Berita  

DANDIM SHOLAD IED DI ALUN ALUN SRAGEN

DANDIM SHOLAD IED DI ALUN ALUN SRAGEN
Sragen, Minggu tgl 25  Juni 2017 pkl  06.00 s/d  06.45 wib
di Jl. Raya Sukowati depan Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen telah di
laksanakan Sholad Idul Fitri 1438 H/2017 M dengan tema ” Membangun
Masyarakat Yang Maju dan Guyub Rukun” sebagai Imam Drs. Ahmad Nadirin M.Ag
(Ka Kankemenag Srg) Khotib Drs. Mahmudi, M.Ag (Ketua BAZNAS Sragen) yang di
ikuti -/+10.000 jamaah. Hadir dalam kegiatan tsb dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni
Sukowati (Bupati Sragen), Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo M.MDS (Dandim
0725/Sragen), Dedy Endriyatno (Wabup Sragen), H. Untung Wiyono (mantan Bupati
Sragen), Untung Wibowo Sukowati, S. Com ( DPRD Prov. Jateng), Ka OPD terkait
Kab. Sragen, Pujono Elly Bayu Efendi, SE (DPRD Sragen) dan Jamaah Sholat Idul
Fitri
Inti khutbah Idul Fitri 1438 H di sampaikan oleh Drs. Mahmudi, M.Ag (Ketua
BAZNAS Sragen) diantaranya ucapan Syukur kita panjatkan atas semua nikmat
karunia dari Allah, seraya kita perbanyak sholawat dan salam untuk Nabi Muhammad
saw. Teriring doa semoga semua ibadah dan amal soleh yang kita lakukan selama
bula Ramadhan diterima dan diridhoi Allah, sehingga mampu mengangkat peringkat
dan derajat kita, menduduki martabat sebagiorang yang benar-benar bertakwa.  Karena hidayah dan inayah Allah SWT, saat ini
kita dipilih dan ditakdirkan untuk bisa hadir bersama-sama di tempat ini untuk
melaksanakan Sholat Idul Fitri dalam keadaan sehat aman dan damai dan masih
banyak saudara-saudara kita yang saat ini berhalangan hadir, ada yang sedang
dalam perjalanan, bahkan ada yang sedang terbaring sakit. Kita berdoa semoga
Allah SWT senantiasa memberikan kebaikan kepada mereka.
Idul Fitri merupakan momen aksi serentak yang melambangkan persatuan dan
kesatuan kaum muslimin. Melakukan kegiatan yang sama, mengumandangkan kata yang
sama, yaitu kalimah takbir, tahlil, tasbih dan tahmid.Idul Fitri artinya
kembali suci, bersih dari dosa seperti bayi baru lahir dari kandungan ibunya.
Karena dosa terhadap Allah telah dibersihkan dengan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan.
Sedangkan dosa dan kesalahan thd sesama manusia kita bersihkan dengan berhalal
bihalal, berjabat tangan saling memohon dan memberi maaf. Apabila dua orang
muslim berjumpa dan berjabat tangan, maka akan dihilangkan dosa mereka berdua
sebelum mereka berpisah (HR. Bukhari dan Muslim). Ramadhan sang tamu mulia itu,
kini telah berlalu meninggalkan kita rangkaian kesan masing-masing dari kita
mungkin berbeda, ada yang merasa sangat bahagia karena bisa beribadah secara
maksimal selama Ramadhan, namun ada pula yang menyesal karena kesibukan dan
lain hal sehingga merasa baru sedikit beribadah dan beramal, bahkan ada yang
belum memulainya, tahu-tahu Ramadhan sudah habis.
Ada tiga hal yang patut dicermati, untuk mendapatkan perhatian  Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan dlm
bingkai Hidup Guyup rukun, kita menyadari sepenuhnya bahwa manusia ditakdirkan oleh
Sang Pencipta Allah SWT hidup di dunia ini harus bersama-sama dan berinteraksi
dengan sesama manusia yang berbeda ras dan suku bangsanya. Seperti firman Allah
dalam surah A-Hujurat ayat 13. Meningkatan kesejahteraan umat dengan gemar
berbagi. Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah mengingatkan kepada kita dengan
sabdanya : Tidak akan sempurna iman seseorang dari kamu, dia hidup dalam
kecukupan sedangkan tetangganya dalam keadaan kelaparan. Bahkan dalam sebuah
Hadits yang diriwayatkan lmam Ahmad, Rasulullah bersabda: orang fakir sulit
ekonomi itu akan terjerumus kepada kekafiran Untuk menolong dan menyelamatkan
saudara-saudara kita itu marilah kita berbagi, meningkatkan amal solih dg
mengeluarkan infaq dan membayar zakat bagi yang telah mencapai nisab.

Meningkatkan Pengawasan kepada anak dan waspada terhadap Narkoba saat ini
kita berada di era yang sangat rentan terhadap hal-hal negative, terutama dalam
kehidupan remaja. Untuk itu harus memperhatikan faktor-faktor yang dapat
mendorong terjadi hal-hal yang kurang baik. Secara internal remaja itu memiliki
masalah dalam pertumbuhan jasmani dan rohani, sementara secara eksternal remaja
sering dihadapkan dengan tantangan dan godaan kehidupan dimasyarakat. Apabila
orang tua kurang memberikan perhatian dan tidak menjadi contoh yang baik
terhadap anak-anak dalam keluarga, maka banyak sekali anak yang gagal menjadi
anak yang solih dan solihah, pengaruh sosmed dan internet yang sangat mudah
diakses,tayangan TV yang mengarah kepada kekerasan, sementara ada orang yang
sengaja memanfaatkan situasi. mencari keuntungan material dengan menjual miras
dan narkoba.Sebagai orang tua sekarang perlu meningkatkan pengawasan thd anak-anaknya
dari perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama dan tata krama.Serta hak
anak yang harus dipenuhi orang tuanya ialah mengajarkan baca tulis, berenang,
memanah, dan memberikan rizki(nafkah) yg halal.
DANDIM SHOLAD IED DI ALUN ALUN SRAGEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *