Pada hari Jumat, tanggal 29 Juni 2018
pukul 06.30 s/d 09.45 bertempat di Gor Diponegoro Kab. Sragen telah
dilaksanakan Halal Bi Halal oleh Aparatur Sipil Negera/ASN se Kab. Sragen tahun
1439 H/2018 M dengan tema “Dengan Halal Bi Halal kita jadikan wahana
Silaturahmi untuk mewujudkan Guyub Rukun antar ASN di Kab. Sragen” dengan
penceramah KH. Supandi (Dari Semarang), sebagai penanggungjawab kegiatan Drs.
Tatag Prabawanto, B.MM (Sekda Kab. Sragen) yang diikuti lk
9000 orang.
pukul 06.30 s/d 09.45 bertempat di Gor Diponegoro Kab. Sragen telah
dilaksanakan Halal Bi Halal oleh Aparatur Sipil Negera/ASN se Kab. Sragen tahun
1439 H/2018 M dengan tema “Dengan Halal Bi Halal kita jadikan wahana
Silaturahmi untuk mewujudkan Guyub Rukun antar ASN di Kab. Sragen” dengan
penceramah KH. Supandi (Dari Semarang), sebagai penanggungjawab kegiatan Drs.
Tatag Prabawanto, B.MM (Sekda Kab. Sragen) yang diikuti lk
9000 orang.
Hadir dalam kegiatan dr. Hj. Kusdinar
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, MMDS (Dandim
0725/Sragen), H. Dedy Endriyatno, SE (Wakil Bupati Sragen), Drs. Tatag
Prabawanto, B.MM (Sekda Kab. Sragen), Elly Bayu Pujiono, SE
(Anggota DPRD Kab. Sragen/Fraksi Golkar), Heru Martono, SH (Kakesbangpolinmas
Kab. Sragen), Drs. KH. Supandi (Penceramah dari Semarang)
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, MMDS (Dandim
0725/Sragen), H. Dedy Endriyatno, SE (Wakil Bupati Sragen), Drs. Tatag
Prabawanto, B.MM (Sekda Kab. Sragen), Elly Bayu Pujiono, SE
(Anggota DPRD Kab. Sragen/Fraksi Golkar), Heru Martono, SH (Kakesbangpolinmas
Kab. Sragen), Drs. KH. Supandi (Penceramah dari Semarang)
h. KH. Ma’ruf Islamudin (Ketua PC NU
Kab. Sragen), Pelda Pian (Mewakili Dansub Denpom IV/4-1 Sragen), Asisten 1,2
dan 3 Kab. Sragen), Camat Se Kab. Sragen, Kabag dan Ka Dinas se Kab. Sragen, Para ASN se
Kab. Sragen.
Kab. Sragen), Pelda Pian (Mewakili Dansub Denpom IV/4-1 Sragen), Asisten 1,2
dan 3 Kab. Sragen), Camat Se Kab. Sragen, Kabag dan Ka Dinas se Kab. Sragen, Para ASN se
Kab. Sragen.
Sambutan dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni
Sukowati (Bupati Sragen) Mengucapkan
Puji Syukur kehadirat Allah SWT dimana pada hari ini semua telah dikumpulkan
pada acara Halal Bi Halal. Beberapa hal yang disampaikan Bupati Sragen adalah
mengucapkan Syukur dan terimakasih karena pada Halal Bi Halal kali ini para ASN
Se Kab. Sragen telah datang semua, berbeda dengan tahun kemarin, dimana hanya
beberapa saja yang datang. Mengharapkan dengan semakin kompaknya para ASN di
Kab. Sragen supaya tetap menjaga Guyub Rukun, dan harus meningkatkan kinerja
menjadi seorang ASN, serta mengucapkan terimakasih kepada para ASN di Kab.
Sragen yang mana pada kali ini telah memberikan contoh yang baik yaitu telah
membantu mensukseskan Pilgub dan Wagub Jawa Tengah tahun 2018, sehingga dapat
berjalan tertib aman dan lancar.
Sukowati (Bupati Sragen) Mengucapkan
Puji Syukur kehadirat Allah SWT dimana pada hari ini semua telah dikumpulkan
pada acara Halal Bi Halal. Beberapa hal yang disampaikan Bupati Sragen adalah
mengucapkan Syukur dan terimakasih karena pada Halal Bi Halal kali ini para ASN
Se Kab. Sragen telah datang semua, berbeda dengan tahun kemarin, dimana hanya
beberapa saja yang datang. Mengharapkan dengan semakin kompaknya para ASN di
Kab. Sragen supaya tetap menjaga Guyub Rukun, dan harus meningkatkan kinerja
menjadi seorang ASN, serta mengucapkan terimakasih kepada para ASN di Kab.
Sragen yang mana pada kali ini telah memberikan contoh yang baik yaitu telah
membantu mensukseskan Pilgub dan Wagub Jawa Tengah tahun 2018, sehingga dapat
berjalan tertib aman dan lancar.
