Sragen – Disepanjang ruas jalan Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, ritme kerja Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus berpacu dengan waktu. Dari total target pengecoran sepanjang 1.100 meter, sebagian telah berhasil diselesaikan, menyisakan sekitar 700 meter lagi yang masih harus dituntaskan. Di tengah keterbatasan waktu dan kondisi lapangan, semangat prajurit bersama warga tetap terjaga, menghadirkan denyut pembangunan yang tak pernah berhenti. Senin (4/5/2026).
Pagi hingga sore, suara adukan semen dan langkah kaki yang hilir mudik membawa material menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Namun di balik itu, cuaca kerap menjadi tantangan tersendiri. Hujan yang turun tiba-tiba membuat jalan masuk menjadi becek, memperlambat mobilitas, bahkan hasil cor yang belum sepenuhnya kering harus kembali terkena guyuran air.
Serma Suharyono yang memimpin di lapangan mengakui kondisi tersebut menjadi hambatan yang cukup dirasakan. “Kami terus berupaya maksimal, namun cuaca sering berubah. Jalan masuk jadi becek sehingga distribusi material sedikit terhambat, dan terkadang cor yang belum kering sudah terkena hujan. Meski begitu, kami tetap optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ungkapnya.
Di tengah segala tantangan, tekad untuk menuntaskan pekerjaan tetap menjadi pegangan. Setiap meter yang tercor bukan hanya tentang jalan yang terbentuk, tetapi juga tentang harapan masyarakat akan akses yang lebih baik. Dari Desa Puro, perjuangan itu terus berjalan melawan cuaca, menaklukkan medan, dan menjaga semangat agar pembangunan dapat segera dirasakan sepenuhnya oleh warga. (M.Yunus).












