Sragen, 17 April 2017
Kodim 0725/Sragen
melaksanakan Upacara tujuh belasan di bulan April 2017, dilanjutkan korps rapor
anggota pindah satuan Anggota Koramil-14/Mondokan Serka Cucuk dan Anggota
Koramil-20/Plupuh Sertu Ketut, bertindak
sebagai Irup Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS
dan sebagai Dan Up Danramil-10/Tangen Kapten Cpl Petrus Catur, upacara diikuti
oleh seluruh personil Kodim 0725/Sragen baik Perwira, Bintara serta PNS, Minvet , Subdenpom Sragen dan Saka Wira Kartika bertempat di Lapangan Makodim, Senin ( 17/4/17 ).
melaksanakan Upacara tujuh belasan di bulan April 2017, dilanjutkan korps rapor
anggota pindah satuan Anggota Koramil-14/Mondokan Serka Cucuk dan Anggota
Koramil-20/Plupuh Sertu Ketut, bertindak
sebagai Irup Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS
dan sebagai Dan Up Danramil-10/Tangen Kapten Cpl Petrus Catur, upacara diikuti
oleh seluruh personil Kodim 0725/Sragen baik Perwira, Bintara serta PNS, Minvet , Subdenpom Sragen dan Saka Wira Kartika bertempat di Lapangan Makodim, Senin ( 17/4/17 ).
Dalam
amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan Irup
mengatakan seperti kita ketahui bersama saudara-saudara kita di Ponorogo sedang
berduka akibat bencana tanah longsor, tercatat 28 korban jiwa tertimbun tanah
dan ratusa jiwa mengungsi, kepada Prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas
kemanusiaan saya ucapkan terimakasih atas kepekaan dan kepedulian terhadap
masalah yang dihadapi masyarakat ponorogo. Khusus untuk DKI Jakarta dalam 2
hari kedepan yaitu pada Hari RabuTanggal 19 April 2017 akan melaksanakan
pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran Ke-2, saya tegaskan bahwa TNI
harus tetap bersikap netral dan menjamin pilkada tertib, aman dan lancar.
amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan Irup
mengatakan seperti kita ketahui bersama saudara-saudara kita di Ponorogo sedang
berduka akibat bencana tanah longsor, tercatat 28 korban jiwa tertimbun tanah
dan ratusa jiwa mengungsi, kepada Prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas
kemanusiaan saya ucapkan terimakasih atas kepekaan dan kepedulian terhadap
masalah yang dihadapi masyarakat ponorogo. Khusus untuk DKI Jakarta dalam 2
hari kedepan yaitu pada Hari RabuTanggal 19 April 2017 akan melaksanakan
pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran Ke-2, saya tegaskan bahwa TNI
harus tetap bersikap netral dan menjamin pilkada tertib, aman dan lancar.
Seiring
dengan pesatnya teknologi komunikasi dan informasi kini telah muncul kelompok
baru “ Cyber Narcoterorism” , kelompok
ini menggunanakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan
menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan
terorisme. Kejahatan lintas Negara ini menjadi ancaman serius dan sangat
berbahaya bagi Bangsa Indonesia. Tantangan ke depan akan sangat kompleks salah
satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi “
Medan Pertempuran Baru” oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya. Maka
kata kunci bagi Prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap
berita bohong, percayalah kepada Komandan Satuan.
dengan pesatnya teknologi komunikasi dan informasi kini telah muncul kelompok
baru “ Cyber Narcoterorism” , kelompok
ini menggunanakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan
menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan
terorisme. Kejahatan lintas Negara ini menjadi ancaman serius dan sangat
berbahaya bagi Bangsa Indonesia. Tantangan ke depan akan sangat kompleks salah
satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi “
Medan Pertempuran Baru” oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya. Maka
kata kunci bagi Prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap
berita bohong, percayalah kepada Komandan Satuan.
Hingga saat
ini masih ada oknum prajurit dan PNS TNI yang melakukan tindakan tidak terpuji
bahkan menyakiti hati rakyat seperti korupsi, penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya
yang dapat merusak citra positif TNI di masyarakat. Oleh karena itu bagi
prajurit dan PNS TNI yang melakukan pelanggaran
tidak akan ada toleransi serta akan ditindak tegas sesuai hukum yang
berlaku.
ini masih ada oknum prajurit dan PNS TNI yang melakukan tindakan tidak terpuji
bahkan menyakiti hati rakyat seperti korupsi, penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya
yang dapat merusak citra positif TNI di masyarakat. Oleh karena itu bagi
prajurit dan PNS TNI yang melakukan pelanggaran
tidak akan ada toleransi serta akan ditindak tegas sesuai hukum yang
berlaku.












