Sragen, 22 Juni 2015
Kodim 0725/Sragen – Sebanyak 26 orang anggota baru yang masuk di Korem 074/Wrt
menerima pembekalan di Koramil Model 19/Tanon Kodim 0725/Sragen. pembukaan
pembekalan serta penyematan tanda pelatih dan pelaku dibuka langsung oleh
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf . Edi Saputra, S.I.P. Pembekalan bagi
para anggota baru ini rencananya akan dilaksanakan selama 12 hari mulai
tanggal 22 Juni s/d 04 Juli 2015. Rencananya setelah para anggota baru
selesai mengikuti Pembekalan mereka akan ditempatkan di satuan baru di
Kodim-Kodim jajaran Korem 074/Wrt sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa)
menerima pembekalan di Koramil Model 19/Tanon Kodim 0725/Sragen. pembukaan
pembekalan serta penyematan tanda pelatih dan pelaku dibuka langsung oleh
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf . Edi Saputra, S.I.P. Pembekalan bagi
para anggota baru ini rencananya akan dilaksanakan selama 12 hari mulai
tanggal 22 Juni s/d 04 Juli 2015. Rencananya setelah para anggota baru
selesai mengikuti Pembekalan mereka akan ditempatkan di satuan baru di
Kodim-Kodim jajaran Korem 074/Wrt sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa)
Dalam kesempatan tersebut Dadim menyampaikan
beberapa hal antara lain bahwa tujuan pelatihan untuk pengenalan tugas
kewilayahan membentuk personel koramil yang mengerti tugas dan
tanggungjawabnya,. Dinamika diwilayah bibinsa harus proaktif tidak harus
menunggu perintah, ada kejadian perkembangan politik, bencana alam, sosial
budaya maka harus dimonitor.harus tau
demo, geo komsos. Peran babinsa dalam rangka mensukseskan swasembada pangan.
Kab. Sragen merupakan lumbung padi sebagian besar mata pencahariannya sebagai
petani.Nantinya mitra kerja babinsa kades, tokoh masyarakat, toga, toda serta
nantinya babinsa harus mengetahui kondisi wilayah dan perkembangan situasi di
wilayah.
beberapa hal antara lain bahwa tujuan pelatihan untuk pengenalan tugas
kewilayahan membentuk personel koramil yang mengerti tugas dan
tanggungjawabnya,. Dinamika diwilayah bibinsa harus proaktif tidak harus
menunggu perintah, ada kejadian perkembangan politik, bencana alam, sosial
budaya maka harus dimonitor.harus tau
demo, geo komsos. Peran babinsa dalam rangka mensukseskan swasembada pangan.
Kab. Sragen merupakan lumbung padi sebagian besar mata pencahariannya sebagai
petani.Nantinya mitra kerja babinsa kades, tokoh masyarakat, toga, toda serta
nantinya babinsa harus mengetahui kondisi wilayah dan perkembangan situasi di
wilayah.
Dengan menerima pembekalan,
para anggota baru yang bertugas di wilayah, sudah memiliki pengetahuan sebagai
bekal dalam membaur dengan masyarakat, sehingga tidak ada rasa canggung atau ragu-ragu
lagi. Karena tugas Babinsa nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat,
maka perhatikan faktor keamanan dalam setiap melaksanakan tugas.
para anggota baru yang bertugas di wilayah, sudah memiliki pengetahuan sebagai
bekal dalam membaur dengan masyarakat, sehingga tidak ada rasa canggung atau ragu-ragu
lagi. Karena tugas Babinsa nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat,
maka perhatikan faktor keamanan dalam setiap melaksanakan tugas.












