Guna mencegah terjadinya pengikisan tanah serta memperkokoh infrastruktur jalan, Babinsa Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen Sertu Heri bersama warga masyarakat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembangunan talud (dinding penahan tanah) di sepanjang jalan Dk. Tirtomulyo Rt. 13 Desa Gesi Kec. Gesi, Senin (25/05/2026).
Pembangunan talud ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak mengingat struktur tanah di tepian jalan tersebut mulai tergerus air, terutama saat curah hujan tinggi, yang berpotensi menyebabkan longsor dan merusak badan jalan utama desa.
Melihat kondisi tersebut, Sertu Heri langsung turun ke lapangan bersama warga untuk mengangkat batu, mencampur semen, dan menyusun material. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi motor penggerak yang membakar semangat gotong royong warga.
“Pembangunan talud jalan ini merupakan langkah antisipasi kita bersama agar akses transportasi warga tidak terputus akibat longsor. Lewat kerja bakti ini, kita tidak hanya memperkuat struktur fisik jalan desa, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan yang menjadi modal utama pembangunan di wilayah,” ujar Heri.
Lebih lanjut, Heri menambahkan bahwa dengan keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan, diharapkan warga akan merasa memiliki sehingga ikut merawat dan menjaga fasilitas publik tersebut secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua RT setempat Bapak Sugeng (44) menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian serta keaktifan Babinsa yang selalu hadir mendampingi setiap program pembangunan di lingkungannya.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga ikut kerja berat angkat batu bersama kami. Semangat kekeluargaan seperti inilah yang membuat pekerjaan yang berat ini jadi terasa ringan dan cepat selesai,” ungkapnya.
Dengan berdirinya talud jalan yang kokoh ini, diharapkan akses mobilitas warga dalam aktivitas sehari-hari maupun distribusi hasil pertanian dapat berjalan dengan aman, lancar, serta mampu mendongkrak perekonomian masyarakat desa.












