Sragen, 12 Nopember 2012.
Komandan Kodim 0725/Sragen menghadiri kegiatan upacara Hari Pahlawan dengan tema ” Semangat Kepahlawanan Untuk Indonesia Sejahtera ” pada Hari Sabtu Tanggal 10 Nopember 2012 Pukul 07.30 s/d 08.00 Wib yang bertempat di Halaman Pemkab Sragen. Bertindak sebagai Irup Wakil Bupati Sragen H. Daryanto, SH, MH dan sebagai Komandan Upacara Kapten Arh. Sugeng Riyanta (Danramil 17/Sumberlawang). Dalam kesempatan tersebut Irup membacakan sambutan Menteri Sosial RI DR. Salim Segaf Al Jufri, MA diantaranya adalah :
- Puji
Syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat
dan kerunia–Nya, pada
tanggal 10 Nopember 2012 kita dapat
memperingati Hari Pahlawan, sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan
pengorbanan para Pahlawan/Pejuang, sejalan dengan ungkapan salah seorang The
Fonding Fathers kita bahwa hanya Bangsa yang
menghargai jasa Pahlawannya dapat menjadi Bangsa yang besar. - Pertempuran
10 Nopember di Surabaya yang kemudian diperingati
setiap tahun sebagai Hari Pahlawan adalah perjuangan heroik, suatu perjuangan yang memerlukan pengorbanan
luar biasa dari para pendahulu Negara, baik jiwa raga maupun harta. - Semangat
dan nilai Kepahlawanan yang
ditunjukkan dalam pertempuran 10 November
tersebut, hendaknya dihayati dan menjadi inspirasi untuk mengisi kemerdekaan. - Peringatan
Hari Pahlawan tahun 2012 yang
mengambil tema ” Semangat Kepahlawanan Untuk Indonesia Sejahtera” menjadi momentum Bangsa Indonesia untuk mewujudkan masyarakat
sejahtera sebagaimana dicita-citakan para pendahulu Negara. - Berbagai
masalah yang kita
hadapi mulai dari kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, korban bencana,
hingga tawuran antar warga atau pelajar yang
menimbulkan korban jiwa, yang
terjadi akhir-akhir ini sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian serta
keseriusan bersama untuk
mencari solusi guna mengatasi berbagai masalah sosial tersebut dan upaya-upaya
lain sebagai keinginan dan harapan kita untuk
dapat tampil dan berprestasi di bidang olah raga, seni budaya dan bidang
lainnya yang
tentunya dalam hal ini diperlukan semangat kepahlawanan yang kuat. - Semangat
Kepahlawanan seperti cinta tanah air, cinta berkorban, pantang menyerah,
percaya pada kemampuan diri sendiri, suka menolong dan sebagainya menjadi
sumber motivasi dan modal sosial untuk mengatasi berbagai masalah sosial tersebut dan
sekaligus memacu guna mewujudkan keinginan dan harapan kita bersama.
.
Hadir dalam upacara Dandim 0725/Sragen Letkol Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, Kajari Kab. Sragen, AKP Sukijo mewakili Kapolres, Kapten Inf Suwarno mewakili Danyonif 408/Sbh, Ketua DPRD Kab. Sragen.
Pada kesempatan selanjutnya Pukul 08.30 bertempat di TMP Hastanan Manggala Putera dilanjutkan upacara Ziarah Nasional ,Bertindak sebagai Irup Dandim 0725/Sragen Letkol Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP . Upacara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan para Pahlawan serta meneruskan perjuangan para Pahlawan dengan cara mewujudkan masyarakat yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pendahulu Negara dan mempertahankan keutuhan Negara yang telah diperjuangkan demi tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Th. 1945, tidak menutup kemungkinan Momentum sejarah tersebut akan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu ( Eks Tapol/Napol, Raki ) untuk menimbulkan situasi dengan cara memutar balikkan sejarah.
Hadir dalam upacara Dandim 0725/Sragen Letkol Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, Kajari Kab. Sragen, AKP Sukijo mewakili Kapolres, Kapten Inf Suwarno mewakili Danyonif 408/Sbh, Ketua DPRD Kab. Sragen.
Pada kesempatan selanjutnya Pukul 08.30 bertempat di TMP Hastanan Manggala Putera dilanjutkan upacara Ziarah Nasional ,Bertindak sebagai Irup Dandim 0725/Sragen Letkol Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP . Upacara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan para Pahlawan serta meneruskan perjuangan para Pahlawan dengan cara mewujudkan masyarakat yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pendahulu Negara dan mempertahankan keutuhan Negara yang telah diperjuangkan demi tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Th. 1945, tidak menutup kemungkinan Momentum sejarah tersebut akan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu ( Eks Tapol/Napol, Raki ) untuk menimbulkan situasi dengan cara memutar balikkan sejarah.














