Kalijambe, 16 Maret 2016
Pada hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 pukul 08.00 s/d 10.00 Wib bertempat
di Kantor Kec. Kalijambe Serda Masruri (Babinsa Ds. Banaran), Kalijambe melaksanakan
Komunikasi sosial dengan Appem ( Polsek dan Kecamatan Kalijambe ) membahas
tentang keamanan wilayah guna mencegah dan mengantisipasi permasalahan di wilayah.
di Kantor Kec. Kalijambe Serda Masruri (Babinsa Ds. Banaran), Kalijambe melaksanakan
Komunikasi sosial dengan Appem ( Polsek dan Kecamatan Kalijambe ) membahas
tentang keamanan wilayah guna mencegah dan mengantisipasi permasalahan di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut Babinsa Desa Banaran mengatakan Koordinasi
setiap ada permasalahan diwilayah supaya diselesaikan secara kekeluargaan
dengan cara musyawarah bersama mencari solusi terbaik demi terciptanya situasi
yang aman dan kundusip; Mohon dapatnya menciptakan sinergitas kerja antara
Babinsa, Bp. Lurah dan Binmas Polsek sehingga terjalin hubungan emosional
setiap waktu dengan demikian Aparat kewilayahan dapat bekerja dengan baik;
Adanya anggota Gafatar diwilayah yang pulang dirumah orang tuanya diwilayah Ds.
Donoyudan perlu diwaspadai jangan sampai ajaran tersebut masuk ke Desa lain dan
perlu setiap saat dipantau dan di monitor keberadaannya serta kegiatannya; dan
Dengan adanya kejadian tersebut perlu diintesipkan sosialisasi ditiap RT agar
faham tersebut di tolak secara mutlak karena telah bertentangan dengan NKRI.
setiap ada permasalahan diwilayah supaya diselesaikan secara kekeluargaan
dengan cara musyawarah bersama mencari solusi terbaik demi terciptanya situasi
yang aman dan kundusip; Mohon dapatnya menciptakan sinergitas kerja antara
Babinsa, Bp. Lurah dan Binmas Polsek sehingga terjalin hubungan emosional
setiap waktu dengan demikian Aparat kewilayahan dapat bekerja dengan baik;
Adanya anggota Gafatar diwilayah yang pulang dirumah orang tuanya diwilayah Ds.
Donoyudan perlu diwaspadai jangan sampai ajaran tersebut masuk ke Desa lain dan
perlu setiap saat dipantau dan di monitor keberadaannya serta kegiatannya; dan
Dengan adanya kejadian tersebut perlu diintesipkan sosialisasi ditiap RT agar
faham tersebut di tolak secara mutlak karena telah bertentangan dengan NKRI.













