Sragen, 07 November 2017 pukul
12.40 s.d 13.45 ratusan personil TNI Kodim 0725/Sragen dan POLRI tampak
memenuhi pertigaan maupun perempatan jalan sepanjang Grompol masaran sampai
sragen kota. Ya mereka sedang melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Ir. H.
Joko Widodo (Presiden RI) dalam rangka penyerahan Sertipikat dari PRONA (Proyek
Operasi Nasional Agraria) sebanyak 10.200 Sertipikat yang terdiri dari Wilayah
Karisidenan Soloraya di Stadion Taruna Jl. Veteran Kp. Taman Asri Kel. Kroyo
Kec. Karangmalang Kab. Sragen. Sebagai penanggungjawab kegiatan Dr. Sofyan
Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional)
diikuti sekitar 10.000 orang.
12.40 s.d 13.45 ratusan personil TNI Kodim 0725/Sragen dan POLRI tampak
memenuhi pertigaan maupun perempatan jalan sepanjang Grompol masaran sampai
sragen kota. Ya mereka sedang melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Ir. H.
Joko Widodo (Presiden RI) dalam rangka penyerahan Sertipikat dari PRONA (Proyek
Operasi Nasional Agraria) sebanyak 10.200 Sertipikat yang terdiri dari Wilayah
Karisidenan Soloraya di Stadion Taruna Jl. Veteran Kp. Taman Asri Kel. Kroyo
Kec. Karangmalang Kab. Sragen. Sebagai penanggungjawab kegiatan Dr. Sofyan
Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional)
diikuti sekitar 10.000 orang.
Hadir dalam kegiatan H. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Mayjen TNI
Tatang Sulaiman (Pangdam IV/Dip), Irjen Pol Condro Kirono (Kapolda Jateng, Kolonel
Inf Widi Prasetijono (Danrem 074/Wrt), Letkol Arh Camas Prasetyo, MMDS (Dandim
0725/Srg), Letkol Inf Muhammad Ary Yudistira, SIP (Danyonif Raider 408/Sbh), AKBP
Arif Budiman, SIK (Kapolres Sragen), dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati
(Bupati Sragen) dan lain lain.
Tatang Sulaiman (Pangdam IV/Dip), Irjen Pol Condro Kirono (Kapolda Jateng, Kolonel
Inf Widi Prasetijono (Danrem 074/Wrt), Letkol Arh Camas Prasetyo, MMDS (Dandim
0725/Srg), Letkol Inf Muhammad Ary Yudistira, SIP (Danyonif Raider 408/Sbh), AKBP
Arif Budiman, SIK (Kapolres Sragen), dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati
(Bupati Sragen) dan lain lain.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Pukul 12.50 Wib menyanyikan lagu Indonesia
Raya, tarian Sukowati, arahan dari Dr. Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional), penyerahan Sertipikat Tanah oleh
Presiden RI kepada perwakilan 12 orang penerima dan sambutan dari Presiden RI-1
Ir. H. Joko Widodo.
Raya, tarian Sukowati, arahan dari Dr. Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional), penyerahan Sertipikat Tanah oleh
Presiden RI kepada perwakilan 12 orang penerima dan sambutan dari Presiden RI-1
Ir. H. Joko Widodo.
Arahan dari Dr. Sofyan Djalil selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala
Badan Pertahanan Nasional antara lain Bahwa untuk saat ini Serpikat akan
dibagikan sebanyak 10.200 yang terdiri dari Wilayah Solo Raya. Sertipikat ini
adalah sebagian yang sudah jadi, namun saat ini yang hadir hanya sekitar 9.702
orang. Untuk di Jawa Tengah tahun depan pada 2018 akan membuat Sertipikat lagi
sebanyak 667 ribu Sertipikat. Kemudian Tahun depannya lagi pada 2019 akan
membuat Sertipikat sebanyak1 Juta 200 ribu Serrtipikat. Program Sertipikat Ini
adalah merupakan perintah langsung dari Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI), dan
pada tahun ini yaitu 2017 di seluruh Indonesia sudah membuat Sertipikat
sebanyak 5 Jt Sertipikat.
