Sragen, 7 September 2017
Kamis ( 7/9/17 ) Seluruh Prajurit
Kodim 0725/Sragen , melaksanakan Latihan menembak Senjata Ringan
(Latbakjatri) Triwulan III TA. 2017 yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 6
– 8 September 2017 bertempat di lapangan Bakjatri Yonif.
Kodim 0725/Sragen , melaksanakan Latihan menembak Senjata Ringan
(Latbakjatri) Triwulan III TA. 2017 yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 6
– 8 September 2017 bertempat di lapangan Bakjatri Yonif.
Kegiatan ini direncanakan akan
dilaksanakan selama tiga hari, dengan latihan menembak
diharapkan prajurit bisa memelihara ketrampilan perorangan sesuai
indeks senjatanya masing-masing guna meningkatkan profesionalisme, maka semua
Prajurit diharapkan bisa memiliki kesamaan sikap, visi misi, dan tindakan
dilapangan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodim, yakni menjaga stabilitas
keamanan diwilayah tanggung jawabnya sesuai tugas pokoknya masing-masing.
dilaksanakan selama tiga hari, dengan latihan menembak
diharapkan prajurit bisa memelihara ketrampilan perorangan sesuai
indeks senjatanya masing-masing guna meningkatkan profesionalisme, maka semua
Prajurit diharapkan bisa memiliki kesamaan sikap, visi misi, dan tindakan
dilapangan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodim, yakni menjaga stabilitas
keamanan diwilayah tanggung jawabnya sesuai tugas pokoknya masing-masing.
Dalam kegiatan menembak ini 43
orang petembak pistol dengan jarak 20 meter dengan sikap berdiri dua tangan,
sedangkan 390 orang petembak senapan dengan jarak 100 meter sikap tiarap tidak
tersandar. Tidak lupa diawal kegiatan Danlat Kapten Kav,Subiyanto menyampaikan
Supaya faktor keamanan tetap diutamakan terutama dalam hal pembawaan senjata
supaya tetap hati-hati dan waspada karena bila terjadi keteledoran bisa
menimbulkan akibat yang fatal.
orang petembak pistol dengan jarak 20 meter dengan sikap berdiri dua tangan,
sedangkan 390 orang petembak senapan dengan jarak 100 meter sikap tiarap tidak
tersandar. Tidak lupa diawal kegiatan Danlat Kapten Kav,Subiyanto menyampaikan
Supaya faktor keamanan tetap diutamakan terutama dalam hal pembawaan senjata
supaya tetap hati-hati dan waspada karena bila terjadi keteledoran bisa
menimbulkan akibat yang fatal.












