Jenar, 20 April 2015
Sertu Hariono Babinsa Dawung Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen
melaksanakan pemantauan tanaman padi pada hari Jum’at tanggal 17 April 2015
pukul 09.00 Wib s/d selesai di area persawahan milik warga Desa Dawung.
melaksanakan pemantauan tanaman padi pada hari Jum’at tanggal 17 April 2015
pukul 09.00 Wib s/d selesai di area persawahan milik warga Desa Dawung.
Hama tanaman padi merupakan kendala bagi petani untuk bisa
meningkatkan produksi usaha taninya. Bahkan serangan hama tertentu seperti
tikus, wereng, keong dan orong-orong bisa mengakibatkan puso atau gagal panen.
Seperti halnya dengan yang dialami oleh tanaman padi warga Desa Dawung, tanaman
padi milik warga Desa Dawung yang berusia ±35 hari diserang hama keong dan
orong-orong.
meningkatkan produksi usaha taninya. Bahkan serangan hama tertentu seperti
tikus, wereng, keong dan orong-orong bisa mengakibatkan puso atau gagal panen.
Seperti halnya dengan yang dialami oleh tanaman padi warga Desa Dawung, tanaman
padi milik warga Desa Dawung yang berusia ±35 hari diserang hama keong dan
orong-orong.
Dalam kesempatan itu Sertu Hariono selaku Babinsa Dawung yang
bertugas sebagai mitra petani memberikan masukan diantaranya mengajak para
petani untuk selalu memonitoring lahan sawah minimal 1 minggu sekali bahkan
kalau bisa 2 kali dalam seminggu. Hal ini bertujuan agar kita bisa sedini
mungkin mengetahui gejala serangan hama dan sedini mungkin mengambil tindakan
pencegahan atau pengendalian sehingga petani tidak mengalami gagal panen. Sertu
Hariono berharap dan sekaligus mengajak para petani untuk secara bijak
mengendalikan serangan hama tanaman
padi. Karena kalau kita sembarangan dalam mengendalikan hama terutama dalam
penggunaan insektisida justru kita sendiri yang akan dirugikan. Banyak kasus
serangan hama secara tiba-tiba yang
telah menggagalkan panen seperti contohnya serangan hama wereng pada tahun
lalu. Sekarang ini sudah banyak hama yang sudah tidak mempan lagi disemprot
dengan insektisida yang murah, akhirnya para petanilah yang terkena dampak
negatifnya, selain memerlukan biaya usaha tani yang lebih besar juga
produktivitas padi menjadi turun.
bertugas sebagai mitra petani memberikan masukan diantaranya mengajak para
petani untuk selalu memonitoring lahan sawah minimal 1 minggu sekali bahkan
kalau bisa 2 kali dalam seminggu. Hal ini bertujuan agar kita bisa sedini
mungkin mengetahui gejala serangan hama dan sedini mungkin mengambil tindakan
pencegahan atau pengendalian sehingga petani tidak mengalami gagal panen. Sertu
Hariono berharap dan sekaligus mengajak para petani untuk secara bijak
mengendalikan serangan hama tanaman
padi. Karena kalau kita sembarangan dalam mengendalikan hama terutama dalam
penggunaan insektisida justru kita sendiri yang akan dirugikan. Banyak kasus
serangan hama secara tiba-tiba yang
telah menggagalkan panen seperti contohnya serangan hama wereng pada tahun
lalu. Sekarang ini sudah banyak hama yang sudah tidak mempan lagi disemprot
dengan insektisida yang murah, akhirnya para petanilah yang terkena dampak
negatifnya, selain memerlukan biaya usaha tani yang lebih besar juga
produktivitas padi menjadi turun.













