Kodim Sragen – Rabu (29/4) pukul 09.00 WIB, Sertu Sriyatno Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen Sertu Sriyatno, terlihat di Kantor Desa Purworejo Kec. Gemolong. Ia bukan urus surat, tapi koordinasi dengan Kasi Kesra, Bpk. Purwanto, untuk mencari data KK miskin terbaru.
Langkah ini bagian dari tugas Babinsa dalam pantauan wilayah. Babinsa wajib tahu kondisi sosial warganya, termasuk siapa saja warga kurang mampu yang butuh perhatian. Data KK miskin jadi pegangan utama.“Saya harus pastikan di lapangan. Kadang ada warga yang rumahnya reyot tapi belum terdata. Ada juga yang ekonominya sudah naik tapi masih terima bantuan. Makanya saya cocokkan data desa dengan fakta di rumah,” jelas Sriyatno.
Sriyatno catat satu per satu nama, alamat, kondisi rumah, jumlah tanggungan. Ia juga minta data warga yang belum masuk DTKS tapi layak dibantu. Bpk. Purwanto, Kasi Kesra, apresiasi kehadiran Babinsa. “Pak Babinsa itu detail. Tidak mau asal comot data. Beliau cek sampai ke RT-RW, tanya ke tokoh masyarakat. Jadi data yang masuk ke atas valid,” ujarnya.
Danramil Gemolong, Kapten Arh. Ratno menyebut validasi data KK miskin adalah kerja rutin Babinsa. “Banyak program dari TNI, Pemda, pusat. Kalau data tidak akurat, bantuan mubazir. Babinsa harus jadi filter pertama agar bantuan jatuh ke yang paling butuh,” tegasnya.
Bagi Sriyatno, mencari data KK miskin bukan sekedar administrasi. “Ini soal keadilan. Satu data salah, satu keluarga bisa tidak makan. Kalau datanya benar, bantuan datang, rakyat sejahtera, negara kuat,” pungkasnya.












