Berita  

UPACARA HARI PRAMUKA KE-53 “PRAMUKA SEBAGAI PENYELAMAT GENERASI MUDA”

UPACARA HARI PRAMUKA KE-53 “PRAMUKA SEBAGAI PENYELAMAT GENERASI MUDA”
Sragen, 18 Agusutus 2014 
Peringatan Hari Pramuka ke 53 tingkat
Kabupaten Sragen berlangsung khidmat. Kegiatan berlangsung di bertempat d
i  Alun-Alun Sasono Langen Putro Kab. Sragen
(14/08). Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman.
Upacara dihadiri oleh Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Sragen, Kepala Badan/
Dinas/ Kantor di lingkungan Pemkab Sragen.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka DR. H. Adhyaksa
Dault, M. Si dalam sambutannya yang dibacakan Bupati mengatakan peringatan  mengambil thema “Kita Mantapkan
Pembentukan Karakter Kaum Muda Untuk membangun Sukowati”
Dalam memperingati hari Pramuka ke 53 pada
t
anggal 14 Agustus 2014 selaku Pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
perkenankanlah saya pada kesempatan y
ang
berbahagia ini menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke 53 kepada segenap
keluarga besar Gerakan Pramuka d
imanapun
berada
, semoga peringatan hari Pramuka kali ini dapat mendorong perkembangan dan kemandirian Gerakan
Pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karapter kaum
muda s
ebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal dan lebih baik pada masa depan.
Era globalisasi dewasa ini penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan tetapi
manusia tetap merupakan faktor penentu
yang paling utama untuk itulah kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter serta membangun bangsa yang memiliki watak yang
kuat.
   Sesunggunyalah pada saat ini kaum muda dihadapkan
pada dua masalah besar yaitu y
ang berkaitan dengan masalah sosial dan
masalah kebangsaan, masalah sosial meliputi penggunaan obat terlarang, hubungan
seksua
l pra nikah dan aborsi yang di sebabkan pergaulan
bebas, perkelahian tawuran dan kekerasan serta kriminalitas remaja
, sedangkan masalah kebangsaan meliputi solidaritas
sosial rendah, semangat bela Negara rendah dan semanga
t persatuan dan kesatuan rendah dan hampir setiap hari massa media cetak dan elektronik
memberitakan bahwa gambaran kaum muda m
asih mengalami tinginya angka putus sekolah dan sulitnya
mendapatkan pekerjaan k
arena terbatasnya keterampilan
y
ang dimiliki
serta rendahnya rasa hormat kaum muda k
epada yang lebih tua.
Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan
non formal akan melengkapi pendidikan informal y
ang
d
iperoleh anak-anak  dalam keluarga dan pendidikan
formal d
i sekolah. Dalam kemajuan bangsa dan negara kita dalam dua puluh,
tiga puluh atau lima puluh tahun y
ang akan
datang terletak d
i tangan kaum muda karena kaum pemuda saat ini menjadi pelaku sejarah. Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan,
masalah – masalah tersebut harus dapat segera ditanggulangi. Disinilah
pentingnya peran gerakan pramuka sebagai pendidikan non formal yang bertujuan
membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan serta meningkatkan
ketrampilan generasi muda. Dengan makin kompleksnya permasalahan yang harus
dihadapi bangsa ini, besar harapan gerakan pramuka turut berperan sebagai
penyelamat generasi muda
.

UPACARA HARI PRAMUKA KE-53 “PRAMUKA SEBAGAI PENYELAMAT GENERASI MUDA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *