Jumat Tgl. 4 Mei 2018 pukul 09.00 – 11.00 Wib
bertempat di Aula Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen Koramil 16/Miri telah
melaksanakan Komsos dengan masyarakat dengan tema ” Bersama rakyat
mewujudkan NKRI bedaulat dan sejahtera ” dan dihadiri kurang lebih 50 orang.
bertempat di Aula Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen Koramil 16/Miri telah
melaksanakan Komsos dengan masyarakat dengan tema ” Bersama rakyat
mewujudkan NKRI bedaulat dan sejahtera ” dan dihadiri kurang lebih 50 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Miri Bp. Ancil Sudarto, AMP,
Danramil 16 / Miri Kapten Inf Kamalita, Pasi Intel Dim 0725/ Srg Lettu Inf
Kukuh Prihatin, Kanit Reskrim Polsek Miri Aiptu Suwito, Kepala Puskesmas Kec.
Miri dr. Muzani, Satgas MTA Kec. Miri, Ketua LDII Kec. Miri, Anggota Senkom
Kec. Miri, Anggota Kokam Kec. Miri, Anggota Banser Kec. Miri, Seluruh Kades
Kec. Miri, Toga, Tomas dan Toda Kec. Miri.
Danramil 16 / Miri Kapten Inf Kamalita, Pasi Intel Dim 0725/ Srg Lettu Inf
Kukuh Prihatin, Kanit Reskrim Polsek Miri Aiptu Suwito, Kepala Puskesmas Kec.
Miri dr. Muzani, Satgas MTA Kec. Miri, Ketua LDII Kec. Miri, Anggota Senkom
Kec. Miri, Anggota Kokam Kec. Miri, Anggota Banser Kec. Miri, Seluruh Kades
Kec. Miri, Toga, Tomas dan Toda Kec. Miri.
Dalam sambutannya Camat Miri,Bp.Ancil Sudarto, A.MP mengatakan bahwa pelaksanaan
di pemerintahan Kec. Miri menjadi stabil karena semua ini atas dukungan
masyarakat termasuk stabilitas keamanan juga terjamin dan harapannya seluruh
warga masyarakat Miri mengharapkan kemajuan di bidang ekonomi, mari bekerjasama
agar semua yang dilaksanakan bisa terwujud. Masyarakat akan menjadi ujung
tombak atas pelaksanaan program-program tingkat Kecamatan, kemudian tidak lama
lagi kita akan melaksanakan Pilgub Jateng agar masyarakat semua bisa
menggunakan hak suaranya dan jangan sampai Golput.
di pemerintahan Kec. Miri menjadi stabil karena semua ini atas dukungan
masyarakat termasuk stabilitas keamanan juga terjamin dan harapannya seluruh
warga masyarakat Miri mengharapkan kemajuan di bidang ekonomi, mari bekerjasama
agar semua yang dilaksanakan bisa terwujud. Masyarakat akan menjadi ujung
tombak atas pelaksanaan program-program tingkat Kecamatan, kemudian tidak lama
lagi kita akan melaksanakan Pilgub Jateng agar masyarakat semua bisa
menggunakan hak suaranya dan jangan sampai Golput.
Danramil 16 / Miri Kapten Inf Kamalita dengan mempertahankan ideologi
Pancasila melalui bela negara untuk menjaga keutuhan NKRI. Perang modern atau
perang yang menggunakan pihak ketiga dan termasuk kita ini perang melawan
peredaran Narkoba yang saat ini cukup menakutkan karena sudah masuk di seluruh
elemen masyarakat termasuk di bangku sekolah. Kemudian permainan
Plastesen juga mempengaruhi terhadap anak-anak kita semua, mari jaga anak-anak
kita jangan sampai terjerumus kejalan yang tidak baik. Dilingkungan Sragen
sangat kompleks sekali permasalahannya namun jika semua masyarakat mau peduli
dengan keadaan lingkungan disekitarnya pasti akan lebih nyaman dan aman.
Pancasila melalui bela negara untuk menjaga keutuhan NKRI. Perang modern atau
perang yang menggunakan pihak ketiga dan termasuk kita ini perang melawan
peredaran Narkoba yang saat ini cukup menakutkan karena sudah masuk di seluruh
elemen masyarakat termasuk di bangku sekolah. Kemudian permainan
Plastesen juga mempengaruhi terhadap anak-anak kita semua, mari jaga anak-anak
kita jangan sampai terjerumus kejalan yang tidak baik. Dilingkungan Sragen
sangat kompleks sekali permasalahannya namun jika semua masyarakat mau peduli
dengan keadaan lingkungan disekitarnya pasti akan lebih nyaman dan aman.
Pasi Intel Dim 0725/ Srg Lettu Inf Kukuh Prihatin menambahkan sesuai Undang-undang
1945 setiap lima tahun sekali bangsa Indonesia melaksanakan Pemilu, baik untuk
memilih Wakil-wakil rakyat di Legislatif maupun Presiden dan Wakil Presiden.
Seluruh TNI/Polri termasuk PNS atau seluruh Prajurit Kowil harus mengerti
tentang implementasi netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada. Bila ada
aparat keamanan di tempat TPS sifatnya hanya sebagai keamanan saja. Prajurit
TNI/Polri tidak diperbolehkan untuk mengarahkan kepada keluarganya untuk
memilih dan ini sudah masuk pelanggaran. Biarkan keluarga kita ini untuk
memilih sesuai aspirasinya masing-masing. TNI/Polri juga tidak memperbolehkan
meminjamkan kendaraan dinas atau memobilisasi untuk kepentingan Kampanye
walaupun kendaraan pribadi tetap tidak diperkenankan karena TNI/Polri Netral
sudah menjadi harga mati. diakhir acara telah dibagikan Sembako sebanyak 50
paket untuk seluruh peserta.
1945 setiap lima tahun sekali bangsa Indonesia melaksanakan Pemilu, baik untuk
memilih Wakil-wakil rakyat di Legislatif maupun Presiden dan Wakil Presiden.
Seluruh TNI/Polri termasuk PNS atau seluruh Prajurit Kowil harus mengerti
tentang implementasi netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada. Bila ada
aparat keamanan di tempat TPS sifatnya hanya sebagai keamanan saja. Prajurit
TNI/Polri tidak diperbolehkan untuk mengarahkan kepada keluarganya untuk
memilih dan ini sudah masuk pelanggaran. Biarkan keluarga kita ini untuk
memilih sesuai aspirasinya masing-masing. TNI/Polri juga tidak memperbolehkan
meminjamkan kendaraan dinas atau memobilisasi untuk kepentingan Kampanye
walaupun kendaraan pribadi tetap tidak diperkenankan karena TNI/Polri Netral
sudah menjadi harga mati. diakhir acara telah dibagikan Sembako sebanyak 50
paket untuk seluruh peserta.











