Sragen, 1 Juli 2015
Dalam rangka fit and propertes Bapak Kasad Jendral Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI,
Selasa, 30 Juni 2015 Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf. Edi Saputra, S.I.P ,Para
Danramil beserta istri dan 80 Anggota Kodim melaksanakan doa bersama
setelah sholat tarawih berjamaah yang
dipimpin oleh Ustad Lutfi dari Ponpes Al Widah Kuwung Sari Kab. Sragen serta
doa bersama juga dilaksanakan oleh seluruh prajurit dan PNS pada hari rabu, 1
Juli 2015 Pukul 08.00 Wib yang dipimpin Pasipers Kapten Kav. Darmono di Masjid Nurul Huda Makodim 0725/Sragen, Jl
Raya Sukowati No. 13 Sine, Sragen.
Selasa, 30 Juni 2015 Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf. Edi Saputra, S.I.P ,Para
Danramil beserta istri dan 80 Anggota Kodim melaksanakan doa bersama
setelah sholat tarawih berjamaah yang
dipimpin oleh Ustad Lutfi dari Ponpes Al Widah Kuwung Sari Kab. Sragen serta
doa bersama juga dilaksanakan oleh seluruh prajurit dan PNS pada hari rabu, 1
Juli 2015 Pukul 08.00 Wib yang dipimpin Pasipers Kapten Kav. Darmono di Masjid Nurul Huda Makodim 0725/Sragen, Jl
Raya Sukowati No. 13 Sine, Sragen.
Doa bersama ini adalah wujud dukungan Moral anggota kepada Bapak Kasad agar bisa terpilih
menjadi Panglima TNI dengan harapan bapak Kasad bisa menjadi pemimpin yang mengutamakan kepentingan negara, bangsa
dan TNI. Bapak Kasad Gatot Nurmantyo sebagai sosok
senior yang bisa diandalkan. Beliau prajurit yang selalu turun ke bawah,
bekerja bersama para prajurit. Punya kemampuan operasional dan bisa diandalkan
dan bertugas dengan optimal.
menjadi Panglima TNI dengan harapan bapak Kasad bisa menjadi pemimpin yang mengutamakan kepentingan negara, bangsa
dan TNI. Bapak Kasad Gatot Nurmantyo sebagai sosok
senior yang bisa diandalkan. Beliau prajurit yang selalu turun ke bawah,
bekerja bersama para prajurit. Punya kemampuan operasional dan bisa diandalkan
dan bertugas dengan optimal.
Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai
Panglima TNI dari aspek strategis dalam rangka menunjang wawasan kemaritiman
yang akan didukung dengan dibentuknya 3 komando pertahanan, yaitu barat, tengah
dan timur. Sedangkan dari aspek taktis justru untuk memuluskan
pembentukan komando wilayah pertahanan tersebut yang idenya dari Angkatan Darat
sehingga ada kesinambungan di antara gagasan dan pelaksanaan.
Panglima TNI dari aspek strategis dalam rangka menunjang wawasan kemaritiman
yang akan didukung dengan dibentuknya 3 komando pertahanan, yaitu barat, tengah
dan timur. Sedangkan dari aspek taktis justru untuk memuluskan
pembentukan komando wilayah pertahanan tersebut yang idenya dari Angkatan Darat
sehingga ada kesinambungan di antara gagasan dan pelaksanaan.












