TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen Ditutup, Air Mata Haru Mengalir di Rumah Induk Semang

TMMD Reguler Ke-128 Kodim Sragen Ditutup, Air Mata Haru Mengalir di Rumah Induk Semang

​Sragen – Suasana haru menyelimuti Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, seiring dengan berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Setelah satu bulan penuh hidup dan tinggal bersama, para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD kini harus kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan tugas negara.

​Ikatan emosional yang terjalin erat selama 30 hari terakhir membuat momen perpisahan ini terasa berat bagi warga setempat, khususnya para orang tua asuh atau induk semang yang rumahnya dijadikan tempat tinggal para prajurit.

​Kesedihan mendalam salah satunya dirasakan oleh Ibu Sri Indriastuti (61), warga Dukuh Terik Mulyo RT 40, Desa Puro. Bagi Ibu Sri, kehadiran para prajurit TNI di rumahnya telah membawa warna baru. Mereka tidak lagi dianggap sebagai tamu atau petugas, melainkan sudah seperti anak kandung dan keluarga sendiri.

​”Perasaan saya hari ini campur aduk, antara senang dan sedih. Senang karena desa kami sekarang jadi bagus, tapi sedih sekali harus berpisah dengan anak-anak (Satgas TMMD). Satu bulan ini kami makan bersama, mengobrol, dan mereka sangat ringan tangan membantu di rumah. Rumah sekarang pasti terasa sepi lagi,” ungkap Ibu Sri dengan mata berkaca-kaca, Kamis (21/5/2026).

​Ibu Sri menambahkan bahwa selama pelaksanaan TMMD, seluruh anggota Satgas sangat pandai berbaur dengan masyarakat. Mereka aktif dalam kegiatan sosial, menyapa warga, hingga terintegrasi layaknya warga asli Desa Puro.

​Ungkapan hati tersebut disampaikan Ibu Sri saat dirinya bersama warga lain sedang berkumpul di lokasi sasaran fisik pengecoran jalan Desa Puro. Mereka tengah menanti kunjungan kerja Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., yang hadir dalam rangka rangkaian upacara penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.

​Secara resmi, program kemanunggalan TNI-Rakyat di Desa Puro ini ditutup langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro pada Kamis, 21 Mei 2026. Meski ragawi para prajurit kini telah kembali ke barak dan satuan masing-masing, dedikasi serta kedekatan humanis yang mereka ukir di hati warga Desa Puro akan selalu membekas sebagai bukti nyata bahwa TNI kuat bersama rakyat.

​(Muja Pendim Sragen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *