Sragen, 4 Mei 2015
Dibawah pimpinan Komandan Kodim
0725/Sragen Letkol Inf. Edi Saputra, S.I.P seluruh angota Kodim 0725/Sragen Perwira,
Bintara, Tamtama maupun PNS Kodim
0725/Sragen mendapatkan Jam Komandan setelah melaksanakan upacara bendera pada hari Senin, 4 Mei 2015 di Garasi Makodim
0725/Sragen Jl.Raya Sukowati No. 13 Sine, Sragen.
Sebanyak 294 anggota Kodim
0725/Sragen hadir dalam kegiatan Jam Komandan Kepala Staf TNI AD yang di
bacakan oleh Dandim 0725/Sragen. Penekanan – penekanan dari Kasad antara lain rasa
bangga kepada prajurit, menyampaikan harapan dan arahan tentang nilai –nilai,
semangat dan jiwa keprajuritan yang semestinya dipahami dan diamalkan oleh
prajurit TNI AD. salah satu wujud kebanggaan Kasad kepada prajurit TNI AD
adalah ungkapan beliau yang menyebutkan bahwa “ Prajurit TNI AD berisi orang
super gila, gila ini tentu terkait dengan hal – hal positif, prajurit TNI AD
itu gila perang, gila cinta kepada NKRI. Karena gilanya prajurit ingin mati
heroik seperti seorang pahlawan. Itu yang dimaksudkan oleh Kasad dengan sebutan
bahwa prajurit TNI AD itu berisi orang super gila. Prajurit selalu siap tugas,
jika ada tugas operasi dan ada prajurit tidak diajak melaksanakan tugas
tersebut, prajurit itu akan menanyakan kepada Komandannya, mengapa mereka tidak
disertakan dalam tugas operasi. Semua prajurit ingin ikut tugas karena mereka
senang menerima tugas, bahkan tugas operasi yang berisiko tinggi sekalipun.
0725/Sragen hadir dalam kegiatan Jam Komandan Kepala Staf TNI AD yang di
bacakan oleh Dandim 0725/Sragen. Penekanan – penekanan dari Kasad antara lain rasa
bangga kepada prajurit, menyampaikan harapan dan arahan tentang nilai –nilai,
semangat dan jiwa keprajuritan yang semestinya dipahami dan diamalkan oleh
prajurit TNI AD. salah satu wujud kebanggaan Kasad kepada prajurit TNI AD
adalah ungkapan beliau yang menyebutkan bahwa “ Prajurit TNI AD berisi orang
super gila, gila ini tentu terkait dengan hal – hal positif, prajurit TNI AD
itu gila perang, gila cinta kepada NKRI. Karena gilanya prajurit ingin mati
heroik seperti seorang pahlawan. Itu yang dimaksudkan oleh Kasad dengan sebutan
bahwa prajurit TNI AD itu berisi orang super gila. Prajurit selalu siap tugas,
jika ada tugas operasi dan ada prajurit tidak diajak melaksanakan tugas
tersebut, prajurit itu akan menanyakan kepada Komandannya, mengapa mereka tidak
disertakan dalam tugas operasi. Semua prajurit ingin ikut tugas karena mereka
senang menerima tugas, bahkan tugas operasi yang berisiko tinggi sekalipun.
Prajurit TNI AD melaksanakan tugas apapun
dengan selalu berusaha memberikan yang terbaik, bukan untuk mendapatkan pujian
atau sanjungan.Kepada seluruh prajurit TNI AD untuk selalu mengedepankan sikap
dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan seluruh komponen bangsa
selaras dengan adat istiadat dan budaya luhur bangsa, dengan cara seperti itu
diharapkan akan terjalin kedekatan antara TNI AD dengan rakyat . TNI harus
mampu memahami pikiran, perasaan dan kehendak rakyat. Kemanunggalan TNI – rakyat merupakan salah
satu pilar kekuatan TNI yang sangat penting, tidak hanya pada periode merebut
dan mempertahankan kemerdekaan tetapi
juga pada periode pembangunan bangsa. Bangsa indonesia adalah bangsa yang cinta amai
tetapi lebih cinta kemerdekaan.
dengan selalu berusaha memberikan yang terbaik, bukan untuk mendapatkan pujian
atau sanjungan.Kepada seluruh prajurit TNI AD untuk selalu mengedepankan sikap
dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan seluruh komponen bangsa
selaras dengan adat istiadat dan budaya luhur bangsa, dengan cara seperti itu
diharapkan akan terjalin kedekatan antara TNI AD dengan rakyat . TNI harus
mampu memahami pikiran, perasaan dan kehendak rakyat. Kemanunggalan TNI – rakyat merupakan salah
satu pilar kekuatan TNI yang sangat penting, tidak hanya pada periode merebut
dan mempertahankan kemerdekaan tetapi
juga pada periode pembangunan bangsa. Bangsa indonesia adalah bangsa yang cinta amai
tetapi lebih cinta kemerdekaan.












