Berita  

KODIM 0725/SRAGEN GIAT UPACARA NAPAK TILAS SEJARAH PERJUANGAN BHAYANGKARA

KODIM 0725/SRAGEN GIAT UPACARA NAPAK TILAS SEJARAH PERJUANGAN BHAYANGKARA
Sragen, 30 Oktober 2013.
Anggota Kodim
0725/Sragen Upacara
Napak Tilas Sejarah Perjuangan Bhayangkara melaksanakan
pada hari
Selasa, tanggal 29 Oktober 2013 pukul 09.00 s.d 09.45
bertempat di
lapangan Kec. Gondang, Kab. Sragen , Bertindak sebagai Irup AKBP Dhani Hernando,
SIK, MH
(Kapolres Sragen) yang diikuti + 
500 orang.
Hadir dalam acara tersebut :
a.         AKBP Dhani Hernando, SIK, MH
(Kapolres Sragen)
.
b.         Kombes Moch Bandrus (Dansat Polda
Jateng).
c.         AKBP Sudiyana (Dansat Brimob Polda
Jateng)
            .
d.         Kapten Inf Suwarno (Yonif 408/Sbh).
e.         Pelda Suwignyo (Subdenpom Sragen)
f.          Muspika Gondang.
                                   
Pasukan dalam upacara tersebut :
a.         1 SST Panji-panji
Polri
b.         2 SST Korsik.
                        c.         2 SST gabungan Kodim 0725/Sragen dan Yonif 408/Sbh.                
d.         1 SST Brimob Polda
Jateng
.                     
                        e.         2 SST Polres Sragen.
                        f.          1 SST Satpol PP Pemkab. Sragen.
                        g.         1 SST Satpam.
                        h.         1 SST Hansip.
                        i.          1 SST pelajar Pramuka.
Inti Amanat Kapolda Jateng Irjen Drs. Dwi Priyatno yang dibacakan  oleh Irup sbb :
a.         Mengawali amanat
ini marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT
karena atas segala limpahan rohmad
nya sehingga pada hari ini kita dapat hadir pada kegiatan
ini.
b.         Polri terlibat secara langsung di
berbagai pertempuran melawan penjajah bersama-sama dengan angkatan bersenjata
lainnya, kondisi ini merupakan suatu konsekwensi dimana pada saat itu
Kepolisian lahir sebagai satu-satunya satuan bersebjata yang relatif lengkap.
c.         Berselang 4 (empat) hari setelah
kemerdekaan RI tepatnya pada tanggal 21 Agustus 1945 secara tegas barisan
Polisi istimewa saat itu melahirkan diri sebagai pasukan Polisi RI yang
dipimpin oleh Inspektur Polisi Tingkat Satu Mohammad Yasin di Surabaya, langkah
awal yang dilakukan selain mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata milik
negara Jepang.
d.         Sejarah bergulir pada tanggal 29
September 1945 ketika Tentara sekutu yang diboncengi ribuan tentara Belanda
menyerbu Indonesia dengan dalih melucuti tentara Jepang, pada kenyataannya
pasukan sekutu tersebut justru ingin membantu belanda menjajah kembali
Indonesia.
e.         Polisi adalah suatu kebutuhan bagi
lembaga Kepolisian di negara modern untuk mengaktualisasikan pelaksanaan tugas
pokoknya agar senantiasa mampu beradaptasi terhadap kebutuhan dinamika
masyarakat.

Setelah
upacara pembukaan Kapolres Sragen memberangkatkan Pleton pertama yang akan
melaksanakan napak tilas dan rencana kegiatan ini akan berakhir di Kab.
Cilacap.
Bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk
untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu Kepolisian RI
, sebagai generasi
muda akan dapat menghargai nilai-nilai perjuangan para pendahulunya
.

KODIM 0725/SRAGEN GIAT UPACARA NAPAK TILAS SEJARAH PERJUANGAN BHAYANGKARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *