Kamis, 04 Juli 2019 pukul 10.00 s/d 11.30 Wib Serda Moch Rokhim Babinsa Desa kadipiro mewakili Danramil 08/Sambirejo menghadiri kegiatan penanggulangan HIV & TBC desa kadipiro Kec Sambirejo tahun 2019 bertempat di kantor balai desa Kadipiro Kec Sambirejo.
Hadir dalam acara tersebut Ketua UPTD Puskesmas sambirejo Dr Wisnu Retnaningsih, Kepala UPTD Dinas P& K Sambirejo Suparno,Spd yang mewakili, Bpk Usman taufik sekdes desa kadipiro mewakili kepala desa kadipiro, Serda Moch Rokhim Babinsa kadipiro mewakili Danrami sambirejo, Bripka yoga Santosa SH Babinkamtibmas mewakili kapolsek sambirejo, Kader posyandu sedesa kadipiro dan Bidan desa ibu Arinta Dewi Amd.keb.
Dr Wisnu Retnaningsih mengatakan bahwa orang dengan HIV mudah terserang dengan bakteri penyebab tuberkulosis (TBC), Mycobacterium tuberculosis. Kekebalan tubuh pasien TBC yang rendah menjadi jalan terbuka bakteri TBC untuk ‘menyerang’.
TBC menular lewat udara. Mengingat orang dengan HIV punya daya tahan tubuh rendah, ia perlu segera melakukan uji infeksi TB.
“ Gejala TBC yang dialami seseorang, terutama TBC paru-paru biasanya batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu, demam, berat badan turun tanpa sebab, keringat malam, lelah, nafsu makan berkurang, dan dahak dengan bercak darah “ ujar Dr Wisnu.
Jenis TBC laten termasuk kondisi yang diam-diam membahayakan. Seseorang tidak mengalami gejala TBC seperti pada umumnya.
“ Ketika seseorang terkena TBC laten, bakteri TBC sudah mengggerogoti paru-paru. Untuk memastikan penderita HIV terhindar dari TBC, ia harus menjalani pemeriksaan ini setiap tahun. Bila penderita HIV positif TBC, ia membutuhkan pengobatan secara rutin “ pungkasnya.













