Sragen, 22 Agustus 2017
Kodim 0725/Sragen menggelar latihan uji
Protap (Prosedur tetap) Kesiapsiagaan Satuan yang dilaksanakan selama 3 ( tiga
) hari, mulai tanggal 22- 24 Agustus 2017 . Kegiatan diawali dengan apel
kesiapsiagaan , latihan alarm of stelling dengan sasarannya kecepatan berkumpul
dan memasuki kedudukan serta
melaksanakan latihan mengatasi bahaya kebakaran di Makodim dan Koramil jajaran
Kodim.
Protap (Prosedur tetap) Kesiapsiagaan Satuan yang dilaksanakan selama 3 ( tiga
) hari, mulai tanggal 22- 24 Agustus 2017 . Kegiatan diawali dengan apel
kesiapsiagaan , latihan alarm of stelling dengan sasarannya kecepatan berkumpul
dan memasuki kedudukan serta
melaksanakan latihan mengatasi bahaya kebakaran di Makodim dan Koramil jajaran
Kodim.
Pasi Ops
Kodim 0725/Sragen Lettu Inf. Hartadi menyampaikan latihan protap
ini merupakan kegiatan rutin untuk menguji kesiapsiagaan prajurit Kodim dalam
menanggulangi kebakaran di lingkungan asrama/kesatrian/instansi Kodim
0725/Sragen maupun di rumah pribadi, baik protap bencana kebakaran, bencana
alam, alarm steling maupun protap kesiapsiagaan satuan yang lain.
Kodim 0725/Sragen Lettu Inf. Hartadi menyampaikan latihan protap
ini merupakan kegiatan rutin untuk menguji kesiapsiagaan prajurit Kodim dalam
menanggulangi kebakaran di lingkungan asrama/kesatrian/instansi Kodim
0725/Sragen maupun di rumah pribadi, baik protap bencana kebakaran, bencana
alam, alarm steling maupun protap kesiapsiagaan satuan yang lain.
Protap
melalui suatu simulasi yakni, bertujuan agar segenap prajurit Kodim 0725/Sragen
peka dan tanggap terhadap berbagai hal yang terjadi serta mengerti akan tugas
dan tanggung jawab masing-masing di lapangan. “apabila terjadi kebakaran
di Makodim 0725/Sragen, misalnya, setiap prajurit yang ada sudah siap
untuk menangani sesuai tugas masing masing karena prajurit telah dibagi
kelompok yang memiliki tugas sesuai kelompoknya, baik kelompok pemadam,
kelompok penyingkir maupun kelompok pengaman dokumen guna meminimalisir
kerugian akibat koordinasi dilapangan yang tidak berjalan”, ungkapnya.
melalui suatu simulasi yakni, bertujuan agar segenap prajurit Kodim 0725/Sragen
peka dan tanggap terhadap berbagai hal yang terjadi serta mengerti akan tugas
dan tanggung jawab masing-masing di lapangan. “apabila terjadi kebakaran
di Makodim 0725/Sragen, misalnya, setiap prajurit yang ada sudah siap
untuk menangani sesuai tugas masing masing karena prajurit telah dibagi
kelompok yang memiliki tugas sesuai kelompoknya, baik kelompok pemadam,
kelompok penyingkir maupun kelompok pengaman dokumen guna meminimalisir
kerugian akibat koordinasi dilapangan yang tidak berjalan”, ungkapnya.