Diharapkan ASN Kab. Sragen harus bisa
menjadi Humas dan menjadi contoh bagi Pemerintah Kab. Sragen, yaitu dapat
bersikap dewasa dalam sebuah pesta Demokrasi, karena menang atau kalah dalam
sebuah Pesta Demokrasi adalah hal yang wajar, semua harus diterima dan
disyukuri, karena semua sudah kehendak Allah SWT, maka dari itu dihimbau untuk
para ASN di Kab. Sragen apabila ada berita yang bersifat ingin memecah belah
Jawa Tengah jangan ditanggapi, namun semua harus tetap menjaga persatuan dan
kesatuan Jawa Tengah, serta berhentilah mempunyai sikap seperti anak-anak
apabila kalah melakukan hal yang tidak baik, dan mengajak bersama untuk para
ASN Kab. Sragen supaya jaga-jaga dalam mewujudkan Jawa Tengah tetap kondusif.
menjadi Humas dan menjadi contoh bagi Pemerintah Kab. Sragen, yaitu dapat
bersikap dewasa dalam sebuah pesta Demokrasi, karena menang atau kalah dalam
sebuah Pesta Demokrasi adalah hal yang wajar, semua harus diterima dan
disyukuri, karena semua sudah kehendak Allah SWT, maka dari itu dihimbau untuk
para ASN di Kab. Sragen apabila ada berita yang bersifat ingin memecah belah
Jawa Tengah jangan ditanggapi, namun semua harus tetap menjaga persatuan dan
kesatuan Jawa Tengah, serta berhentilah mempunyai sikap seperti anak-anak
apabila kalah melakukan hal yang tidak baik, dan mengajak bersama untuk para
ASN Kab. Sragen supaya jaga-jaga dalam mewujudkan Jawa Tengah tetap kondusif.
Sebentar lagi Kab. Sragen akan mengisi
sejumlah perangkat desa, sebagai ASN harus bisa memahami prosedur yang berlaku,
karena kali ini masih ditemukan ada ASN yang berpikiran bahwa untuk mengisi
perangkat desa bisa dengan membayar, maka dari itu disampaikan bahwa untuk
mengisi perangkat desa harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah
dibuat, bila ada yang berpikiran bisa membayar berarti ada oknum yang tidak
bertanggunghawab. Sisampaikan bahwa Pemda dan DPRD Kab. Sragen telah membuat
Perda tentang Peredaran minuman keras, dimana perlu diketahui bahwa Sragen
selama ini terkenal dengan warga merah yang terkenal dengan peredaran minuman
keras, maka dari itu diharapkan para ASN yang akan mempunyai hajat untuk tidak
menyediakan minuman keras ditempat hajat. Dalam hal ini ASan harus bisa
memberikan contoh bahwa ASN anti dengan minuman keras, karena sebagai Bupati
Sragen harus menekankan supaya apa yang menjadi harapannya akan dapat terwujud
demi kemajuan Kab. Sragen.
sejumlah perangkat desa, sebagai ASN harus bisa memahami prosedur yang berlaku,
karena kali ini masih ditemukan ada ASN yang berpikiran bahwa untuk mengisi
perangkat desa bisa dengan membayar, maka dari itu disampaikan bahwa untuk
mengisi perangkat desa harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah
dibuat, bila ada yang berpikiran bisa membayar berarti ada oknum yang tidak
bertanggunghawab. Sisampaikan bahwa Pemda dan DPRD Kab. Sragen telah membuat
Perda tentang Peredaran minuman keras, dimana perlu diketahui bahwa Sragen
selama ini terkenal dengan warga merah yang terkenal dengan peredaran minuman
keras, maka dari itu diharapkan para ASN yang akan mempunyai hajat untuk tidak
menyediakan minuman keras ditempat hajat. Dalam hal ini ASan harus bisa
memberikan contoh bahwa ASN anti dengan minuman keras, karena sebagai Bupati
Sragen harus menekankan supaya apa yang menjadi harapannya akan dapat terwujud
demi kemajuan Kab. Sragen.
Mengenai permasalahan di PGRI Sragen,
dimana beberapa hari terakhir ini ada yang menanyakan tentang guru GTT dan PTT,
bahwa semua itu sudah dipikirkan oleh pemerintah Kab. Sragen, dan pemerintah
Kab. Sragen sudah berusaha yang terbaik untuk semuanya, maka dari itu Bupati
Sragen mengharapkan dan meminta supaya seluruh guru dapat menjaga keguyuban dan
menjaga kerukunan di Sragen, dan diharapkan tidak ada yang melakukam demo. ASN
yang notabennya harus bisa menjadi Humas kab. Sragen harus dapat memberikan
pengertuan terhadap para guru agar supaya tidak membuat keributan
sendiri-sendiri. Terkait kekurangan THR untuk ASN di tahun ini, bahwa sesuai PP
No 18 dan 19 tahun 2018 baru diberikan komposisi gaji pokok, sementara kemarin
belum diberikan semua, namun Bupati Sragen berjanji semua akan diberikan pada
tanggal 6 Juli 2018. Sebagai pimpinan Kab. Sragen pasti mempunyai kesalahan,
maka dari itu Bupati Sragen meminta maaf sebanyak-banyaknya kepada para ASN dan
mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin.