Badan Pertahanan Nasional antara lain Bahwa untuk saat ini Serpikat akan
dibagikan sebanyak 10.200 yang terdiri dari Wilayah Solo Raya. Sertipikat ini
adalah sebagian yang sudah jadi, namun saat ini yang hadir hanya sekitar 9.702
orang. Untuk di Jawa Tengah tahun depan pada 2018 akan membuat Sertipikat lagi
sebanyak 667 ribu Sertipikat. Kemudian Tahun depannya lagi pada 2019 akan
membuat Sertipikat sebanyak1 Juta 200 ribu Serrtipikat. Program Sertipikat Ini
adalah merupakan perintah langsung dari Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI), dan
pada tahun ini yaitu 2017 di seluruh Indonesia sudah membuat Sertipikat
sebanyak 5 Jt Sertipikat.
Program kedepan dari BPN Pusat yaitu akan membuat Sertipikat, karena ini
adalah langsung perintah dari Presiden,sehingga dalam pembuatan
Sertipikat tersebut paling lambat Tahun 2025 tanah di seluruh Jawa Tengah
akan sudah bersertipikat semua. Pada acara ini akan ada 12 perwakilan ayang
akan menerima Sertipikat dari Presiden RI, hendaknya Bapak Presiden dapat
menyerahkannya.
adalah langsung perintah dari Presiden,sehingga dalam pembuatan
Sertipikat tersebut paling lambat Tahun 2025 tanah di seluruh Jawa Tengah
akan sudah bersertipikat semua. Pada acara ini akan ada 12 perwakilan ayang
akan menerima Sertipikat dari Presiden RI, hendaknya Bapak Presiden dapat
menyerahkannya.
Adapun Sambutan dari Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI) antara lain “ Saya
melihat bahwa saat ini banyak sekali dari masyarakat yang megeluh terkait
dengan permasalahan tanah, dari Sabang sampai Maraoke yang dipermasalahkan
hanya masalah Sengketa tanah, yaitu antara masyarakat dengan pemerintah,
masyarakat dengan BUMN, dan masalah tersebut terdengar sampai di telinga saya,
dimana masyarakat tersebut meminta tolong supaya dibantu dalam menyelesaikan
sengketa tanah tersebut, namaun bagaimana saya bisa bantu bila masyarakat tidak
mempunyai Sertifikat, maka dari itu semua tanah di Indonesia harus bersertipikat”.
melihat bahwa saat ini banyak sekali dari masyarakat yang megeluh terkait
dengan permasalahan tanah, dari Sabang sampai Maraoke yang dipermasalahkan
hanya masalah Sengketa tanah, yaitu antara masyarakat dengan pemerintah,
masyarakat dengan BUMN, dan masalah tersebut terdengar sampai di telinga saya,
dimana masyarakat tersebut meminta tolong supaya dibantu dalam menyelesaikan
sengketa tanah tersebut, namaun bagaimana saya bisa bantu bila masyarakat tidak
mempunyai Sertifikat, maka dari itu semua tanah di Indonesia harus bersertipikat”.
“Di Negara Indonesia ini tanah yang belum sertipikat masih banyak, dimana
dalam waktu dekat ini Mneteri BPN harus menyelesaikan160 Juta tanah yang belum
bersertipikat di Indonesia. Menteri BPN menyampaikan bahwa pada tahun 2025 di
Jawa Tengah akan menyelesaikan semua tanah yang belum bersertipikat, namun saya
rasa kelamaan, untuk itu saya sampaikan kepada Meneteri BPN bahwa untuk Tahun
2023 tanah di Jawa Tengah harus sudah bersertipikat semua. Saya harapkan tahun
demi tahun program pembuatan Sertipikat semakin meningkat, dimana pada Tahun
ini sudah menyelesaikan 5 Juta Sertipikat, target tahun depannya harus
selesai 7 Juta Sertipikat, kemudian tahun depannya harus mempunyai target 9 Jt
sertipikat, begitu juga tahun depanya harus semakin meningkat, untuk itu
Menteri BPN harus bekerja keras, karena jika masyarakat menemui permasaahan
terait sengketa terus, maka kasihan pada rakyat, dimana rakyatlah yang akan
selalu kalah, karena tanah yang dimiliki oleh rakyat belum bersertipikat. Sertifikat
tanah itu sangat penting bagi rakyat, untuk itu Menteri BPN harus bekerja keras
untuk menyelesaikan masalah sertipikat, karena Tugas Menteri harus seperti itu,
jangan hanya tidur, Tugas Menteri harus melayani rakyat dengan baik”.
dalam waktu dekat ini Mneteri BPN harus menyelesaikan160 Juta tanah yang belum
bersertipikat di Indonesia. Menteri BPN menyampaikan bahwa pada tahun 2025 di
Jawa Tengah akan menyelesaikan semua tanah yang belum bersertipikat, namun saya
rasa kelamaan, untuk itu saya sampaikan kepada Meneteri BPN bahwa untuk Tahun
2023 tanah di Jawa Tengah harus sudah bersertipikat semua. Saya harapkan tahun
demi tahun program pembuatan Sertipikat semakin meningkat, dimana pada Tahun
ini sudah menyelesaikan 5 Juta Sertipikat, target tahun depannya harus
selesai 7 Juta Sertipikat, kemudian tahun depannya harus mempunyai target 9 Jt
sertipikat, begitu juga tahun depanya harus semakin meningkat, untuk itu
Menteri BPN harus bekerja keras, karena jika masyarakat menemui permasaahan
terait sengketa terus, maka kasihan pada rakyat, dimana rakyatlah yang akan
selalu kalah, karena tanah yang dimiliki oleh rakyat belum bersertipikat. Sertifikat
tanah itu sangat penting bagi rakyat, untuk itu Menteri BPN harus bekerja keras
untuk menyelesaikan masalah sertipikat, karena Tugas Menteri harus seperti itu,
jangan hanya tidur, Tugas Menteri harus melayani rakyat dengan baik”.
“Saya berpesan kepada rakyat setelah diberikannya sertifikat tanah ini,
supaya berikan plastik dan di fotokopi, dan biasanya jika rakyat sudah
mempunyai sertipiat mau disekoahkan atau dibuat meminjam ke Bank. Saya
menghimbau boleh-boeh saja meminjam ke Bank, namun harus melihat Bank tersebut
dan memilih bunganya yang paling kecil, serta dalam meminjam ke Bank dilihat
terlebih dahulu nominalnya, apakah bisa mengembalikan atau tidak. Saya berpesan
jika sudah meminjam ke Bank pakailah untuk modal usaha kerja, jangan digunakan
untuk bergaya, jadi dari untung usaha modal tersebut baru bisa digunakan untuk
bergaya”.
supaya berikan plastik dan di fotokopi, dan biasanya jika rakyat sudah
mempunyai sertipiat mau disekoahkan atau dibuat meminjam ke Bank. Saya
menghimbau boleh-boeh saja meminjam ke Bank, namun harus melihat Bank tersebut
dan memilih bunganya yang paling kecil, serta dalam meminjam ke Bank dilihat
terlebih dahulu nominalnya, apakah bisa mengembalikan atau tidak. Saya berpesan
jika sudah meminjam ke Bank pakailah untuk modal usaha kerja, jangan digunakan
untuk bergaya, jadi dari untung usaha modal tersebut baru bisa digunakan untuk
bergaya”.
“Perlu diketahui bahwa Negara ini adalah Negara yang besar, kita mempunyai
17 ribu pulau dan mempunyai suku yang berbeda-beda, jika kita bisa satukan,
maka itu akan menjadi Negara yang besar, maka dari itu kita semua harus
bersatu, karena inilah yang perlu saya ingatkan, bahwa kita adalah setanah air,
persaudaraan ini harus kita jalin, namun yang selama terjadi banyak rakyat yang
tidak sadar bahwa Negara ini adalah negara yang sangat besar”.
17 ribu pulau dan mempunyai suku yang berbeda-beda, jika kita bisa satukan,
maka itu akan menjadi Negara yang besar, maka dari itu kita semua harus
bersatu, karena inilah yang perlu saya ingatkan, bahwa kita adalah setanah air,
persaudaraan ini harus kita jalin, namun yang selama terjadi banyak rakyat yang
tidak sadar bahwa Negara ini adalah negara yang sangat besar”.
Selesai sambutan dilanjutkan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada
12 orang penerima oleh Presiden RI didampingi oleh Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional.
12 orang penerima oleh Presiden RI didampingi oleh Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional.













