Berita  

KASITER PIMPIN UPACARA HUT TNI KE-72 DI KODIM 0725/SRAGEN

KASITER PIMPIN UPACARA HUT TNI KE-72 DI KODIM 0725/SRAGEN
Sragen, 5 Oktober 2017
Kamis, 5 Oktober 2017 pukul 08.00 –  08.30 Wib bertempat di Makodim 0725/Sragen
telah berlangsung upacara dalam rangka memperingati HUT ke-72 Tentara Nasional
Indonesia tahun 2017  ” Bersama Rakyat TNI Kuat “
bertindak sebagai Irup Letkol Inf Eko Juniyanto ( Kasiter Korem 074/Wrt )
sebagai Danup  Kapten Arh Sugeng Riyanto ( Danramil 09/Sambungmacan ) yang
dihadiri ± 250 orang.

Hadir dalam kegiatan upacara Letkol Inf Eko Juniyanto ( Kasiter
Korem 074/Wrt )
, Para Pasi Kodim 0725/Sragen, Danramil jajaran
Kodim 0725/Sragen, FKPPI Kab. Sragen, PEPABRI Kab.Sragen, VETERAN
Kab.Sragen dan Tamu undangan lain.
Amanat Panglima TNI Pada Upacara memperingati HUT ke 72 TNI
tahun 2017 yang dibacakan Letkol Inf Eko Juniyanto mengatakan kepada seluruh
Prajurit dan ASN dimanapun saat ini bertugas dan berada saya ucapkan ”Selamat
Ulang Tahun” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan
banggakan bersama.
Pada peringatan ke-72 Hari TNI Tahun 2017 kali ini,
dilaksanakan secara terpusat dengan menampilkan upacara parade, defile dan
demonstrasi atraktif kemampuan para prajurit maupun Alutsista TNI. HaI ini
sebagai bentuk Iaporan pertanggungjawaban TNI kepada Presiden selaku Panglima
Tertinggi dan seluruh rakyat Indonesia tentang kesiapan AIutsista TNI termasuk
yang terbaru dan performa prajurit TNI, sehingga bangsa Indonesia dapat melihat
kekuatan TNI secara Iangsung, sebagai komponen utama pertahanan negara. 
Harapan saya, semoga semua yang ditampilkan dalam rangkaian
upacara kali ini dapat memberikan gambaran yang utuh tentang pembangunan
kekuatan dan profesionalisme Prajurit TNI, sehingga bisa menumbuhkan kecintaan
dan kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia terhadap TNI.
 Penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya
merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas
pembangunan kekuatan TNI yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada
tahun anggaran 2017. Oleh karena itu, tema pokok pada kegiatan HUT ke-72 ini
adalah “Bersama Rakyat TNI Kuat”.  Makna yang terkandung di dalam
tema tersebut adalah, TNI tumbuh dan berkembang, serta berjuang bersama rakyat.
Inilah esensi ciri kesejatian TNI yang tidak boleh pudar di tengah-tengah arus
globalisasi, yang terus bergerak secara dinamis. Kesejatian tersebut harus
terus ditumbuhkembangkan dan diselaras-serasikan dengan pola pikir kehidupan
masyarakat yang semakin modern, sehingga kecintaan akan tetap terbangun sebagai
modal pokok, karena bersama rakyat TNI kuat dalam menjaga dan melindungi Negara
Kesatuan Republik Indonesia. 



Kekuatan TNI yang bersandar kepada rakyat, merupakan bentuk
aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut
serta bela negara. Kedekatan dan kebersamaan TNI-Rakyat adalah inti dan pusat
kekuatan (centre of gravity) dari Sistem Penahanan Semesta yang kita anut.
Selama ini TNI telah dan akan terus memberikan sumbangsihnya kepada bangsa dan
negara baik melalui Operasi Militer untuk Perang (0MP) ataupun Operasi Militer
Selain Perang (OMSP). Khususnya dalam tugas OMSP, berbagai tugas telah
dilakukan oleh prajurit TNI dengan baik yang melebihi panggilan tugas. 

Tugas-tugas tersebut merupakan refleksi prestasi dan kinerja optimal yang
dipersembahkan TNI kepada rakyat Indonesia, seperti penanggulangan kebakaran
hutan, bantuan kepada korban bencana alam banjir dan longsor, maupun
keberhasilan TNI melaksanakan Operasi Tinombala dalam rangka menumpas aksi-aksi
terorisme. Dalam kaitan tersebut, TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan
hubungan kelembagaan dengan segenap komponen bangsa, dalam rangka meningkatkan
ketahanan masyarakat dan ketahanan nasional. 

Pembangunan kekuatan TNI terus dilaksanakan dalam rangka
menjaga kesinambungan pembangunan pada tahap sebelumnya guna menuju pencapaian
pembangunan Postur Ideal. Pembangunan kekuatan TNI tetap difokuskan kepada
modernisasi Alutsista, pengembangan organisasi, pembangunan sarana prasarana
terutama di pulau-pulau strategis yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan
lingkungan strategis dan ketersediaan anggaran. 
Pembangunan Pulau
Terluar tertentu yang bersifat strategis merupakan salah satu bentuk kebijakan
pembangunan kekuatan TNI yang dijadikan pedoman guna mendukung pelaksanaan
tugas pokok dan perannya sebagai alat pertahanan negara. Pembangunan prioritas
pulau terluar tersebut adalah Pulau Natuna, Pulau Yamdena (Kota Saumlaki),
Pulau Selaru, Pulau Morotai, Pulau Biak dan Kabupaten Merauke. Selanjutnya
mengenai kesejahteraan prajurit, pemerintah akan meningkatkan kesejahteraan
prajurit TNI melalui peningkatan penghasilan dalam program remunerasi, di
bidang perumahan yang diwujudkan dalam bentuk rumah susun maupun perumahan non
dinas melalui program kredit kepemilikan rumah sederhana sehat dengan
mendapatkan bantuan untuk meringankan uang muka dari pemerintah. 


Indonesia akan terus menghadirkan TNI pada penyelesaian
konflik internasional di bawah bendera PBB. Saat ini misi kemanusiaan yang
sedang dilaksanakan kepada etnis Rohingya Myanmar, upaya ini terus kita
Iaksanakan dalam rangka memperbesar komitmen dan peran Indonesia dalam pemeliharaan
perdamaian dunia sesuai amanah Pembukaan UUD Tahun 1945. Dalam pelaksanaan
tugas Iuar negeri, prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB,
berhasil karena dapat berbaur dan diterima keberadaannya oleh masyarakat
setempat. Hal ini menandakan bahwa keberadaan prajurit TNI selalu mendapat hati
di lingkungan masyarakat sekitarnya, karena TNI selalu menjunjung tinggi
kearifan Iokal di manapun prajurit TNI berada.
Setiap Prajurit dan ASN
dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan
pribadi. Sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu bahkan
merusak jati diri TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara
nasional dan tentara profesional. Prestasi dan kinerja optimal TNI yang telah
mendapatkan penilaian positif dari masyarakat harus senantiasa dipertahankan,
bahkan perlu ditingkatkan Iagi di masa mendatang. lmplementasinya, prajurit TNI
harus selalu menjadi suri tauladan dalam kepatuhan dan ketaatan terhadap
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku dimanapun prajurit TNI berada dan
bertugas. 



Dari semua prestasi tersebut tentu berdampak pada
terpeliharanya opini masyarakat terhadap pengabdian TNI. Karenanya tidak
diragukan lagi, dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini publik tetap menilai
bahwa TNI merupakan institusi yang paling dipercaya. Survei terakhir dilakukan
oleh lembaga survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) bahwa
masyarakat menilai TNI sebagai institusi paling solid dan terpercaya kondisi
seperti ini tentunya hasil kinerja estafet yang di ukir oleh pimpinan TNI dan
Pejuang TNI yang dengan gigih dan sungguh mereformasi TNI yang harus
dipertahankan dan ditingkatkan. 
Setelah kegiatan upacara
dilanjutkan dengan Penyerahan Beasiswa Putra dan Putri anggota Kodim
0725/Sragen yang berprestasi sebanyak 15 orang.

KASITER PIMPIN UPACARA HUT TNI KE-72 DI KODIM 0725/SRAGEN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *