Mondokan, 12 Februari 2016
Pada hari Selasa tanggal 9 Pebruari 2016 pukul 09.00 wib
Babinsa Pare Ds. Serka Cucuk KW Koramil 14/Mondokan Kodim 0725/Sragen
melaksanakan komsos dengan petani Ds.
Pare Kec. Mondokan sebagai upaya Binter dalam memberikan pendampingan kepada petani
dalam usaha produksi khusus pertanian guna meningkatkan ketahanan
pangan didaerah dalam mencapai swasembada pangan.
Babinsa Pare Ds. Serka Cucuk KW Koramil 14/Mondokan Kodim 0725/Sragen
melaksanakan komsos dengan petani Ds.
Pare Kec. Mondokan sebagai upaya Binter dalam memberikan pendampingan kepada petani
dalam usaha produksi khusus pertanian guna meningkatkan ketahanan
pangan didaerah dalam mencapai swasembada pangan.
Petani juga menyampaikan pertumbuhan tanaman padi dilahan
sawah tadah hujan pada masa tanam pertama tahun 2016 cukup bagus dan kebutuhan
pupuk tercukupi karena kebutuhan air untuk pertanian masih terpenuhi seiring
dengan intensitas curah hujan pada musim penghujan dengan harapan hasil usaha
produksi pertanian pada masa panen nantinya dapat mencapai target yang diharapkan,
dan untuk masa tanam kedua petani masih melaksanakan tanam padi meskipun akan
memasuki musim kemarau petani masih mengandalkan air hujan hal ini akan
berpengaruh terhadap hasil pertanian dibandingkan dengan hasil panen pada masa
tanam pertama.
sawah tadah hujan pada masa tanam pertama tahun 2016 cukup bagus dan kebutuhan
pupuk tercukupi karena kebutuhan air untuk pertanian masih terpenuhi seiring
dengan intensitas curah hujan pada musim penghujan dengan harapan hasil usaha
produksi pertanian pada masa panen nantinya dapat mencapai target yang diharapkan,
dan untuk masa tanam kedua petani masih melaksanakan tanam padi meskipun akan
memasuki musim kemarau petani masih mengandalkan air hujan hal ini akan
berpengaruh terhadap hasil pertanian dibandingkan dengan hasil panen pada masa
tanam pertama.
Untuk masa tanam
ketiga dan keempat petani beralih ketanaman palawija ( tanaman jagung dan ubi
kayu ) hal ini disebabkan lahan pertanian merupakan sawah tadah hujan pada
musim kemarau mengalami kekeringan minimnya irigasi, situ, bendungan maupun
sumur dan kondisi gegorafi wilayah Kec. Mondokan dengan dataran tinggi
menyulitkan petani dalam mendapatkan
pasokan air untuk lahan pertanian. Petani mengharapkan kepada babinsa agar
pemerintah memberikan sosuli dan bantuan alat pertanian kepada para petani agar
hasil pertanian dapat lebih meningkat dan surplus hasilnya. Kegiatan tersebut
berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai.
ketiga dan keempat petani beralih ketanaman palawija ( tanaman jagung dan ubi
kayu ) hal ini disebabkan lahan pertanian merupakan sawah tadah hujan pada
musim kemarau mengalami kekeringan minimnya irigasi, situ, bendungan maupun
sumur dan kondisi gegorafi wilayah Kec. Mondokan dengan dataran tinggi
menyulitkan petani dalam mendapatkan
pasokan air untuk lahan pertanian. Petani mengharapkan kepada babinsa agar
pemerintah memberikan sosuli dan bantuan alat pertanian kepada para petani agar
hasil pertanian dapat lebih meningkat dan surplus hasilnya. Kegiatan tersebut
berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai.













