Sragen, 29 Agustus 2017
Anggota Kodim 0725/Sragen
mengikuti kesegaran jasmani (Garjas A + B dan Renang Militer) periodik II
TA. 2017, kesegaran jasmani A lari 3.200 M sedangkan untuk kesegaran jasmani B
meliputi pull up/Mod. Pull up selama 1 menit, sit up/Mod. Sit up selama 1
menit, push up selama 1 menit dan shuttle run 6 x 10 meter. yang diselenggarakan oleh Staf Ops Kodim
0725/Sragen dan pengawasan dari Tim Poskes Dim 0725/Sragen dan dari Jasrem
Sersan Hendi, bertempat di Lapangan Yonif 408/Sbh , Selasa ( 22/8 ).
mengikuti kesegaran jasmani (Garjas A + B dan Renang Militer) periodik II
TA. 2017, kesegaran jasmani A lari 3.200 M sedangkan untuk kesegaran jasmani B
meliputi pull up/Mod. Pull up selama 1 menit, sit up/Mod. Sit up selama 1
menit, push up selama 1 menit dan shuttle run 6 x 10 meter. yang diselenggarakan oleh Staf Ops Kodim
0725/Sragen dan pengawasan dari Tim Poskes Dim 0725/Sragen dan dari Jasrem
Sersan Hendi, bertempat di Lapangan Yonif 408/Sbh , Selasa ( 22/8 ).
Untuk pelaksanaannya tes
kesegaran jasmani A dan B diberikan Waktu selama 2 hari, Yaitu Tanggal 29 – 30 Agustus 2017, sedangkan tanggal 31 untuk
tes ketangkasan jasmani ( renang dasar militer ). Kegiatan kesegaran jasmani
periodik ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajurit
Kodim 0725/Sragen. Sebelum pelaksanaan samapta periodik Tim Kesehatan
melaksanakan pengecekan kesehatan yang bertujuan agar dalam pelaksanaan
kesamaptaan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kram dan lain
sebagainya. bagi yang
memiliki tensi tinggipun dilarang untuk mengikuti garjas.
kesegaran jasmani A dan B diberikan Waktu selama 2 hari, Yaitu Tanggal 29 – 30 Agustus 2017, sedangkan tanggal 31 untuk
tes ketangkasan jasmani ( renang dasar militer ). Kegiatan kesegaran jasmani
periodik ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajurit
Kodim 0725/Sragen. Sebelum pelaksanaan samapta periodik Tim Kesehatan
melaksanakan pengecekan kesehatan yang bertujuan agar dalam pelaksanaan
kesamaptaan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kram dan lain
sebagainya.
memiliki tensi tinggipun dilarang untuk mengikuti garjas.
Dalam kesempatan tersebut Sersan Hendi mengatakan pengukuran kemampuan jasmani prajurit yang meliputi pengukuran
kesegaran jasmani perorangan yang dilaksanakan secara periodik untuk mencapai
nilai prestasi kategori baik dengan ketentuan minimal 61.
kesegaran jasmani perorangan yang dilaksanakan secara periodik untuk mencapai
nilai prestasi kategori baik dengan ketentuan minimal 61.












