Sragen, 9 Mei 2017
Pada hari Selasa, Tanggal 9 Mei 2017 pukul 08.00 Wib – Selesai bertempat
di Aula Makodim 0725/Sragen dilaksanakan Ceramah Bintal dan Luhkum Rem 074/Wrt
kepada Anggota Kodim 0725/Sragen, Minvet Sragen dan Persit Kartika Chandra
Kirana Cab. XLVI Kodim 0725/Sragen, sebagai penyelenggara Staf Pers Kodim
0725/Sragen, yang di ikuti ± 187 orang. Tim Bintal dari Korem 074/Wrt Letda
Inf. Supardi ( Islam ) serta Letkol Cba Tri Rusman Parois ( Kristen) sedangkan penyuluhan hukum Mayor Chk
Tarmizi,SH, MH didampingi Kapten Chk Alex Birawa, SH.
di Aula Makodim 0725/Sragen dilaksanakan Ceramah Bintal dan Luhkum Rem 074/Wrt
kepada Anggota Kodim 0725/Sragen, Minvet Sragen dan Persit Kartika Chandra
Kirana Cab. XLVI Kodim 0725/Sragen, sebagai penyelenggara Staf Pers Kodim
0725/Sragen, yang di ikuti ± 187 orang. Tim Bintal dari Korem 074/Wrt Letda
Inf. Supardi ( Islam ) serta Letkol Cba Tri Rusman Parois ( Kristen) sedangkan penyuluhan hukum Mayor Chk
Tarmizi,SH, MH didampingi Kapten Chk Alex Birawa, SH.
Dalam rangka
mencegah dan menghidarkan terjadinya pelanggaran Pidana, Disiplin, Pelanggaran
Lalin dan Persoalan rumah tangga yang dilakukan oleh Prajurit TNI, PNS dan
keluarganya serta perlunya pemahaman dan kesadaran dalam mentaati peraturan
Perundang-undangan dilingkungan Kodim 0725/Sragen, maka Staf Hukum dan Bintal
Korem 074/Wrt menggelar penyuluhan hukum dan pembinaan mental bagi Prajurit dan
PNS Kodim Sragen, yang disampaikan oleh Letkol Cba Tri Rusman Parois bertempat
di Aula Makodim, Selasa ( 9/5/17 ).
mencegah dan menghidarkan terjadinya pelanggaran Pidana, Disiplin, Pelanggaran
Lalin dan Persoalan rumah tangga yang dilakukan oleh Prajurit TNI, PNS dan
keluarganya serta perlunya pemahaman dan kesadaran dalam mentaati peraturan
Perundang-undangan dilingkungan Kodim 0725/Sragen, maka Staf Hukum dan Bintal
Korem 074/Wrt menggelar penyuluhan hukum dan pembinaan mental bagi Prajurit dan
PNS Kodim Sragen, yang disampaikan oleh Letkol Cba Tri Rusman Parois bertempat
di Aula Makodim, Selasa ( 9/5/17 ).
Terkait dengan berita yang berbau Hoax, Letkol Cba Tri
Rusman Parois ini mengingatkan agar TNI lebih hati-hati, “Berita hoax itu sangat
berbahaya, itu dapat mengancam ketahanan negara dan keutuhan NKRI ujarnya. Oleh sebab itu sambungnya, Dia mengharapkan
ketika menemukan informasi di media sosial yang berbau hoax, TNI kehendaknya
mengcroscek sumber beritanya, Letkol Cba Tri Rusman Parois meminta TNI lebih
cermat dan cerdas dalam menyikapi, berita yang berkembang di masyarakat apalagi
yang berbau SARA, tuturnya.
Rusman Parois ini mengingatkan agar TNI lebih hati-hati, “Berita hoax itu sangat
berbahaya, itu dapat mengancam ketahanan negara dan keutuhan NKRI ujarnya. Oleh sebab itu sambungnya, Dia mengharapkan
ketika menemukan informasi di media sosial yang berbau hoax, TNI kehendaknya
mengcroscek sumber beritanya, Letkol Cba Tri Rusman Parois meminta TNI lebih
cermat dan cerdas dalam menyikapi, berita yang berkembang di masyarakat apalagi
yang berbau SARA, tuturnya.
Wabah
informasi hoax, khususnya di media sosial, dalam satu tahun terakhir telah
menyita perhatian dunia, tidak terkecuali Indonesia. Pesatnya perkembangan
telepon pintar membuat publik semakin mudah mengakses beragam informasi dan
berita hanya dalam genggaman tangan, namun imbasnya informasi palsu ikut
tersebar dengan mudah yang bagi sejumlah orang malah diyakini sebagai
kebenaran. Bahkan, tidak sedikit tokoh masyarakat, institusi negara, dan ormas
menjadi korban dari penyebaran hoax. Tanpa adanya ketakwaan individu, kontrol dari
masyarakat, dan penjagaan oleh negara sebagai pelayan rakyat, maka keberadaan
berita hoax akan senantiasa mengiringi sejarah perjalanan suatu masyarakat.
Ketiga hal ini tidak akan kita temukan dalam sistem kapitalisme sekarang ini,
tetapi hanya ada dalam sistem Islam dimana individu, masyarakat dan negara
berjalan di atas satu koridor yang sama, yaitu keimanan kepada Allah SWT.
Semuanya harus tunduk pada aturan Al-Khaliq dalam seluruh aspek kehidupan
sebagai konsekuensi keimanan mereka kepada-Nya.
informasi hoax, khususnya di media sosial, dalam satu tahun terakhir telah
menyita perhatian dunia, tidak terkecuali Indonesia. Pesatnya perkembangan
telepon pintar membuat publik semakin mudah mengakses beragam informasi dan
berita hanya dalam genggaman tangan, namun imbasnya informasi palsu ikut
tersebar dengan mudah yang bagi sejumlah orang malah diyakini sebagai
kebenaran. Bahkan, tidak sedikit tokoh masyarakat, institusi negara, dan ormas
menjadi korban dari penyebaran hoax. Tanpa adanya ketakwaan individu, kontrol dari
masyarakat, dan penjagaan oleh negara sebagai pelayan rakyat, maka keberadaan
berita hoax akan senantiasa mengiringi sejarah perjalanan suatu masyarakat.
Ketiga hal ini tidak akan kita temukan dalam sistem kapitalisme sekarang ini,
tetapi hanya ada dalam sistem Islam dimana individu, masyarakat dan negara
berjalan di atas satu koridor yang sama, yaitu keimanan kepada Allah SWT.
Semuanya harus tunduk pada aturan Al-Khaliq dalam seluruh aspek kehidupan
sebagai konsekuensi keimanan mereka kepada-Nya.
Kasus video
porno artis sempat mengguncangkan masyarakat. Tak hanya orang dewasa, anak-anak
kecil pun kerap mendengar mengenai masalah itu, antara lain lewat tayangan
media, teman-teman, atau orang sekitar. Tak heran jika kita sebagai orangtua
merasa khawatir anaknya terekspos materi pornografi yang sudah sangat bebas. dampingi
saat anak kita menonton televisi atau menggunakan internet, terutama untuk yang
masih kecil. Sebaiknya Anda yang memegang remote control-nya. Setiap kali
muncul adegan yang kurang pantas, segera ganti salurannya dan tunjukkan
ketidaksukaan kita sebagai orang tua. Tujuannya agar anak menjadi terbiasa dan
tahu bahwa yang seperti itu memang tidak pantas. Ia pun tak akan tertarik pada
hal-hal semacam itu meskipun sedang tidak berada dalam pengawasan kita.
porno artis sempat mengguncangkan masyarakat. Tak hanya orang dewasa, anak-anak
kecil pun kerap mendengar mengenai masalah itu, antara lain lewat tayangan
media, teman-teman, atau orang sekitar. Tak heran jika kita sebagai orangtua
merasa khawatir anaknya terekspos materi pornografi yang sudah sangat bebas. dampingi
saat anak kita menonton televisi atau menggunakan internet, terutama untuk yang
masih kecil. Sebaiknya Anda yang memegang remote control-nya. Setiap kali
muncul adegan yang kurang pantas, segera ganti salurannya dan tunjukkan
ketidaksukaan kita sebagai orang tua. Tujuannya agar anak menjadi terbiasa dan
tahu bahwa yang seperti itu memang tidak pantas. Ia pun tak akan tertarik pada
hal-hal semacam itu meskipun sedang tidak berada dalam pengawasan kita.
Sedangkan
dalam penyuluhan hukum Kapten Chk Alex Birawa,SH menyampaikan tentang Narkoba,
werfing, Disersi, perampokan serta KDRT yang berarti setiap perbutan terhadap
seseorang terutama perempun yang berakibat timbulnya kesengsaraan/penderitaan
secara fisik, seksual, psikologis atau menelantarkan rumah tangga termasuk
ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara
melawan hukum dalam rumah tangga.
dalam penyuluhan hukum Kapten Chk Alex Birawa,SH menyampaikan tentang Narkoba,
werfing, Disersi, perampokan serta KDRT yang berarti setiap perbutan terhadap
seseorang terutama perempun yang berakibat timbulnya kesengsaraan/penderitaan
secara fisik, seksual, psikologis atau menelantarkan rumah tangga termasuk
ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara
melawan hukum dalam rumah tangga.












