Sragen, 19 September 2014
Kasdim 0725
Sragen Mayor Inf Mantang mewakili Dandim 0725 Sragen Letkol Inf Edi Saputra,
S.I.P. bersama Muspida Sragen mendampingi Bupati Sragen Agus Fatchurahman, SH,
MH kegiatan Srawung Warga dengan warga masyarakat Desa Pilangsari Kecamatan
Gesi, Kamis, (18/09/2014).
Sragen Mayor Inf Mantang mewakili Dandim 0725 Sragen Letkol Inf Edi Saputra,
S.I.P. bersama Muspida Sragen mendampingi Bupati Sragen Agus Fatchurahman, SH,
MH kegiatan Srawung Warga dengan warga masyarakat Desa Pilangsari Kecamatan
Gesi, Kamis, (18/09/2014).
Bupati Sragen
menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Pilangsari
Kecamatan Gesi yang sudah mendukung acara srawung warga seperti yang kita
laksanakan di Kecamatan lain acara ini hanya akan mengajak saudara saudara untuk
membangun Sukowati yang kita Cintai. Pemerintah Kab. Sragen saat sekarang
telah menggalakkan Program Gerbang Sukowati (Greget
Mbangun Sukowati), tolong kepada masyarakat baik di desa maupun perkotaan turut
mensukseskan dan mendukung Program
ini.
menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Pilangsari
Kecamatan Gesi yang sudah mendukung acara srawung warga seperti yang kita
laksanakan di Kecamatan lain acara ini hanya akan mengajak saudara saudara untuk
membangun Sukowati yang kita Cintai. Pemerintah Kab. Sragen saat sekarang
telah menggalakkan Program Gerbang Sukowati (Greget
Mbangun Sukowati), tolong kepada masyarakat baik di desa maupun perkotaan turut
mensukseskan dan mendukung Program
ini.
Dalam kesempatan tersebut Bupati
Sragen Agus Fatchurrahman, SH, MH menyampaikan beberapa hal antara lain :
Jembatan Nduren yang terletak di Desa Pilangsari Kec. Gesi pada tahun depan
bakal diperbaiki. Untuk memperbaiki jembatan nDuren tersebut menurut Bupati
membutuhkan dana sebesar Rp. 915 juta. Dana ini rencannya akan dianggarakan
pada APBD TA 2015.
Sragen Agus Fatchurrahman, SH, MH menyampaikan beberapa hal antara lain :
Jembatan Nduren yang terletak di Desa Pilangsari Kec. Gesi pada tahun depan
bakal diperbaiki. Untuk memperbaiki jembatan nDuren tersebut menurut Bupati
membutuhkan dana sebesar Rp. 915 juta. Dana ini rencannya akan dianggarakan
pada APBD TA 2015.
Perbaikan
jembatan tersebut menurut Bupati merupakan “Tondo Tresno” pemerintah Kabupaten
Sragen kepada warga. Bupati juga menyampaikan jika pada tahun anggaran 2014
ini, alokasi anggaran untuk perbaikan jalan di Kec. Gesi sebesar Rp. 4,5
Milyard. Anggaran tersebut diantaranya digunakan untuk membangun jalan-jalan
yang menjadi kewenangan Kabupaten. Salah satunya untuk memperbaikai jalan Jati
Tengah – Cengklik yang menyerap anggaran 1,5 milyard. Selain itu juga untuk
perbaikan jalan Gesi Slendro yang menyerap anggaran sebesar Rp. 1,6 Milyard.
jembatan tersebut menurut Bupati merupakan “Tondo Tresno” pemerintah Kabupaten
Sragen kepada warga. Bupati juga menyampaikan jika pada tahun anggaran 2014
ini, alokasi anggaran untuk perbaikan jalan di Kec. Gesi sebesar Rp. 4,5
Milyard. Anggaran tersebut diantaranya digunakan untuk membangun jalan-jalan
yang menjadi kewenangan Kabupaten. Salah satunya untuk memperbaikai jalan Jati
Tengah – Cengklik yang menyerap anggaran 1,5 milyard. Selain itu juga untuk
perbaikan jalan Gesi Slendro yang menyerap anggaran sebesar Rp. 1,6 Milyard.
Pada
kesempatan tersebut Bupati juga menerangkan kepada warga, jalan-jalan di
Kabupaten Sragen terbagi menjadi jalan desa, jalan kabupaten, jalan propinsi
dan nasional. Jalan desa yang bertanggung jawab adalah pemerintah desa, begitu
pula jalan Kabupaten menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, dan
seterusnya. Bupati
mengharapakan semua masyarakat yang penting adalah menjaga kerukunan. Jika
masyarakat rukun maka pemerintah dapat bekerja dengan baik dalam melakukan
pembangunan.
kesempatan tersebut Bupati juga menerangkan kepada warga, jalan-jalan di
Kabupaten Sragen terbagi menjadi jalan desa, jalan kabupaten, jalan propinsi
dan nasional. Jalan desa yang bertanggung jawab adalah pemerintah desa, begitu
pula jalan Kabupaten menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, dan
seterusnya. Bupati
mengharapakan semua masyarakat yang penting adalah menjaga kerukunan. Jika
masyarakat rukun maka pemerintah dapat bekerja dengan baik dalam melakukan
pembangunan.













