SRAGEN – Babinsa Desa Saradan Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, Serma Suharyono terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya dengan turun langsung membantu panen padi milik Sarimin di Dukuh Bangunrejo, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Rabu (15/7).
Selain ikut memanen, Serma Suharyono memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan petani mengenai hasil panen serta perkembangan harga gabah. Saat ini gabah kering panen (GKP) di tingkat tengkulak dibeli sekitar Rp6.500 per kilogram, yang dinilai petani masih belum sesuai harapan.
Serma Suharyono mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap sektor pertanian. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
“Kami ingin memastikan para petani tidak berjalan sendiri. Babinsa akan selalu hadir mendampingi setiap tahapan budidaya padi. Meski harga gabah saat ini masih berada di kisaran Rp6.500 per kilogram, kami berharap petani tetap semangat meningkatkan produktivitas. Ketahanan pangan hanya bisa terwujud apabila seluruh pihak terus bersinergi mendukung petani sebagai ujung tombak penyedia pangan,” ujar Serma Suharyono.
Sementara itu, Sarimin mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di sawah tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para petani.
“Pak Babinsa hampir selalu hadir saat kami membutuhkan, mulai dari musim tanam sampai panen. Bantuan tenaga yang diberikan sangat berarti dan membuat pekerjaan lebih cepat selesai. Harapan kami ke depan harga gabah bisa kembali meningkat sehingga biaya produksi yang sudah kami keluarkan sebanding dengan hasil yang diterima petani. Dengan harga yang lebih baik, petani tentu akan semakin bersemangat meningkatkan produksi,” tutur Sarimin.












