Sambungmacan, 13 Januari 2016
Pada hari Rabu tanggal 6 Januari 2016 pukul 08.00 s/d11.00
wib telah di adakan kegiatan pembasmian hama tikus yang di lakukan oleh anggota
Koramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/Sragen, PPL Kec. Sambungmacan dan para
petani bertempat di area persawahan Dk. Mahbang Ds. Karanganyar Kec. Sambungmacan Kab. Sragen.
wib telah di adakan kegiatan pembasmian hama tikus yang di lakukan oleh anggota
Koramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/Sragen, PPL Kec. Sambungmacan dan para
petani bertempat di area persawahan Dk. Mahbang Ds. Karanganyar Kec. Sambungmacan Kab. Sragen.
Kegiatan pembasmian tikus tersebut di lakukan
dengan cara pengemposan pada lubang tikusdan gropyokan. Tikus merupakan
organism pengganggu tumbuhan (OPT) yang
menjadi musuh utama petani. Hama pengerat ini sulit di kendalikan selama musim
tanam hingga menjelang panen.Karena itu hama tersebut perlu di kendalikan sejak
dini. karena mulai masa pratanan tikus sudah mulai berkembangbiak secara
tersembunyi di sarang-sarang migrasinya. Misalnya di rumah penduduk sekitar
daerah pertanian atau di semak belukar.
dengan cara pengemposan pada lubang tikusdan gropyokan. Tikus merupakan
organism pengganggu tumbuhan (OPT) yang
menjadi musuh utama petani. Hama pengerat ini sulit di kendalikan selama musim
tanam hingga menjelang panen.Karena itu hama tersebut perlu di kendalikan sejak
dini. karena mulai masa pratanan tikus sudah mulai berkembangbiak secara
tersembunyi di sarang-sarang migrasinya. Misalnya di rumah penduduk sekitar
daerah pertanian atau di semak belukar.
Pengendalian tikus
dengan pengasapan lubang/sarang cukup efektif dan tidak merusak lingkungan di
banding penggalian sarang di pematang-pematang sawah.masa pengembangbiakan
tikus berlangsung selama satu tahun. Dahsatnya jumlahnya bisa mencapai ratusan
ribu ekor pada radius tertentu. Hasil penelitian dari satu pasang tikus dalam
setahun bisa melahirkan anak hingga 1.260 ekor ( setiap bulan melahirkan dengan
masa bunting 21 hari ) Setiap melahirkan bisa mencapai 12 ekor atau 6 pasang.
dengan pengasapan lubang/sarang cukup efektif dan tidak merusak lingkungan di
banding penggalian sarang di pematang-pematang sawah.masa pengembangbiakan
tikus berlangsung selama satu tahun. Dahsatnya jumlahnya bisa mencapai ratusan
ribu ekor pada radius tertentu. Hasil penelitian dari satu pasang tikus dalam
setahun bisa melahirkan anak hingga 1.260 ekor ( setiap bulan melahirkan dengan
masa bunting 21 hari ) Setiap melahirkan bisa mencapai 12 ekor atau 6 pasang.













