Sragen, 21 Juli 2014
Meski
hari raya Idul Fitri masih dalam hitungan minggu namun Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kabupaten Sragen sudah melakukan
berbagai persiapan untuk menyambut arus mudik dan arus balik. Untuk
memantapkan koordinasi penanganan arus mudik dan arus balik, kemaren digelar
rapat koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun
2014.
hari raya Idul Fitri masih dalam hitungan minggu namun Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kabupaten Sragen sudah melakukan
berbagai persiapan untuk menyambut arus mudik dan arus balik. Untuk
memantapkan koordinasi penanganan arus mudik dan arus balik, kemaren digelar
rapat koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun
2014.
Rapat
koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Dishubkominfo tersebut melibatkan
unsur terkait diantaranya Kodim 0725/Sragen Polres,
Jasa Raharja, Organda, Orari, RAPI dan semua unsur yang terlibat langsung
dalam penyelenggraan Posko Lebaran. Kepala Bidang Pengendalian &
Operasional Dishubkominfo Sukirno, S.Sos saat memimpin rapat menjelaskan bahwa
untuk tahun ini akan ada penambahan personil di setiap Posko. Baik personil
dari kepolisian maupun tenaga medis, Jumat (04/07/2014). Sehingga
para pemudik yang membutuhkan bantuan kesehatan dapat dilayani di posko
terdekat. Posko lebaran akan dimulai sejak H-7 s/d H+7 di 4 lokasi yakni di
Banaran, Pilangsari, Grompol dan Gemolong. Yang berbeda dari tahun-tahun
sebelumnya, tahun ini akan melibatkan personil dari Satpol PP. Selain
sudah merupakan kebijakan dari pusat hal ini juga di karenakan bahwa
menurut pengamatan selama ini Satpol PP sudah sangat berpengalaman
dalam menangani situasi di lapangan misalkan terjadi kemacetan dan sebagainya.
koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Dishubkominfo tersebut melibatkan
unsur terkait diantaranya Kodim 0725/Sragen Polres,
Jasa Raharja, Organda, Orari, RAPI dan semua unsur yang terlibat langsung
dalam penyelenggraan Posko Lebaran. Kepala Bidang Pengendalian &
Operasional Dishubkominfo Sukirno, S.Sos saat memimpin rapat menjelaskan bahwa
untuk tahun ini akan ada penambahan personil di setiap Posko. Baik personil
dari kepolisian maupun tenaga medis, Jumat (04/07/2014). Sehingga
para pemudik yang membutuhkan bantuan kesehatan dapat dilayani di posko
terdekat. Posko lebaran akan dimulai sejak H-7 s/d H+7 di 4 lokasi yakni di
Banaran, Pilangsari, Grompol dan Gemolong. Yang berbeda dari tahun-tahun
sebelumnya, tahun ini akan melibatkan personil dari Satpol PP. Selain
sudah merupakan kebijakan dari pusat hal ini juga di karenakan bahwa
menurut pengamatan selama ini Satpol PP sudah sangat berpengalaman
dalam menangani situasi di lapangan misalkan terjadi kemacetan dan sebagainya.
Sementara
itu untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sepanjang jalur kota Sragen,
nantinya jalur lalu lintas yang dari timur atau arah Surabaya akan dilihkan ke
kiri atau melewati jalur luar kota. Ketiga titik pengalihan yakni depan
puskesmas Ngrampal, Terminal Pilangsari dan terminal lama. Lokasi pengalihan
jalur nantinya akan dipasang rambu-rambu sehingga tidak akan membingkungkan
para pemudik dan pengguna jalan. Menyinggung
tentang kenaikan tarif angkutan umum, dijelaskan bahwa tahun ini untuk kelas
ekonomi tidak ada kenaikan tarif. Sementara untuk non ekonomis
kenaikannya sesuai mekanisme pasar. Namun demikian besarnya tariff harus tetap
dicantumkan di karcis penumpang.
itu untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sepanjang jalur kota Sragen,
nantinya jalur lalu lintas yang dari timur atau arah Surabaya akan dilihkan ke
kiri atau melewati jalur luar kota. Ketiga titik pengalihan yakni depan
puskesmas Ngrampal, Terminal Pilangsari dan terminal lama. Lokasi pengalihan
jalur nantinya akan dipasang rambu-rambu sehingga tidak akan membingkungkan
para pemudik dan pengguna jalan. Menyinggung
tentang kenaikan tarif angkutan umum, dijelaskan bahwa tahun ini untuk kelas
ekonomi tidak ada kenaikan tarif. Sementara untuk non ekonomis
kenaikannya sesuai mekanisme pasar. Namun demikian besarnya tariff harus tetap
dicantumkan di karcis penumpang.











