CEK GUDANG KIOS, BABINSA PASTIKAN OBAT HAMA DAN PUPUK SUBSIDI TERSEDIA

CEK GUDANG KIOS, BABINSA PASTIKAN OBAT HAMA DAN PUPUK SUBSIDI TERSEDIA

Kodim Sragen – Sertu Zuhud melangkah masuk ke Kios UD Makmur milik Bpk. Salamun Dk. Jatisari RT. 17, Ds. Karangjati, Kec. Kalijambe, Kamis (23/4) siang. Bukan untuk belanja, tapi mengecek. Di tangannya, daftar alokasi pupuk bersubsidi dan obat hama dari Dinas Pertanian.

Satu per satu ia cocokkan dengan stok di kios Urea, NPK Phonska, ZA, hingga insektisida untuk wereng dan penggerek batang.“Stok Urea untuk musim tanam ini aman, Pak?” tanya Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0725/Sragen itu ke pemilik kios.

“Aman, Pak. Urea masih 4 ton. NPK 3 ton. Obat hama juga ready. Yang langka justru SP-36,” jawab Salamun, pemilik kios.

Pengecekan ini rutin dilakukan Babinsa dengan tujuannya untuk pastikan petani tidak kesulitan cari pupuk dan obat saat hama menyerang. “Jangan sampai petani sudah siap tandur, tapi pupuk kosong. Atau kena wereng, tapi obatnya tidak ada,” tegas Zuhud.

Tak hanya cek jumlah, Zuhud juga cek harga. Pastikan sesuai HET, Urea Rp2.250/kg, NPK Phonska Rp2.300/kg. “Kalau ada yang main harga di atas HET, langsung lapor. Kasihan petani,” pesannya ke kelompok tani yang ikut mendampingi.

Soal kelangkaan SP-36, Zuhud langsung catat. Data itu akan dilaporkan ke Danramil untuk diteruskan ke dinas terkait. “Biar cepat ditambah. Petani butuh SP-36 buat akar kuat,” ujarnya.

 

Zuhud menyempatkan tempel daftar HET dan jenis obat hama di papan pengumuman desa. Biar semua petani tahu. Bagi Babinsa, mengawal pupuk dan obat hama sama pentingnya dengan mengawal wilayah. Sebab jika pangan aman, rakyat tenang. Dan itu dimulai dari memastikan pupuk tersedia di kios.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *