Sragen,
5 Januari 2017 bertempat di Lapangan Mapolres Sragen berlangsung kegiatan apel
gelar pasukan dalam rangka operasi “ Mantap Praja Candi 2018 ”, Apel gelar
pasukan tersebut dilaksanakan di seluruh kesatuan kewilayahan se Indonesia.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk mengecek kesiapan personel dan
kelengkapan sarana dan prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan dengan harapan
semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal, dalam
rangka mensukseskan pengamanan pemilukada serentah Tahun 2018.
5 Januari 2017 bertempat di Lapangan Mapolres Sragen berlangsung kegiatan apel
gelar pasukan dalam rangka operasi “ Mantap Praja Candi 2018 ”, Apel gelar
pasukan tersebut dilaksanakan di seluruh kesatuan kewilayahan se Indonesia.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk mengecek kesiapan personel dan
kelengkapan sarana dan prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan dengan harapan
semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal, dalam
rangka mensukseskan pengamanan pemilukada serentah Tahun 2018.
Hadir
dalam kegiatan Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kapolres AKBP
Arif Budiman, SIK, MH, Dandim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo,
M.MDS, dan seluruh Danramil serta Kapolsek Se- Sragen. Adapun peserta apel terdiri dari 1 kompi
gabungan Subdenpom Sragen, Kodim Sragen, Yonif 408/R, 1 kompi gabungan lantas,
Sabhara dan Reskrim, 1 kompi lagi gabungan dari Senkom, Hansip dan SAR.
dalam kegiatan Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kapolres AKBP
Arif Budiman, SIK, MH, Dandim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo,
M.MDS, dan seluruh Danramil serta Kapolsek Se- Sragen. Adapun peserta apel terdiri dari 1 kompi
gabungan Subdenpom Sragen, Kodim Sragen, Yonif 408/R, 1 kompi gabungan lantas,
Sabhara dan Reskrim, 1 kompi lagi gabungan dari Senkom, Hansip dan SAR.
Kapolres
Sragen menegaskan kepada personel yang hadir agar menjaga netralitas dengan
tidak perpihak kepada kelompok tertentu di dalam memberikan pelayanan. Berdasarkan
undang – undang dasar 1945 pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat
Indonesia dalam penyelenggaraan Pemerintahan Negara selain itu pemilukada
adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat, dalam rangka
membentuk sistem Negara yang legitimate dan berkedaulatan rakyat sehingga
pemerintahan dan pimpinan yang lahir dari hasil pemilukada merupakan kehendak
rakyat dan dijalankan sesuai keinginan rakyat kata Kapolres dalam amanatnya.
Sragen menegaskan kepada personel yang hadir agar menjaga netralitas dengan
tidak perpihak kepada kelompok tertentu di dalam memberikan pelayanan. Berdasarkan
undang – undang dasar 1945 pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat
Indonesia dalam penyelenggaraan Pemerintahan Negara selain itu pemilukada
adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat, dalam rangka
membentuk sistem Negara yang legitimate dan berkedaulatan rakyat sehingga
pemerintahan dan pimpinan yang lahir dari hasil pemilukada merupakan kehendak
rakyat dan dijalankan sesuai keinginan rakyat kata Kapolres dalam amanatnya.
Kapolres
Sragen berpesan untuk dipedomani dan dilaksanakan diantaranya “ siapkan mental
dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, petakan
setiap kerawanan pada setiap tahapan pemilu, implementasikan kesiapan secara
maksimal, perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu,
unsur TNI dan segenap unsur masyarakat, jaga komitmen dan netralitas serta
tidak terlibat politik praktis.
Sragen berpesan untuk dipedomani dan dilaksanakan diantaranya “ siapkan mental
dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, petakan
setiap kerawanan pada setiap tahapan pemilu, implementasikan kesiapan secara
maksimal, perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu,
unsur TNI dan segenap unsur masyarakat, jaga komitmen dan netralitas serta
tidak terlibat politik praktis.












