Sragen, 07 juni 2018
pukul 09.15 wib bertempat di Masjid Nurul Huda Kodim 0725/Sragen memperingati nuzulul
qur’an dengan menggelar pengajian dengan tema “Dengan hikmah puasa Ramadhan
nuzulul qur’an dan idul fitri tahun 1439H/2018M kita tingkatkan keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas pokok
TNI. Pengajian dihadiri oleh Dandim 0725/Srg Letkol Arh Camas Sigit
Prasetyo,MMDS, Kasdim sragen Mayor Inf Danu Prasetyo, para Danramil, Anggota
TNI, PNS dan Persit Kodim 0725/Sragen.
pukul 09.15 wib bertempat di Masjid Nurul Huda Kodim 0725/Sragen memperingati nuzulul
qur’an dengan menggelar pengajian dengan tema “Dengan hikmah puasa Ramadhan
nuzulul qur’an dan idul fitri tahun 1439H/2018M kita tingkatkan keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas pokok
TNI. Pengajian dihadiri oleh Dandim 0725/Srg Letkol Arh Camas Sigit
Prasetyo,MMDS, Kasdim sragen Mayor Inf Danu Prasetyo, para Danramil, Anggota
TNI, PNS dan Persit Kodim 0725/Sragen.
Dalam sambutanya Dandim
menyampaikan ucapan terimakasih kepada para anggota yang hadir pada pengajian
ini, yang tidak hadir mungkin sakit atau ada kepentingan yang lain agar
didoakan semoga cepat sembuh dan diberikan kelancaran urusanya, Nuzulul quran harus
diperingati, karena untuk mengingat sejarah turunya kitab suci agama islam
yaitu Al Qur’an. Al Qur’an diturunkan ke muka bumi oleh Allah SWT sebagai wahyu
untuk dipedomani dan dilaksanakan bagi umat muslim diseluruh dunia. Dandim meminta
agar Al Qur’an jangan hanya menjadi pajangan dirumah namun dibaca, di hayati
dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari.
menyampaikan ucapan terimakasih kepada para anggota yang hadir pada pengajian
ini, yang tidak hadir mungkin sakit atau ada kepentingan yang lain agar
didoakan semoga cepat sembuh dan diberikan kelancaran urusanya, Nuzulul quran harus
diperingati, karena untuk mengingat sejarah turunya kitab suci agama islam
yaitu Al Qur’an. Al Qur’an diturunkan ke muka bumi oleh Allah SWT sebagai wahyu
untuk dipedomani dan dilaksanakan bagi umat muslim diseluruh dunia. Dandim meminta
agar Al Qur’an jangan hanya menjadi pajangan dirumah namun dibaca, di hayati
dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari.
Adapun inti Tausiyah
disampaikan oleh Bapak Drs.H. Mahmudi, M.Ag diantaranya bahwa mengaku senang
diundang sebagai pembicara di acara peringatan Nuzulul Qur’an di Kodim sragen,
bisa berada ditengah tengah anggota TNI, Bapak Dandim, Kasdim dan ibu ibu
persit. Karena Tentara adalah manusia pilihan, tidak semua orang bisa menjadi
tentara, jadi bisa diambil kesimpulan bahwa urusan dunia sudah dapat maka
tinggal akhiratnya.
disampaikan oleh Bapak Drs.H. Mahmudi, M.Ag diantaranya bahwa mengaku senang
diundang sebagai pembicara di acara peringatan Nuzulul Qur’an di Kodim sragen,
bisa berada ditengah tengah anggota TNI, Bapak Dandim, Kasdim dan ibu ibu
persit. Karena Tentara adalah manusia pilihan, tidak semua orang bisa menjadi
tentara, jadi bisa diambil kesimpulan bahwa urusan dunia sudah dapat maka
tinggal akhiratnya.
Puasa kurang 8 hari
lagi maka jangan sia siakan 8 hari terakhir ini untuk berlomba lomba mencari
pahala dan ampunan dari Allah SWT. Jangan menganggap bulan Romadhon sama dengan
bulan bulan lainya, bulan romadhon adalah bulan istimewa yang penuh ampunan
sehingga bulan romadhon adalah sangat pas jika dijadikan bulan untuk berserah
diri kepada ALLah SWT. Puasa jangan sekedar menahan makan dan minum, karena kita
hanya akan mendapatkan lapar dan dahaga saja, maka jalankan puasa dengan iklash
hanya mengharap ridho dari Allah SWT.
lagi maka jangan sia siakan 8 hari terakhir ini untuk berlomba lomba mencari
pahala dan ampunan dari Allah SWT. Jangan menganggap bulan Romadhon sama dengan
bulan bulan lainya, bulan romadhon adalah bulan istimewa yang penuh ampunan
sehingga bulan romadhon adalah sangat pas jika dijadikan bulan untuk berserah
diri kepada ALLah SWT. Puasa jangan sekedar menahan makan dan minum, karena kita
hanya akan mendapatkan lapar dan dahaga saja, maka jalankan puasa dengan iklash
hanya mengharap ridho dari Allah SWT.
Sebagai umat nabi
Muhammad, SAW yang mana nabi Muhammad wafat umur 63 tahun, bila ada hadirin
sekalian yang berumur lebih dari 63 tahun itu adalah bonus dari Allah SWT, bila
sudah berumur 50 tahun mari segera mendekatkan diri kepada Allah meskipun kita
tidak tahu umur kita berapa, semoga yang hadir dalam pengajian ini diberikan
umur panjang supaya bisa memperbanyak amal sholeh.
Muhammad, SAW yang mana nabi Muhammad wafat umur 63 tahun, bila ada hadirin
sekalian yang berumur lebih dari 63 tahun itu adalah bonus dari Allah SWT, bila
sudah berumur 50 tahun mari segera mendekatkan diri kepada Allah meskipun kita
tidak tahu umur kita berapa, semoga yang hadir dalam pengajian ini diberikan
umur panjang supaya bisa memperbanyak amal sholeh.












