Berita  

SRAGEN DIJADIKAN PILOT PROJECT PEMETAAN BATAS WILAYAH DESA

SRAGEN DIJADIKAN PILOT PROJECT PEMETAAN BATAS WILAYAH DESA
 Sragen, 29 September 2015
Kembali lagi Kabupaten Sragen dijadikan daerah
percontohan. Jika belum lama ini Kabupaten Sragen dijadikan daerah percontohan
Kabupaten Selaras terkait dengan tertibnya pendataan warga miskin. sekarang
Kabupaten Sragen dijadikan daerah percontohan pemetaan batas wilayah perdesaan
/ kelurahan.

Hal tersebut diungkapkan oleh
Staf Ahli Kepresidenan Prof.Dr. Sobar Sutisna.M.Surv.Sc saat membuka acara Temu
Kerja Pelacakan Batas dersa / kelurahan di Kabupaten Sragen, bertempat  di ruang Sukowati (28/9/2015). Menurut Sobar
Sutisna, dijadikannya Kabupaten Sragen sebagai daerah pencontohan karena
dinilai mempunyai kesiapan data yang baik, selain itu Pemkab Sragen selama ini
telah bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam pemetaan
wilayah desa atau kelurahan.
Dijelaskan pula oleh Sobar Sutisna, hasil dari pelacakan batas desa /
kelurahan oleh tim dari BIG bekerja sama dengan Pemkab Sragen ini nantinya akan
ditetapkan dalam peratuan daerah atau peraturan Bupati. “Hasilnya nanti bisa
berbentuk peraturan Bupati atau Peraturan daerah tentang batas-batas desa /
kelurahan,” jelas Sobar Sutisna.
Sementara menurut
Bupati Sragen, sampai saat ini batas-batas wilayah desa / kelurahan masih
merupakan batas-batas warisan nenek moyang dulu. Batas-batas tersebut bisa
berupa sungai atau jalan. “Saat ini sudah saatnya menentukan batas-batas
wilayah dengan stadarisasi ilmiah,” jelas Bupati saat membuka acara Temu Kerja
tersebut.

SRAGEN DIJADIKAN PILOT PROJECT PEMETAAN BATAS WILAYAH DESA


Temu kerja pelacakan batas desa /
kelurahan tadi pagi diikuti oleh seluruh Kepala Desa / Lurah dan Camat
se-kabupaten Sragen. Selain Sobar Sutisna, hadir pula narasumber dari BIG
Guridno Bintar Saputro, M.Agr dan dari PMD Kemendagri Fernando H.Siagian S.Stp,
M.Si. Kodim 0725/sragen )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *