Berita  

SERKA SURIPTO PELOPORI KAMPUNG PELANGI

SERKA SURIPTO PELOPORI KAMPUNG PELANGI
Sragen, 14 agustus 2017,
Setelah menyita perhatian publik sejak dirintis beberapa bulan silam,
keberadaan Kampung Pelangi di Kampung Gerdu RT 1/5, Sragen Tengah, Sragen kini
makin banyak dikenal. Kampung di tepi Sungai Garuda di jantung Kota Sragen itu
kini makin menawan setelah dipoles hampir setiap hari sejak bulan Ramadhan
lalu. Serka suripto adalah tokoh dibalik munculnya kampung pelangi ini, dia
merupakan anggota Kodim 0725/Srg yang sekaligus Ketua RT kampung Gerdu. Bapak
dua anak ini mengatakan merasa sakit hati ketika kampungnya selalu dihina
karena di cap daerah kumuh, tertantang untuk merubah wajah kampung itulah yang
memberikan ide untuk merubah wajah kampung yang dulu sempat dicap sebagai salah
satu kampung kumuh di Sragen Kota itu menjadi kampung pelangi. Bahkan Kampung
ini mampu menyabet dua penghargaan dari lurah sragen tengah juara 1 lomba k3
ketertiban,kebersihan, keindahan pada 27 mei 2016 dan mendapat piagam
penghargaan dari bupati sragen pada lomba k3 HUT RI  ke 71 th 2016.

Jika
sekitar dua bulan lalu, lukisan warna warni hanya baru menghiasi
dinding-dinding tembok di sepanjang gang dan rumah warga, kini pemandangan
takjub nan indah dari hasil berbagai lukisan sudah hampir memenuhi setiap sudut
jalan, tembok hingga apapun yang ada di kampung tersebut. “Ya sejak dirintis
sebelum puasa lalu, hampir setiap hari warga dan karang taruna memang tidak
pernah berhenti untuk melanjutkan mengecat dan memoles setiap sudut yang ada di
kampung dengan lukisan warna-warni. Sehingga mungkin sekarang sudah banyak yang
pangling, pada awalnya ada beberapa warga yang belum iklas tembok rumahnya
dicat, lama kelamaan mereka dengan sukarela mengecat rumahnya meskipun tidak
ada paksaan dari Ketua RT. Dan kedepan kami berharap ada perhatian dan bantuan
dari pemkab sragen untuk menyempurnakan proses pewarnaan kampung ini”
papar Serka suripto.

Selain
kebersamaan dan semangat warga untuk terus menghias, anggota Koramil Tanon itu
juga mengapresiasi dukungan penuh dari warganya untuk mendukung pendanaan.
Menurutnya hampir semua dana dan kebutuhan disuplai dari swadaya warga. Serka
Suripto menyampaikan tidak hanya siang, gotong royong untuk menghias dan
melukis juga dilakukan pada malam hari. Menurutnya pengecetan memang tidak
ditenggat waktu akan tetapi menyesuaikan kelonggaran warga. Selain pada bulan
ramadhan, hingga kini pembuatan lukisan juga sampai larut malam.

“Total
selama satu setengah bulan terakhir sudah menghabiskan anggaran hampir Rp 8
juta untuk beli catnya. Ada 25 kaleng cat ukuran 5 kilogram dan 50 kaleng cat
berukuran kecil yang sudah dihabiskan, ” urai Suripto. Suripto menambahkan
dengan wajah yang makin berwarna, pihaknya berharap akan semakin menarik. Hal
itu diharapkan juga turut mengangkat potensi Kampung Pelangi Gerdu bisa menjadi
daya tarik para pengunjung atau untuk wisata selfie. Lebih dari itu konsep
Kampung Pelangi juga diharapkan bisa mendukung konsep untuk memberdayakan
kuliner yang selama ini menjadi usaha yang banyak ditekuni warga.

“Nanti
bertahap semua ornamen hingga atap akan diupayakan bisa dicat warna warni pula.
Tidak ada target harus selesai berapa bulan. Karena kita mengerjakannya menyesuaikan
ketersediaan catnya, ” tukasnya. Penasaran ingin melihat wajah Kampung Pelangi
Gerdu Sragen dan merasakan aneka spot selfie di sana, silakan kunjungi Kampung
Gerdu yang hanya beberapa ratus meter dari pusat kota Sragen itu. 
SERKA SURIPTO PELOPORI KAMPUNG PELANGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *