Berita  

KODIM SRAGEN GELAR MALAM RENUNGAN AIDS NUSANTARA

KODIM SRAGEN GELAR MALAM RENUNGAN AIDS NUSANTARA
Sragen, 1 Desember 2016
Pada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 20.30 s/d
21. 55 Wib bertempat di halaman depan Makodim 0725/Sragen telah dilaksanakan
acara Malam Renungan  Aids Nusantara (MRAN) Tahun 2016, sebagai
penyelenggara Kodim 0725/Sragen bekerjasama dengan KPA (Komisi Penanggulangan
Aids) Kab. Sragen yang diikuti lk 150 orang.

 Hadir dalam acara
tersebut : Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), Ir. Endang
Handayani,MM (Asisten II Sekda Sragen), Ir. Haryoto WA, MM (Sekretaris KPA
Kab.Sragen), dr. Finuril Hidayati (Pemberi Ceramah tentang HIV-AIDS), Para
Danramil dan Pasi Kodim 0725/Sragen, Perwakilan Anggota TNI dan PNS Kodim
0725/Sragen, Perwakilan Petsit Kartika Candra Kirana, KDS (Kelompok Dukungan
Sebaya) dan tamu undangan lainnya.

 Sambutan-sambutan yang di
sampaikan oleh: Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), Penyakit AIDS
merupakan jenis penyakit yang sangat meresahkan dan mencemaskan masyarakat
dunia, termasuk Indonesia. Dari tahun ketahun perkembangan korban semakin
membuat kita miris dan cemas. Perlu kita ketahui bahwa jumlah kasus HIV, AIDS
di Sragen ini dari tahun 2000 s/d 2016 sebanyak 552 dengan perincian HIV 223
orang sedangkan AIDS sebanyak 329 orang. Kemudian faktor resiko pekerjaan
Wiraswasta 160 orang ibu rumah tangga 130 orang dan Psk 65 orang. Teror AIDS
sedemikian hebatnya, sehingga membuat hampir seluruh negara-negara dunia
termasuk di Kabupaten Sragen, kita harus bekerja ekstra keras agar masyarakat
terbebas dari inveksi HIV (Human Immunodeficciency Virus), yakni virus penyebab
AIDS yang menyerang kekebalan tubuh manusia.

AIDS terjadi karena sistem kekebalan tubuh manusia dirusak oleh
HIV. Akibatnya orang yang diserang oleh AIDS sangat rentan terhadap serangan
penyakit, sekalipun bibit penyakit itu tergolong tidak membahayakan. Orang yang
terserang AIDS daya kekebalan tubuhnya menurun secara drastis, sehingga hampir
dapat dipastikan akan berakhir dengan kematian. Kewaspadaan terhadap serangan
virus HIV harus terus di tingkatkan, karena penyakit ini bisa menyebar secara
luas. Penularan dan penyebaran HIV kebanyakan melalui hubungan seks bebas. Pergaulan
seks bebas, prostitusi dan pelacuran, meluasnya penggunaan narkoba melalui
pemakaian jarum suntik secara bergantian dan bersama-sama disinyalir merupakan
cara paling cepat bagi penularan HIV/AIDS.

Tidak bisa ditunda lagi. Jika bangsa ini ingin selamat dari
wabah yang belum ada obatnya ini, harus segera dilakukan langkah-langkah
antisipatif secara intensif dan terpadu, baik oleh lembaga pemerintah dan LSM
peduli AIDs tokoh-tokoh panutan masyarakat. memang berbagai usaha telah
dilakukan, banyak penelitian telah dilakukan untuk menemukan vaksin AIDS,
tetapi sampai sejauh ini belum membuahkan hasil yang optimal. Sehingga korban
AIDS terus berjatuhan. juga anjuran penggunaan kondom dalam melakukan hubungan
seks bebas. Tapi hal itu bukan jaminan untuk tidak terkena virus jahat ini.
yang benar, melalui ajaran agama. Penyaluran nafsu seksual hendaklah melalui
pernikahan yang berarti segala bentuk hubungan seks bebas (ganti-ganti
pasangan) harus dihentikan. Karena dari beberapa cara penularan HIV, ternyata
hubungan seks bebas merupakan penyebab utama penularan HIV.

Dengan banyaknya kasus HIV dan AIDS saya menghimbau kepala
seluruh hadirin dan prajurit kita kembali kepada keluarga kita, kembali kepada
pasangan hidup kita supaya kehidupan menjadi aman dan tentram serta terhindar
dari penyakit yang sagat meresahkan masyarakat bahkan dunia ini. Saya berpesan
kepada rekan-rekan yang telah positif terjangkit HIV AIDS tetaplah semangat,
karena akhir dari segalanya. Kemudian kepada rekan-rekan yang lain sama-sama
kita mendoakan dan kita berikan motifasi kepada kawan-kawan kita yang
terjangkit virus penyakit tersebut supaya segera di temukan obatnyasehingga
bisa beraktifitas dan berbesar hati seperti kita semuanya.

Ir. Haryoto WA, MM (Sekretaris KPA Kab.Sragen): Kegiatan malam
renungan aids nusantara yang di sebut (mran) ini merupakan salah satunya agenda
dari kegiatan  Hari Kesehatan Nasional dan Hari Aids Sedunia, untuk HKN
bersama Hari Aids Sedunia ini untuk penderita Aids belum mendapatkan tempat di
lingkungan masyarakat, dengan hal tersebut banyak masyarakat yang takut
tertular penyakit Aids.  Dengan
Kampanye HIV Aids bantanyak anggota kodim memberikan teladan dengan harapan
masyarakat mau memeriksakan/mengecekkan HIV. Untuk kegiatan besuk pagi masih
ada kegiatan ceramah HIV, nantinya bisa memberi tau bagi rekan/masyarakat yang
belum tau bisa di beri tau tentang penyakit HIV Aids.

 Ir. Endang Handayani,MM
(Asisten II Sekda Sragen): Kami ucapkan terimakasih kepada Bp. Dandim yang
telah menyediakan tempat dan menyelenggarakan kegiatan malam renungan aids
nusantara ini serta mempunyai komitmen mendukung tentang penanggulangan Aids,
atas komitmen yang di sampaikan  Dandim seluruh propram-program pemerintah
bisa mendapatkan penghargaan Nasional, untuk itu kami mengucapkan banyak
terimakasih. Penanggulangan HIV Aids tidak hanya tugas pemerintah akan tetapi
merupakan tugas masyarakat semuanya, kita berharap penanggulangan aids di Kab.
Sragen lebih baik lagi. Oleh karena itu ini menjadi target kita bersama untuk
menyetop penyakit Aids. Hidup itu misteri oleh karena itu untuk manfaatkan waktu
dengan sebaik-baiknya kita bisa melayani dan melindungi  masyarakat dengan
baik, kami mohon untuk penanggulangan HIV Aids kita bersatu padu untuk
menanggulangi HIV Aids.

dr. Finuril Hidayati (Pemberi Ceramah tentang HIV-AIDS) : Puji
syukur kepafa Allah SWT pada kesempatan ini kita dapat dipertemukan dalam
rangka malam renungan aids Nusantara dalam keadaan sehat, pada kesempatan ini
akan kami sampaikan apa itu HIV, HIV Adalah Virus penyebab AIDS, HIV menyerang
sistem kekebalan tubuh. (sel darah putih) sehingga orang terinfeksi HIV mudah
diserang berbagai penyamit yangg dapat mengancam hidupnya. Di Sragen sudah 652.
Orang terkena HIV AIDS , maka Kami mohon dukungan kepada semua pihak untuk
penugatan dalam penyampaian kepada seluruh lapisan mengerti dan memahami
tentang HIV AIDS.  Siapa saja bisa
tertular HIV AIDS jika perilakunya beresiko , orang dengan positif sering
terlihat sehat dan merasa sehat, maka orang tahu jika terkena HIV cara satu
satunya adalah melakukan cek darah.

HIV AIDS bisa menular melalui : Hubungan sek berganti ganti
pasangan. Menggunakan alat suntik. Secara bergantian, berkas pakaian Dan tidak
setiril. Dari ibu kebabs melalui proses Hamil, melahirkan. dan menyusui. Diyakinkan
HIV tidak menular melalui persalaman, berpelukan , berenang, terpapar batuk
atau beresin, berbagi makanan atau Menggunakan alat makan bersama , 
digital nyampe, mapupun memakai toilet bersama. 
Cara mencegah Penularan HIV : Abstinance ,anda tidak melakukan
seks bergantian pasangan. Beatful, bersikap saling setia dengan pasangan.
Condom , cegah memakai kondom. Drugs, hindari pemakaian Narkoba Suntik.
Education, Edukasi dan penyuluhan tentang HIV Dan AIDS.

KODIM SRAGEN GELAR MALAM RENUNGAN AIDS NUSANTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *