Sragen, 17 Februari 2016
Seluruh
Prajurit dan PNS Kodim 0725/Sragen menerima jam Komandan yang dilaksanakan
setelah upacara bendera 17-an, ini merupakan sarana komunikasi antara atasan
dan bawahan untuk menyampaikan arahan maupun pembekalan, sekaligus sebagai
media untuk meneruskan kebijakan pimpinan kepada seluruh personel di lingkungan
Kodim 0725/Sragen yang bertempat di Aula Makodim 0725/Sragen, Rabu ( 17/2/16 )
Prajurit dan PNS Kodim 0725/Sragen menerima jam Komandan yang dilaksanakan
setelah upacara bendera 17-an, ini merupakan sarana komunikasi antara atasan
dan bawahan untuk menyampaikan arahan maupun pembekalan, sekaligus sebagai
media untuk meneruskan kebijakan pimpinan kepada seluruh personel di lingkungan
Kodim 0725/Sragen yang bertempat di Aula Makodim 0725/Sragen, Rabu ( 17/2/16 )
Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim mengatakan kehadiran Babinsa
dalam bidang pertanian bukan untuk mengambil alih tugas penyuluh pertanian.
Babinsa hanya ingin mensukseskan program swasembada pangan yang harus dicapai
dalam waktu tiga tahun ini. Kalau
terjadi kendala dilapangan segera
laporkan.
dalam bidang pertanian bukan untuk mengambil alih tugas penyuluh pertanian.
Babinsa hanya ingin mensukseskan program swasembada pangan yang harus dicapai
dalam waktu tiga tahun ini. Kalau
terjadi kendala dilapangan segera
laporkan.
Lebih
lanjut, Komandan Kodim 0725/Sragen menyampaikan kepada seluruh Prajurit Kodim
Sragen agar senantiasa meningkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas serta
menghindari perbuatan negatif yang dapat merusak citra TNI Angkatan Darat di
mata masyarakat. Atur perekonomian dengan sebaik- baiknya hindari meminjam uang
Cuma untuk kebutuhan yang konsumtif, agar tidak terjebak hutang yang
berkepanjangan.
lanjut, Komandan Kodim 0725/Sragen menyampaikan kepada seluruh Prajurit Kodim
Sragen agar senantiasa meningkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas serta
menghindari perbuatan negatif yang dapat merusak citra TNI Angkatan Darat di
mata masyarakat. Atur perekonomian dengan sebaik- baiknya hindari meminjam uang
Cuma untuk kebutuhan yang konsumtif, agar tidak terjebak hutang yang
berkepanjangan.













