Sragen, 12 Mei 2015
Kodim 0725/Sragen melaksanakan Latihan
Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri Triwulan II TA. 2015 dalam rangka
memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak personel Kodim 0725/Sragen di
lapangan tembak Kurusetra Yonif 408/Sbh (12/05). Latihan
tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 4 –
6 Mei 2015.
Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri Triwulan II TA. 2015 dalam rangka
memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak personel Kodim 0725/Sragen di
lapangan tembak Kurusetra Yonif 408/Sbh (12/05). Latihan
tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 4 –
6 Mei 2015.
Kegiatan ini adalah salah satu bentuk
pembinaan personel khususnya bidang latihan, melalui latihan yang
terprogram dan terencana setiap triwulannya, personel Kodim 0725/Sragen dapat
meningkatkan kemampuan menembaknya, agar kemampuan prajurit dapat dipelihara
secara optimal maka seluruh prajurit harus melakukan pembinaan latihan yang
terarah.
pembinaan personel khususnya bidang latihan, melalui latihan yang
terprogram dan terencana setiap triwulannya, personel Kodim 0725/Sragen dapat
meningkatkan kemampuan menembaknya, agar kemampuan prajurit dapat dipelihara
secara optimal maka seluruh prajurit harus melakukan pembinaan latihan yang
terarah.
Dalam kesempatan tersebut Kapten Arh. Sugeng
Riyanta sebagai Koordinator Materi Lat bak pistol menyampaikan Kegiatan menembak yang kita
laksanakan ini harus mengutamakan faktor keamanan diri sendiri,latihan bagus
kalau tidak aman gagal, dari cara pembawaan senjata, kosongkan senjata harus
dicek,selesai menembak senjata di tempatkan yang aman dan yang penting dalam
menembak maksimalkan karena minimal batas lulus perkenaan 80% dan nilai
70.
Riyanta sebagai Koordinator Materi Lat bak pistol menyampaikan Kegiatan menembak yang kita
laksanakan ini harus mengutamakan faktor keamanan diri sendiri,latihan bagus
kalau tidak aman gagal, dari cara pembawaan senjata, kosongkan senjata harus
dicek,selesai menembak senjata di tempatkan yang aman dan yang penting dalam
menembak maksimalkan karena minimal batas lulus perkenaan 80% dan nilai
70.
Personel yang berpangakat perwira, unit intel dan provost
melaksanakan menembak dengan menggunakan Pistol PI, sedangkan untuk personel
yang berpangkat Bintara / Tamtama melaksanakan menembak dengan menggunakan
senapan laras panjang M 16 A1. Dalam menembak menggunakan senapan laras
panjang, setiap personel melakukannya dalam tiga posisi yaitu, Tiarap, berlutut/jongkok
dan berdiri. Jarak tembak untuk Pistol adalah 15 meter, sedangkan jarak tembak
untuk senapan laras panjang M 16 A1 adalah 100 meter.
melaksanakan menembak dengan menggunakan Pistol PI, sedangkan untuk personel
yang berpangkat Bintara / Tamtama melaksanakan menembak dengan menggunakan
senapan laras panjang M 16 A1. Dalam menembak menggunakan senapan laras
panjang, setiap personel melakukannya dalam tiga posisi yaitu, Tiarap, berlutut/jongkok
dan berdiri. Jarak tembak untuk Pistol adalah 15 meter, sedangkan jarak tembak
untuk senapan laras panjang M 16 A1 adalah 100 meter.












