Sragen, 3 November 2016
Bertempat di Aula Makodim, Pada hari Rabu tanggal 2 November 2016 pukul 20.00 Wib Anggota Makodim 0725/Sragen melaksanakan nonton bareng acara live Mata Najwa di televisi nasional Metro TV dengan tema Menjaga
Bhineka dengan narasumber Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantiyo,
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua MPR
Zulkifi Hasan, Ketua MUI Ma’ruf Amin, Ketua PBNU Said Agil Siradj, Sektum
Muhammadiyah Abdul Mu’ti serta yenny Wahid putri Gus Dur sedangkan untuk Koramil nonton bareng di Makoramil
masing-masing bersama Polri dan masyarakat.
Bhineka dengan narasumber Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantiyo,
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua MPR
Zulkifi Hasan, Ketua MUI Ma’ruf Amin, Ketua PBNU Said Agil Siradj, Sektum
Muhammadiyah Abdul Mu’ti serta yenny Wahid putri Gus Dur sedangkan untuk Koramil nonton bareng di Makoramil
masing-masing bersama Polri dan masyarakat.
Adapun Update dalam tema
Menjaga Bhineka sbb : Kapolri mengatakan Unras dijamin aman, proses laporan polisi 11 laporan Lid
untuk mencari fakta masuk pidana atau tidak (penistaan agama) yang diucapkan
Ahok proses masih berlanjut dalam penyelidikan Polri. Karena tekanan dari
pendemo agar tidak terjadi sesuatu hal diwilayah Jakarta akhirnya Kapolri
melakukan Lid terhadap kasus Ahok dan saksi-saksi. Langkah-langkah yang sudah
dilakukan Polri tolong dihargai kerja Polri untuk kasus Ahok dan ini resiko
buat institusi Polri apabila gegabah dalam menangani proses penistaan agama
oleh Ahok.
Menjaga Bhineka sbb : Kapolri mengatakan Unras dijamin aman, proses laporan polisi 11 laporan Lid
untuk mencari fakta masuk pidana atau tidak (penistaan agama) yang diucapkan
Ahok proses masih berlanjut dalam penyelidikan Polri. Karena tekanan dari
pendemo agar tidak terjadi sesuatu hal diwilayah Jakarta akhirnya Kapolri
melakukan Lid terhadap kasus Ahok dan saksi-saksi. Langkah-langkah yang sudah
dilakukan Polri tolong dihargai kerja Polri untuk kasus Ahok dan ini resiko
buat institusi Polri apabila gegabah dalam menangani proses penistaan agama
oleh Ahok.
Panglima TNI,Gen bangsa
Indonesia adalah (Patriot sejati) tidak pernah menjadi orang yang penakut
apabila ditakut takuti, tidak akan diitolerir apabila ingin memecah belah
bangsa, TNI akan menjadi garda terdepan. Antisipasi ada kelompok yang ingin
menunggangi Unras 4 Nopember 2016, NKRI harga mati dan Bhineka Tunggal Ika
menjadi pedoman bangsa Indonesia, Kapolri sudah korbankan STR dalam kasus ini
jangan sampai pihak Polri tidak serius karena masa Unras berikutnya akan lebih
besar lagi apabila tidask konsisten.
Indonesia adalah (Patriot sejati) tidak pernah menjadi orang yang penakut
apabila ditakut takuti, tidak akan diitolerir apabila ingin memecah belah
bangsa, TNI akan menjadi garda terdepan. Antisipasi ada kelompok yang ingin
menunggangi Unras 4 Nopember 2016, NKRI harga mati dan Bhineka Tunggal Ika
menjadi pedoman bangsa Indonesia, Kapolri sudah korbankan STR dalam kasus ini
jangan sampai pihak Polri tidak serius karena masa Unras berikutnya akan lebih
besar lagi apabila tidask konsisten.
Ketua PBNU, Proses hukum apabilaterbukti melakukan penistaan agama
bagi Ahok (apabila proses hukum Ahokdari Polri terbukti ini adalah Domentnya
Polri) jangan dicampurkan antara agama dan politik. PP Muhammadiyah) Suudhon yang selama ini dapat jatuhkan
Ahok tunggu peoses hukum dari Polri. Setuju dengan apa disampaikan Panglima TNI
pegangvteguhpersatuan dan kesatuanbangsa Indonesia, Menteri agama,Menghargai
pihak lain dan saling tenggang rasa antara satu dengan yang lain sesuai
pancasila. Kegiatan menyaksikan nonton
bareng di Makoramil 14/Mondokan dalam acara live Mata Najwa di televisi
nasional Metro TV dengan tema Menjaga Bhineka dengan narasumber
Panglima TNI beserta kapolri dan para tokoh ulama nasional dengan jumlah
pemirsa /penonton di Koramil 14/Mondokan adalah TNI 7 orang, Polri 3 orang dan
masyarakat 8 orang.
bagi Ahok (apabila proses hukum Ahokdari Polri terbukti ini adalah Domentnya
Polri) jangan dicampurkan antara agama dan politik. PP Muhammadiyah) Suudhon yang selama ini dapat jatuhkan
Ahok tunggu peoses hukum dari Polri. Setuju dengan apa disampaikan Panglima TNI
pegangvteguhpersatuan dan kesatuanbangsa Indonesia, Menteri agama,Menghargai
pihak lain dan saling tenggang rasa antara satu dengan yang lain sesuai
pancasila. Kegiatan menyaksikan nonton
bareng di Makoramil 14/Mondokan dalam acara live Mata Najwa di televisi
nasional Metro TV dengan tema Menjaga Bhineka dengan narasumber
Panglima TNI beserta kapolri dan para tokoh ulama nasional dengan jumlah
pemirsa /penonton di Koramil 14/Mondokan adalah TNI 7 orang, Polri 3 orang dan
masyarakat 8 orang.













