Sragen, 15 Mei 2017
Seluruh Anggota Kodim 0725/Sragen
melaksanakan upacara bendera pada Hari
Senin 15 Mei 2017 bertempat di Lapangan Makodim, bertindak sebagai Irup Dandim
0725/Sragen Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS.
melaksanakan upacara bendera pada Hari
Senin 15 Mei 2017 bertempat di Lapangan Makodim, bertindak sebagai Irup Dandim
0725/Sragen Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS.
Setelah kegiatan upacara dilanjutkan jam
Komandan yang bertempat di Aula Makodim. Dalam jam Komandan tersebut Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS
menyampaikan tentang masalah Ahok di Jakarta, kita selaku Prajurit harus bisa
memegang teguh Sapta Marga yang ke 2 yaitu mendukung serta membela idiologi
negara, sudah banyak sekali upaya-upaya orang membelokkan/menggeser kehidupan
sehari hari kita tetapi dalam pelaksanaanya sudah diatur dalan undang-undang
Negara kita artinya mau agama apapun silahkan yang penting diatur dalam UU
dalam pelaksanaannya, jangan mengafirkan orang lain saya benar kamu yang salah,
Apakah sudah bersihkah kita bisa menuduh orang lain lebih salah dari kita
biarlah aturan, hukum, norma yang mengatur konteks kita sebagai manusia pribadi
apa lagi konteks kita sebagai tentara, kita sudah punya aturan positif aturan
sipil apa lagi kita ada aturan tentara, dimasyarakat ada aturan sosial di agama
ada aturan agama tidak ada perintah untuk menjelekkan agama lain ras lain orang
lain tetangga lain yang ada perintah untuk melindungi.
Komandan yang bertempat di Aula Makodim. Dalam jam Komandan tersebut Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M.MDS
menyampaikan tentang masalah Ahok di Jakarta, kita selaku Prajurit harus bisa
memegang teguh Sapta Marga yang ke 2 yaitu mendukung serta membela idiologi
negara, sudah banyak sekali upaya-upaya orang membelokkan/menggeser kehidupan
sehari hari kita tetapi dalam pelaksanaanya sudah diatur dalan undang-undang
Negara kita artinya mau agama apapun silahkan yang penting diatur dalam UU
dalam pelaksanaannya, jangan mengafirkan orang lain saya benar kamu yang salah,
Apakah sudah bersihkah kita bisa menuduh orang lain lebih salah dari kita
biarlah aturan, hukum, norma yang mengatur konteks kita sebagai manusia pribadi
apa lagi konteks kita sebagai tentara, kita sudah punya aturan positif aturan
sipil apa lagi kita ada aturan tentara, dimasyarakat ada aturan sosial di agama
ada aturan agama tidak ada perintah untuk menjelekkan agama lain ras lain orang
lain tetangga lain yang ada perintah untuk melindungi.
Ada beberapa yang tidak perlu kita share
jangan dishare apa lagi yang bikin panas/menambah orang emosi. Sampaikan kepada
keluarga, jaga anak-anak kita siapa lagi yang meneruskan dan merawat kita
setelah kita tua nanti kalau kita tidak bisa mendidik, menjaga, mengatur mewarnai
mereka menjadi pribadi yang kita harapkan karena serangan dari luar itu sangat
luar biasa. Jangan karena terlalu sayang kita selalu memenuhi permintaannya
yang tidak sesuai dengan usianya. Disiplikan anak anak kita dari media medsos,
sering komunikasi, bentengi anak anak kita dari pengaruh buruk android.
jangan dishare apa lagi yang bikin panas/menambah orang emosi. Sampaikan kepada
keluarga, jaga anak-anak kita siapa lagi yang meneruskan dan merawat kita
setelah kita tua nanti kalau kita tidak bisa mendidik, menjaga, mengatur mewarnai
mereka menjadi pribadi yang kita harapkan karena serangan dari luar itu sangat
luar biasa. Jangan karena terlalu sayang kita selalu memenuhi permintaannya
yang tidak sesuai dengan usianya. Disiplikan anak anak kita dari media medsos,
sering komunikasi, bentengi anak anak kita dari pengaruh buruk android.












