Sragen, 24 Agustus 2015
Danramil 14/Mondokan Kapten Inf
Andon Supriyadi bersama Muspika Kec. Mondokan menghadiri upacara bendera pada
peringatan HUT ke 70 Kemerdekaan RI Pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2015
pukul 09.00 s/d 10.30 wib tempat lapangan Ds. Kedawung Kec. Mondokan
Andon Supriyadi bersama Muspika Kec. Mondokan menghadiri upacara bendera pada
peringatan HUT ke 70 Kemerdekaan RI Pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2015
pukul 09.00 s/d 10.30 wib tempat lapangan Ds. Kedawung Kec. Mondokan
Bertindak selaku Inspektur Upacara
Camat Mondokan Drs Sri Atmoko S,Sos,MM. Dalam amanatnya Camat Mondokan membacakan
sambutan Gubernur Jawa Tengah pada upacara peringatan HUT ke 70 Kemerdekaan RI
tahun 2015 tingkat Propinsi Jawa Tengah tanggal 17 Agustus 2015 kepada seluruh
peserta upacara, antara lain :
Camat Mondokan Drs Sri Atmoko S,Sos,MM. Dalam amanatnya Camat Mondokan membacakan
sambutan Gubernur Jawa Tengah pada upacara peringatan HUT ke 70 Kemerdekaan RI
tahun 2015 tingkat Propinsi Jawa Tengah tanggal 17 Agustus 2015 kepada seluruh
peserta upacara, antara lain :
a. Sebagai warga negara Indonesia yang
menjunjung tinggi komitmen dan senantiasa konsisten melaksanakan nilai-nilai
nosionalisme dan patriotisme, marilah terlebih dahulu kita kita pekikkan 3 kali
kemerdekaan yang sekeras-kerasnya dan penuh semangat, agar daya juang kita dalam
mempertahankan dan mengisi kemerdekaan terus terpatri menjadi kekuatan yang
kokoh untuk mewujudkan Jawa Tengah yang semakin sejahtera dan berdikari. Hari
ini Senin tanggal 17 Agustus 2015 seluruh warga Negara Indonesia tidak terkecuali
kita yang ada di Jawa Tengah, merakan betapa nikmatnya udara segar Kemerdekaan
Republik Indonesia yang telah berhasil direbut oleh pendahulu para pejuang kusuma bangsa dengan
linangan air mata, cucuran darah, hingga pengorbanan jiwa raga dan harta benda
secara tulus ikhlas. Pahlawan
adalah mereka yang rela berkorban untuk negara dan bangsanya, itulah
semangat tanpa pamrih para pejuang pendahulu kita dalam mewujudkan Indonesia
Yang Merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Untuk itu menjadi tanggung
jawab kita sebagai generasi penerus, untuk dapat mengukir sejarah peadaban baru
yang terus berubah maju, tanpa harus mengorbankan harga diri dan jatidiri.
Karena itu, memaknai kemerdekaan tidak sekedar melalui lomba-lomba melainkan
menghargai jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan terus
meningkatkan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan. Kedaulatan politik
negara harus kita jaga sebagai bangsa yang merdeka, tidak boleh satu negarapun
mengintervensi, sebagai warga dunia harus saling menghormati kedaulatan politik
masing-masing.
menjunjung tinggi komitmen dan senantiasa konsisten melaksanakan nilai-nilai
nosionalisme dan patriotisme, marilah terlebih dahulu kita kita pekikkan 3 kali
kemerdekaan yang sekeras-kerasnya dan penuh semangat, agar daya juang kita dalam
mempertahankan dan mengisi kemerdekaan terus terpatri menjadi kekuatan yang
kokoh untuk mewujudkan Jawa Tengah yang semakin sejahtera dan berdikari. Hari
ini Senin tanggal 17 Agustus 2015 seluruh warga Negara Indonesia tidak terkecuali
kita yang ada di Jawa Tengah, merakan betapa nikmatnya udara segar Kemerdekaan
Republik Indonesia yang telah berhasil direbut oleh pendahulu para pejuang kusuma bangsa dengan
linangan air mata, cucuran darah, hingga pengorbanan jiwa raga dan harta benda
secara tulus ikhlas. Pahlawan
adalah mereka yang rela berkorban untuk negara dan bangsanya, itulah
semangat tanpa pamrih para pejuang pendahulu kita dalam mewujudkan Indonesia
Yang Merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Untuk itu menjadi tanggung
jawab kita sebagai generasi penerus, untuk dapat mengukir sejarah peadaban baru
yang terus berubah maju, tanpa harus mengorbankan harga diri dan jatidiri.
Karena itu, memaknai kemerdekaan tidak sekedar melalui lomba-lomba melainkan
menghargai jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan terus
meningkatkan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan. Kedaulatan politik
negara harus kita jaga sebagai bangsa yang merdeka, tidak boleh satu negarapun
mengintervensi, sebagai warga dunia harus saling menghormati kedaulatan politik
masing-masing.
b. Dalam Internasional kita juga harus
mampu menunjukan kepribadian bangsa Indonesia dalam kebudayaan, semangat gotong
royong untukmembangun kebersamaan dan memiliki semangat toleransi dalam
Kebhinekaan Tunggal Ika, Itulah sesungguhnya pondasi jati diri yang selaras
dengan potensi, kompetensi dan
karakteristik bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang yang selalu ingin
bertindak sportif, kreatif dan inovatif dalam melakukan karya mandiri untuk
mencapai kesehateraan. Oleh karena itu,
kejujuran, gotong royong persatuan dan kesatuan menjadi kekuatan untuk dapat
mencapai tujuan Indonesia Merdeka, yaitu aman, damai, sejahtera, adil dan
makmur. Segenap rakayat harusmemiliki nilai positfme, yaitu selalu berpikir
positif dan tidak mudah pesimis dalam menghadapi suatu masalah, segenap rakyat
harus memiliki nilai-nilai kebangsaan untuk menjunjung bangsanya sendiri.
mampu menunjukan kepribadian bangsa Indonesia dalam kebudayaan, semangat gotong
royong untukmembangun kebersamaan dan memiliki semangat toleransi dalam
Kebhinekaan Tunggal Ika, Itulah sesungguhnya pondasi jati diri yang selaras
dengan potensi, kompetensi dan
karakteristik bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang yang selalu ingin
bertindak sportif, kreatif dan inovatif dalam melakukan karya mandiri untuk
mencapai kesehateraan. Oleh karena itu,
kejujuran, gotong royong persatuan dan kesatuan menjadi kekuatan untuk dapat
mencapai tujuan Indonesia Merdeka, yaitu aman, damai, sejahtera, adil dan
makmur. Segenap rakayat harusmemiliki nilai positfme, yaitu selalu berpikir
positif dan tidak mudah pesimis dalam menghadapi suatu masalah, segenap rakyat
harus memiliki nilai-nilai kebangsaan untuk menjunjung bangsanya sendiri.
c. Setahap demi setahap, mulai dari desa
sampai kota, mulai dari rakyat biasa sampai penguasa, kita sama-sama melakukan
gerakan reformasi mental dan tindak laku kita menjadi pribadi-pribadi yang
patut menjadi teladan yang baik bagi anak cucu pewaris dan penerus cita-cita
Kemerdekaan Indonesia, Hal ini saya sampaikan karena hal terberat yang perlu di
dilakukan saat ini bukanlah berjuang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan berbai
hal yang bermanfaat untuk Indonesia. Sebab pasca merdeka, yang menjadi musuh
bukan lagi bangsa asing atau penjajah namun sesama atau sebangsa. Kebhinekaan
dipelosok Nusantara harus harus dijadikan sebagai kekayaan budaya dan khasanah
Indonesia, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Selamat berjuang dan
selamat berkarya saudaraku semua. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.
sampai kota, mulai dari rakyat biasa sampai penguasa, kita sama-sama melakukan
gerakan reformasi mental dan tindak laku kita menjadi pribadi-pribadi yang
patut menjadi teladan yang baik bagi anak cucu pewaris dan penerus cita-cita
Kemerdekaan Indonesia, Hal ini saya sampaikan karena hal terberat yang perlu di
dilakukan saat ini bukanlah berjuang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan berbai
hal yang bermanfaat untuk Indonesia. Sebab pasca merdeka, yang menjadi musuh
bukan lagi bangsa asing atau penjajah namun sesama atau sebangsa. Kebhinekaan
dipelosok Nusantara harus harus dijadikan sebagai kekayaan budaya dan khasanah
Indonesia, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Selamat berjuang dan
selamat berkarya saudaraku semua. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.
Kegiatan upacara tersebut selain dari Muspika Kec.
Mondokan juga diikuti oleh anggota Koramil
14/Mondokan dan Polsek Mondokan, Dinas Kec. Mondokan PNS se Kec. Mondokan
Kades/perangkat se Kec. Mondokan guru dan pelajar se Kec. Mondokan, Persit KCK
Ranting 15, Darma wanita/PKK kec. Mondokan, Ormas, Toga, Tomas, Toda, serta
komponen masyarakat lainnya, kegiatan tersebut berjalan dalam keadaan aman,
lancar dan tertib sampai dengan selesai.
Mondokan juga diikuti oleh anggota Koramil
14/Mondokan dan Polsek Mondokan, Dinas Kec. Mondokan PNS se Kec. Mondokan
Kades/perangkat se Kec. Mondokan guru dan pelajar se Kec. Mondokan, Persit KCK
Ranting 15, Darma wanita/PKK kec. Mondokan, Ormas, Toga, Tomas, Toda, serta
komponen masyarakat lainnya, kegiatan tersebut berjalan dalam keadaan aman,
lancar dan tertib sampai dengan selesai.












