Berita  

PERINGATI HARI JADI KAB.SRAGEN KE 272 ADAKAN SINAU BARENG CAK NUN

PERINGATI HARI JADI KAB.SRAGEN KE 272 ADAKAN SINAU BARENG CAK NUN




Kamis 24/05/2018 bertempat di alun-alun Sasono langen Putro berlangsung
kegiatan Sholat Isya’ dan Tarawih berjamaah dengan Imam KH. Drs. Mahmudi,M.Ag
((Ketua FKUB Sragen) yang dilanjutkan dengan Sinau Bareng bersama Ainun Nadjib
(Cak Nun ) yang bertemakan ”Guyup Rukun Kerjo Tekun Nyawiji Bekti Kanggo Bumi
Sukowati “ Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi Kab. Sragen
yang ke 272.
Hadir dalam acara tersebut antara lain dr.Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati
(Bupati Sragen) beserta keluarga, Dedy Endriyatno,SE (Wakil Bupati Sragen), Dra.Tatag
Prabawanto B, MM (Sekda Kab.Sragen), Moh. Ainun Nadjib/Cak Nun (Kyai Kanjeng), Letkol
Arh Camas Sigit Prasetiyo, M.MDS (Dandim 0725/Sragen), AKBP Arif Budiman,
SIK,.MH (Kapolres Sragen), Kapten Cpm Eko Hariyanto (Dansubdenpom IV/4-1
Sragen), Nuruli Mahdilis,SH.MH (Ketua Pengadilan Negeri Sragen), Suhardi SH.M.Ag (Kepala
Pengadilan Agama Sragen), KH. Drs. Mahmudi, M.Ag (Ketua FKUB Sragen) beserta
anggota, KH. Ma’ruf Islamuddin (Pengasuh Ponpes Walisongo Sragen), Untung Bowo
Sukowati (Ketua DPC PDIP Sragen/Anggota DPRD Propinsi Sragen), Para Asisten
Setda Sragen, Ka Badan/Dinas Instansi Kab.Sragen, Ka Badan/Dinas Instansi
Kab.Sragen dan Jamah pengajian Sragen.
Dalam sambutanya dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen)
menyampaikan ucapan selamat hari jadi Kab Sragen yang ke 272 melakukan syukuran
dengan menghadirkan Cak Nun semoga dapat membawa barokah bagi semuanya. Diharapkan
dalam peringatan hari jadi Kab. Sragen ke 272 ini masyarakat Sragen akan tetap
guyup rukun, serta diharapkan semua elemen masyarakat Sragen akan tetap menjaga
wilayah Sragen yang aman dan kondusif. Didalam memaknai hari jadi Kab. Sragen
ke 272, pemerintah Kab. Sragen semaksimal mungkin telah berusaha
menyelenggarakan dengan para elemen masyarakat Sragen, dan perlu disadari bahwa
Pemerintah Kab. Sragen bukan hanya milik pemerintah saja, namun Pemerintah Kab.
Sragen adalah milik semua, maka semua harus sama-sama bersatu didalam memajukan
Kab. Sragen. Dalam memperingati hari jadi Kab. Sragen ke 272 telah mengambil
tema guyup rukun kerja tekun, membangun Bumi Sukowati, dan dengan tema tersebut
diharapkan semua akan menjadi satu didalam mewujudkan kemajuan Bumi Sukowati
yaitu dalam bidang pembangunan insfraktuktur, pendidikan, kesehatan serta
pemberdayaan perempuan. Untuk mewujudkan supaya Kab. Sragen lebih maju, maka
pemerintah Kab. Sragen harus bekerja keras begitu juga elemen masyarakat Sragen
diharapkan juga dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kab. Sragen didalam
memajukan Kab. Sragen. Untuk Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2020 semua akan
menghadapi event yang besar yakni di Tahun 2018 akan melaksabakan Pilgub,
kemudian tahun 2019 akan melaksanakan Pilplres dan juga Pileg, serta di tahun
2020 Kab. Sragen akan melaksanakan Pilbup, oleh karena itu diharapkan elemen
masyarakat Sragen akan tetap menjaga kondisifitas wilayah, serta akan terhindar
aksi-aksi teror seperti teroris.
Sambutan kedua oleh Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, MMDS (Dandim Sragen)
bahwa pada Tanggal 27 Juni 2018 semua akan melaksanakan Pilgub bahwa yang
namanya Pilgub adalah pesta Demokrasi, dalam hal ini boleh berbeda pilihan
namun yang terpilih pasti adalah yang terbaik, dan yang sudah memilih namun
pilihannya tidak jadi diharapkan tidak perlu memendam rasa dendam, karena
siapapun yang terpilih pasti sudah terbaik yang harus ditaati serta disampaikan
bahwa TNI/Polri dalam Pilihan Umum akan tetap netral, dan yang sudah netral
jangan ditarik-tarik untuk netral, karena TNI/Polri akan siap mengamankan
berjalannya pesta Demokrasi tersebut.
Sambutan ketiga oleh AKBP Arif Budiman, SIK, MH (Kapolres Sragen) menyampaikan
bahwakeamanan, kedamaian, guyup rukun adalah merupakan tanggungjawab semua, dan
apa yang akan menjadi penghalang atau menjadi pemecah belah harus dicegah, maka
diharapkan semua menjadi polisi untuk diri masing-masing, dan semua harus
bekerjasama dalam mencegah semua itu kemudian warga Sragen yang sudah guyup
rukun harus sama-sama dijaga, sama-sama ditingkatkan demi membangun Bumi
Sukowati yang lebih maju
Inti dalam Tausyah dari Moh.
Ainun Nadjib/Cak Nun (Kyai Kanjeng)  Bahwa sebagai manusia harus tetap saling
menjaga dan saling menghormati perbedaan yang ada di Dunia, karena Allah SWT
menciptakan hambanya berbeda-beda, sehingga semua tidak berhak untuk memutuskan
kehendak untuk sama seperti yang sesuai diinginkan, Jadilah manusia seperti
ruang, jangan menjadi manusia seperti perabot, karena bila menjadi ruang
diharapkan akan dapat memberikan kepada segala ruang terhadap semua manusia,
dan bila menjadi perabot hanya bisa menempati salah satu ruang pada manusia. Zakat
adalah harta yang sebagian harus dibagikan kepada fakir miskin, karena harta
yang dimiliki sesorang bukanlah hak miliknya semua, dan yang namanya Haji
bukanlah wajib untuk semua, namun Haji dilaksanakan bila orang tersebut sudah
mampu untuk menjalankan. Hidup itu harus mempunyai semangat, karena dengan
semangat orang akan semakin baik, namun semangat tersebut harus disertai dengan
sabar, karena orang sabar dan dapat mengendalikan hawa nafsu akan menjadi orang
yang berhasil. Dalam istilah islam itu ada seorang pemimpin, dalam hal ini
adalah Imam (Orang terdepan dalam Sholat), Rais (Kepala dalam Islam), Amir
(Yang terdepan mengurusi seseorang) dan Khalifah (Orang terdepan pengikut
Rasulullah SAW yang selalu taat kepada Allah SWT). Dalam hal ini pemimpin
dipakai oleh laki-laki semua, namun tidak menutup kemungkinan seorang perempuan
juga bisa menjadi pemimpin, karena hakikat seorang pemimpin adalah dapat
mencintai dan menyayangi rakyatnya seperti Bupati Sragen. Sebagai manusia harus
hidup rukun, rukun terhadap sesama, rukun terhadap kakak-kakak manusia dalam
hal ini Jin, Tumbuh-tuhan, hewan dan seluruh isi Dunia, karena manusia
diciptakan adalah paling Bungsu, namun yang paling penting bila hidup sudah
rukun maka semua akan baik-baik saja, dan orang yang akan memecah belah
kerukunan atau ingin membuat kehancuran di Dunia pasti tidak akan bisa
melakukannya, karena semua sudah hidup dengan rukun. Kegiatan pada malam ini
akan disampaikan kepada Baginda Rasulullah SAW, karena yang berhak meminta
pertimbangan manusia dihadapan Allah SWT hanya Nabi Muhammas SAW, selain itu
tidak ada yang berhak.

PERINGATI HARI JADI KAB.SRAGEN KE 272 ADAKAN SINAU BARENG CAK NUN














Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *