Sragen, 07 Januari 2015
SRAGEN. Anggota
Kodim 0725/Sragen melaksanakan latihan Yong moodo di Lapangan Makodim pada
tanggal 6 Januari 2015. Latihan beladiri ini merupakan tindak lanjut dari
perintah satuan atas yang bertujuan membekali personel jajaran TNI AD dengan
ketrampilan bela diri dan kemampuan fisik yang prima dalam rangka menunjang
tugas sehari-hari.
Kodim 0725/Sragen melaksanakan latihan Yong moodo di Lapangan Makodim pada
tanggal 6 Januari 2015. Latihan beladiri ini merupakan tindak lanjut dari
perintah satuan atas yang bertujuan membekali personel jajaran TNI AD dengan
ketrampilan bela diri dan kemampuan fisik yang prima dalam rangka menunjang
tugas sehari-hari.
Sebelum melaksanakan latihan inti
seluruh anggota melaksanakan senam pemanasan dan lari sesuai route yang
ditentukan oleh pelatih. Hal ini penting dilaksanakan untuk meregangkan otot dan
menghindari cidera yang fatal pada saat melaksanakan latihan. Selesai
melaksanakan pemanasan pelatih memberikan teori terlebih dahulu dimulai dari
pengenalan tentang tehnik dasar Yongmoodo. yang diantaranya Materi latihan
meliputi, Kibon sogi (teknik dasar), Jamok (teknik pukulan), Balchagi (teknik
tendangan), Nakbob (teknik jatuhan), Sonkisul (teknik kuncian) serta Momkisul
(teknik bantingan).
seluruh anggota melaksanakan senam pemanasan dan lari sesuai route yang
ditentukan oleh pelatih. Hal ini penting dilaksanakan untuk meregangkan otot dan
menghindari cidera yang fatal pada saat melaksanakan latihan. Selesai
melaksanakan pemanasan pelatih memberikan teori terlebih dahulu dimulai dari
pengenalan tentang tehnik dasar Yongmoodo. yang diantaranya Materi latihan
meliputi, Kibon sogi (teknik dasar), Jamok (teknik pukulan), Balchagi (teknik
tendangan), Nakbob (teknik jatuhan), Sonkisul (teknik kuncian) serta Momkisul
(teknik bantingan).
Dandim
0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra SIP berpesan kepada seluruh peserta latihan
supaya menyimak dan melaksanakan instruksi dari pelatih dengan serius untuk
menghindari cidera pada saat melaksanakan latihan karena Yongmoodo Selain
dikenal keras dan mematikan lawan, beladiri ini juga mengandalkan fisik yang
prima yang mengedepankan kemampuan pesertanya. Yongmoodo merupakan disiplin beladiri untuk
penguasaan kemampuan bertempur jarak dekat Selain itu pelatihan seni beladiri
Yongmoodo memerlukan persiapan cukup lama.
0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra SIP berpesan kepada seluruh peserta latihan
supaya menyimak dan melaksanakan instruksi dari pelatih dengan serius untuk
menghindari cidera pada saat melaksanakan latihan karena Yongmoodo Selain
dikenal keras dan mematikan lawan, beladiri ini juga mengandalkan fisik yang
prima yang mengedepankan kemampuan pesertanya. Yongmoodo merupakan disiplin beladiri untuk
penguasaan kemampuan bertempur jarak dekat Selain itu pelatihan seni beladiri
Yongmoodo memerlukan persiapan cukup lama.












