Tangen, 19 Agustus 2013
Batituud Koramil-10/Tgn Pelda Sugimin mewakili
Danramil10/Tangen menghadiri Upacara Hari
Pramuka Tingkat Kwarran Tangen pada hari Rabu 14 Agustus 2013 dihalaman Kantor Kec. Tangen .
Danramil10/Tangen menghadiri Upacara Hari
Pramuka Tingkat Kwarran Tangen pada hari Rabu 14 Agustus 2013 dihalaman Kantor Kec. Tangen .
Di sela-sela Kegiatan
tersebut Batituud Koramil10/Tgn memberikan arahan tentang
Wawasan Kebangsaan diantaranya Rasa Kebangsaan, Menumbuhkan rasa kesatuan persatuan
tekad dan perasaan masyarakat terhadap kondisi bangsanya , untuk menjadi
bangsa yang kuat, dihormati dan disegani
diantara bangsa – bangsa lain yang diwujudkan dalam kesetiaan
masarakat terhadap pemerintah dan rela berkorban demi menegakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa .
tersebut Batituud Koramil10/Tgn memberikan arahan tentang
Wawasan Kebangsaan diantaranya Rasa Kebangsaan, Menumbuhkan rasa kesatuan persatuan
tekad dan perasaan masyarakat terhadap kondisi bangsanya , untuk menjadi
bangsa yang kuat, dihormati dan disegani
diantara bangsa – bangsa lain yang diwujudkan dalam kesetiaan
masarakat terhadap pemerintah dan rela berkorban demi menegakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa .
Paham Kebangsaan .
Guna terbentuknya pemahaman rakyat dan masyarakat yang sama terhadap Bansa dan Negara Indonesia
yang diproklamasikan pada tanggal
17 Agustus 1945 , hal ini tercermin pada
pemahaman tentang hak dan kewajiban
warga Negara yang sama dalam
upaya pembelaan Negara tanpa ada
diskriminasi.
Guna terbentuknya pemahaman rakyat dan masyarakat yang sama terhadap Bansa dan Negara Indonesia
yang diproklamasikan pada tanggal
17 Agustus 1945 , hal ini tercermin pada
pemahaman tentang hak dan kewajiban
warga Negara yang sama dalam
upaya pembelaan Negara tanpa ada
diskriminasi.
Semangat Kebangsaan. Untuk terbentuknya kwalitas ketangguhan
bangsa dalam menghadapi
berbagai ancaman , hal ini dapat
terlihat pada peristiwa Palagan
Ambarawa dengan semboyan “ Merdeka atau
Mati “, ini dijadikan
motivasi untuk melawan penjajah
guna mempertahankan NKRI.
bangsa dalam menghadapi
berbagai ancaman , hal ini dapat
terlihat pada peristiwa Palagan
Ambarawa dengan semboyan “ Merdeka atau
Mati “, ini dijadikan
motivasi untuk melawan penjajah
guna mempertahankan NKRI.













