Kalijambe, 16 Maret 2016
Pada
hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 pukul 08.00 s/d 10.00 Wib bertempat Koramil
18/Kalijambe telah dilaksanakan kegiatan pembinaan pemberdayaan KBT (LVRI dan Perip
Ranting Kalijambe ) yang dihadiri oleh + 20 orang.
hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 pukul 08.00 s/d 10.00 Wib bertempat Koramil
18/Kalijambe telah dilaksanakan kegiatan pembinaan pemberdayaan KBT (LVRI dan Perip
Ranting Kalijambe ) yang dihadiri oleh + 20 orang.
Materi
yang disampaikan oleh Eko Warsono mewakili Danramil 18/Kalijambe adalah tentang
tentang adalah “ kewaspadaan terhadap
bahaya teror dan narkoba dilingkungan kita “ antara lain : Aksi teror merupakan ancaman yang sangat
serius dan menakutkan terutama diwilayah yang ada kaitannya dengan simbul agama
dan negara sehingga kita sebagai Aparat Teritorial harus melawannya, oleh
karena itu penyakit masyarakat tersebut harus kita dukung dalam pemberantasannya;
Kewaspadaan terhadap bahaya Narkotika yang telah menjamur dikalangan pedesaan
dan sekolahan, maka kita harus bisa mendampingi keluarga maupun tetangga dan
dilingkungan untuk dapatnya mencegah hal tersebut diperlukan dukungan oleh
semua pihak dengan cara pembinaan rohani setiap saat.
yang disampaikan oleh Eko Warsono mewakili Danramil 18/Kalijambe adalah tentang
tentang adalah “ kewaspadaan terhadap
bahaya teror dan narkoba dilingkungan kita “ antara lain : Aksi teror merupakan ancaman yang sangat
serius dan menakutkan terutama diwilayah yang ada kaitannya dengan simbul agama
dan negara sehingga kita sebagai Aparat Teritorial harus melawannya, oleh
karena itu penyakit masyarakat tersebut harus kita dukung dalam pemberantasannya;
Kewaspadaan terhadap bahaya Narkotika yang telah menjamur dikalangan pedesaan
dan sekolahan, maka kita harus bisa mendampingi keluarga maupun tetangga dan
dilingkungan untuk dapatnya mencegah hal tersebut diperlukan dukungan oleh
semua pihak dengan cara pembinaan rohani setiap saat.
Dalam
mengisi kemerdekaan Indonesia dan arus Globalisasi yang semakin kencang
terutama pasar bebas tahun 2016 yang senantiasa produk-produk asing yang tidak
bermanfaat harus ditolak; dan Bentengi keimanan kita dan keluarga serta
masyarakat dari pengaruh dari isue-isue yang mendiskriditkan agama dan bangsa
yang dapat menjerumuskan generasi penerus bangsa.
mengisi kemerdekaan Indonesia dan arus Globalisasi yang semakin kencang
terutama pasar bebas tahun 2016 yang senantiasa produk-produk asing yang tidak
bermanfaat harus ditolak; dan Bentengi keimanan kita dan keluarga serta
masyarakat dari pengaruh dari isue-isue yang mendiskriditkan agama dan bangsa
yang dapat menjerumuskan generasi penerus bangsa.













