Bukan hanya sawah yang menjadi perhatian aparat teritorial. Potensi budidaya ikan di pedesaan kini turut dipetakan sebagai salah satu penguat ketahanan pangan dan penggerak ekonomi masyarakat. Berangkat dari semangat itu, Serma Sri Widodo, Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen, melaksanakan survei kolam ikan milik Bapak Warno di Desa Tegalombo Kecamatan Gemolong, Kamis (02/07/2026).
Di sela peninjauan, Serma Sri Widodo berdiskusi langsung dengan pemilik kolam mengenai kondisi budidaya, ketersediaan air, jenis ikan yang dipelihara, hingga peluang pengembangannya. Menurutnya, potensi perikanan air tawar di Desa Tegalombo cukup besar apabila dikelola secara maksimal dengan pendampingan yang berkelanjutan.
“Kolam ikan bukan sekedar tempat budidaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu menopang kebutuhan keluarga. Karena itu kami ingin memastikan potensi yang dimiliki warga dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar. Babinsa siap mendampingi serta menjembatani koordinasi dengan instansi terkait apabila dibutuhkan,” kata Serma Sri Widodo.
Bapak Warno menyambut baik perhatian yang diberikan Babinsa terhadap usaha budidayanya. “Saya merasa senang karena usaha kecil seperti ini mendapat perhatian. Kehadiran Pak Babinsa menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budidaya ikan agar hasilnya semakin baik dan bisa menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.
Melalui kegiatan survei tersebut, Babinsa berharap budidaya ikan di Desa Tegalombo dapat berkembang menjadi salah satu potensi unggulan desa. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gemolong.