dimana beberapa hari terakhir ini ada yang menanyakan tentang guru GTT dan PTT,
bahwa semua itu sudah dipikirkan oleh pemerintah Kab. Sragen, dan pemerintah
Kab. Sragen sudah berusaha yang terbaik untuk semuanya, maka dari itu Bupati
Sragen mengharapkan dan meminta supaya seluruh guru dapat menjaga keguyuban dan
menjaga kerukunan di Sragen, dan diharapkan tidak ada yang melakukam demo. ASN
yang notabennya harus bisa menjadi Humas kab. Sragen harus dapat memberikan
pengertuan terhadap para guru agar supaya tidak membuat keributan
sendiri-sendiri. Terkait kekurangan THR untuk ASN di tahun ini, bahwa sesuai PP
No 18 dan 19 tahun 2018 baru diberikan komposisi gaji pokok, sementara kemarin
belum diberikan semua, namun Bupati Sragen berjanji semua akan diberikan pada
tanggal 6 Juli 2018. Sebagai pimpinan Kab. Sragen pasti mempunyai kesalahan,
maka dari itu Bupati Sragen meminta maaf sebanyak-banyaknya kepada para ASN dan
mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin.
Tausyaih yang disampaikan oleh Drs. KH.
Supandi (Penceramah dari Semarang), Mengajak supaya tetap mejaga kerukunan
antar umat beragama, karena pada acara Halal Bi Halal ini meskipun banyak
berbedaan, namun tidak mengurangi rasa persatuan, namun dengan adanya perbedaan
malah justru semakin membuat rasa persatuan. Islam yang terpenting itu adalah
Halal Bi Halal, karena Islam itu adalah Rahmatan Lil’alamin bukan Rahmatan
Lilmuslimin, meskipun banyak orang islam yang berbeda yaitu menganut
mahdzab-mahdzab para Imam dan Ulama, namun Islam harus tetap bersatu. Orang
Islam itu mempunyai sifat saling menghormati, meskipun ada orang yang berbeda
agama diantara orang islam, namun sebagai orang islam harus tetap
menghormatinya.
Supandi (Penceramah dari Semarang), Mengajak supaya tetap mejaga kerukunan
antar umat beragama, karena pada acara Halal Bi Halal ini meskipun banyak
berbedaan, namun tidak mengurangi rasa persatuan, namun dengan adanya perbedaan
malah justru semakin membuat rasa persatuan. Islam yang terpenting itu adalah
Halal Bi Halal, karena Islam itu adalah Rahmatan Lil’alamin bukan Rahmatan
Lilmuslimin, meskipun banyak orang islam yang berbeda yaitu menganut
mahdzab-mahdzab para Imam dan Ulama, namun Islam harus tetap bersatu. Orang
Islam itu mempunyai sifat saling menghormati, meskipun ada orang yang berbeda
agama diantara orang islam, namun sebagai orang islam harus tetap
menghormatinya.
Sebagai orang islam juga harus belajar
dari teman yang beragama Kristen Katolik, karena Kristen mengajarkan tentang
artinya Cinta Kasih, dan yang namanya Cinta kasih sayang itu sangat dibutuhkan
di kalangan umat islam. Orang yang Bakhil itu tidak akan kaya, dan orang yang
bakhil itu akan menemui beberapa masalah, yaitu didalam menghadapi hidup tidak
akan pernah merasa puas dan apabila menghadapi kematian maka akan merasa
ketakutan, dan yang namanya kematian itu pasti datang kepada setiap manusia. Sebagai
manusia semua harus saling maaf memaafkan entah kesalahan yang disengaja maupun
yang tidak sengaja, maka dari itu semua harus sadar atas kesalahannya
masing-masing, sehingga Halal Bi Halal ini akan tercipta suasana yang Harmonis.
dari teman yang beragama Kristen Katolik, karena Kristen mengajarkan tentang
artinya Cinta Kasih, dan yang namanya Cinta kasih sayang itu sangat dibutuhkan
di kalangan umat islam. Orang yang Bakhil itu tidak akan kaya, dan orang yang
bakhil itu akan menemui beberapa masalah, yaitu didalam menghadapi hidup tidak
akan pernah merasa puas dan apabila menghadapi kematian maka akan merasa
ketakutan, dan yang namanya kematian itu pasti datang kepada setiap manusia. Sebagai
manusia semua harus saling maaf memaafkan entah kesalahan yang disengaja maupun
yang tidak sengaja, maka dari itu semua harus sadar atas kesalahannya
masing-masing, sehingga Halal Bi Halal ini akan tercipta suasana yang Harmonis.












