Sragen – Pagi itu, di sekitar SDN 2 Plumbungan, Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, aroma lumpur basah dan suara gemericik air bercampur dengan aktivitas yang tak biasa. Selokan yang sebelumnya dipenuhi endapan dan sampah kini menjadi pusat perhatian Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Di bawah terik yang mulai meninggi, para prajurit turun langsung, menyusuri saluran air, mengangkat lumpur, dan membuka aliran yang sempat tersumbat. Selasa (5/5/2026).
Dipimpin oleh Serka Mahmud Yunus, gerakan itu berjalan serempak. Dengan cangkul dan sekop di tangan, mereka membersihkan satu per satu bagian selokan, sementara air yang semula tertahan perlahan kembali mengalir. Warga sekitar ikut bergabung, menciptakan suasana gotong royong yang hidup. Sesekali tawa ringan terdengar, memecah keseriusan pekerjaan yang cukup menguras tenaga.
Bagi Serka Mahmud Yunus, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan saluran air, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap sehat, terutama di area sekolah. “Kalau selokan lancar, lingkungan jadi bersih dan tidak ada genangan. Ini penting, apalagi di sekitar sekolah, supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Perlahan, wajah selokan pun berubah. Dari yang semula keruh dan tersumbat, kini tampak lebih bersih dan mengalir kembali. Dari sudut SDN 2 Plumbungan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sederhana bisa membawa perubahan nyata. Bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama untuk terus menjaga kebersihan demi kenyamanan dan kesehatan semua. (M.Yunus)












