan pulang ke Sragen menjelang hari lebaran nanti. Sebanyak dua bus tersebut akan
dikirim ke Jakarta untuk menjemput para pemudik dari kalangan pekerja sektor
informal. Para pemudik bakal turun di Terminal Pilangsari di kecamatan Ngrampal
dan Terminal Gemolong di kecamatan Gemolong. Demikian diterangkan Kepala Bidang
(KaBid) Angkutan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)
Kab.Sragen, Bintoro (Senin, 29/6).
Dikatakan Bintoro, jumlah penduduk pada Lebaran naik
menjadi 23.750 orang atau sekitar 5% dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut termasuk
seluruh pemudik yang turun di terminal dan sub terminal di kabupaten
Sragen. Menurutnya, tren peningkatan jumlah pemudik di kabupaten Sragen
memang hampir terjadi setiap tahun.
menjadi 23.750 orang atau sekitar 5% dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut termasuk
seluruh pemudik yang turun di terminal dan sub terminal di kabupaten
Sragen. Menurutnya, tren peningkatan jumlah pemudik di kabupaten Sragen
memang hampir terjadi setiap tahun.
Lanjutnya, para pemudik yang menggunakan bus angkutan
umum berasal dari berbagai kota besar di Jawa seperti Jakarta, Surabaya,
Bandung dan kota-kota lain dari luar pulau Jawa. Mereka berasal dari Bumi
Sukowati dan lama merantau di Jakarta yang bekerja di sektor formal dan
informal. “Pihak kami sudah melakukan berbagai persiapan dalam rangka menyambut
para pemudik yang pulang kampung,”terangnya. Dia
menjelaskan kapasitas tampung dua bus tersebut yaitu 110 tempat duduk. Peminat
Program Mudik Gratis cukup banyak karena sangat membantu mereka yang
hendak pulang kampung setelah bekerja di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
umum berasal dari berbagai kota besar di Jawa seperti Jakarta, Surabaya,
Bandung dan kota-kota lain dari luar pulau Jawa. Mereka berasal dari Bumi
Sukowati dan lama merantau di Jakarta yang bekerja di sektor formal dan
informal. “Pihak kami sudah melakukan berbagai persiapan dalam rangka menyambut
para pemudik yang pulang kampung,”terangnya. Dia
menjelaskan kapasitas tampung dua bus tersebut yaitu 110 tempat duduk. Peminat
Program Mudik Gratis cukup banyak karena sangat membantu mereka yang
hendak pulang kampung setelah bekerja di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
Sejauh ini persiapan menyambut kedatangan arus mudik dan
arus balik Lebaran terus dilakukan. Salah satunya pengecekan kelaikan kendaraan
di pool bus Harta Sanjaya, kecamatan Masaran. Dalam waktu dekat, Dishubkominfo
juga melaksanakan pemeriksaan kondisi kendaraan yang dilaksanakan di terminal.
“Ini adalah agenda rutin yang selalu dilakukan menjelang arus Lebaran”
tambahnya.
arus balik Lebaran terus dilakukan. Salah satunya pengecekan kelaikan kendaraan
di pool bus Harta Sanjaya, kecamatan Masaran. Dalam waktu dekat, Dishubkominfo
juga melaksanakan pemeriksaan kondisi kendaraan yang dilaksanakan di terminal.
“Ini adalah agenda rutin yang selalu dilakukan menjelang arus Lebaran”
tambahnya.












