Berita  

BINTAL SEBAGAI UPAYA PEMELIHARAAN MENTAL PRAJURIT, ASN DAN PERSIT KCK CAB. XLVI KODIM SRAGEN

BINTAL SEBAGAI UPAYA PEMELIHARAAN MENTAL PRAJURIT, ASN DAN PERSIT KCK CAB. XLVI KODIM SRAGEN
Sragen, 23 November 2017
Pada, 23 November 2017 pukul 09.00 – 10.45 Wib bertempat di Aula Ahmad
Yani Yonif Raider 408/Sbh dilaksanakan Ceramah Bintal Korem 074/Wrt kepada
Prajurit, ASN, Persit Kartika Candra Kirana Yonif Raider 408/Sbh dan Kodim
0725/Sragen pada Triwulan IV tahun 2017 sebagai pembicara Kapten Kav Sudarmono
(Ka Bintal Rem 074/Wrt) yang diselenggarakan oleh Yonif Raider 408/Sbh dihadiri
± 250 orang.
Hadir dalam acara tersebut Letkol Inf Muhamad Ary Yudistira SIP
(Danyonif Raider 408/Sbh), Kapten Inf Sudarmin (Danramil 20/Plupuh mewakili
Dandim 0725/Sragen), Kapten Kav Sudarmono (Kabintal Rem 074/Wrt), Letda Inf
Supardi (Parohis  Rem 074/Wrt), Seluruh
Perwira Kodim 0725/Sragen, Seluruh Perwira Yonif Raider 408/Sbh, Gabungan
Prajurit, ASN  dan Persit KCK Kodim
0725/Sragen dan Yonif Raider 408/Sbh.

Dalam sambutan oleh Letkol Inf Muhamad Ary Yudistira SIP (Danyonif
Raider 408/Sbh mengucapkan selamat datang kepada Kabintal Rem 074/Wrt beserta rombongan
di Aula Ahmad Yani Yonif Raider 408/Sbh ini. Kegiatan ini merupakan program
dari atas mari sama-sama kita simak dan dengarkan apa-apa yang di sampaikan
oleh Kabintalrem 074/Wrt. Semoga bermanfaat untuk kita semua dan keluarga
karena ilmu itu sangat baik untuk diri sendiri dan untuk semuanya agar kita
selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kita selamat dunia
akhirat.

Inti penyampaian Kapten Kav Sudarmono ( Kabintal Rem 074/Wrt  ) menyampaikan bahwa kita semua harus
bersyukur kepada Allah SWT karena pada pagi ini kita semua masih diberikan
napas dan kesehatan pada badan kita semua untuk mengikuti kegiatan Bintal.
Pentingnya komunikasi untuk mewujudkan keluarga yang sakinah guna mendukung
pelaksanaan tugas aparat di wilayah, akan kami sampaikan beberapa poin yan
harus dipedomani seluruh anggota yang hadiri di Aula ini. Adapun beberapa poin
dalam Bintal yang harus dipedomani adalah tidak mampu tidak mau, mampu tidak
mau, tidak mampu mau dan mampu dan mau.

Esensi Bintal dan nilai dasar terdiri dari Mental, jiwa dan Hati, selain
itu pembinaan fisik dan pembinaan akal 
manusia ada dua yaitu jiwa dan raga yang harus berimbang. Kita mengenal
beberapa penyakit yang memperngaruhi pola pikir manusia antara lain penyakit
jiwa /mental/hati, takabur/sombong, riya/pamer, ujub/narsis kesemuanya itu
hendaknya jangan sampai kita lakukan karena kita sebagai manusia harus rendah
hati dan saling tolong menolong. Komunikasi di dalam keluarga pasti ada suatu
permasalahan baik dari luar maupun dalam, proses membina keluarga biasanya kita
memilih yang terbaik, kemudian pacaran, melangsungkan pernikahan dan mempunyai
anak.

Hal yang perlu kita renungkan sebagai seorang prajurit, ASN dan persit
yaitu ketika masih muda dan bebas berkayal, aku bermimpi ingin mempunyai
keluarga yang sakinah/bertambahnya usia dan kearifanku, kudapati bahwa
keluargaku tidak sesuai dengan keinginanku. Maka cita2 itupun agakku persempit,
menjadi keluarga yang bahagia itupun tidak bisa terwujud lalu tetputuskan untuk
merubah menjadi keluarga yang sederhana. Namun tampaknya hasrat itupun tiada
hasilnya untuk taat beribadah kepada Alloh tapi celakanya merekapun tidak mau
di ubah dan kini sementara berbaring saat ajal menjelang,tiba2 baru kusadari.
Andaikan yang pertama-tama kurubah adalah diriku sebagai panutan,myngkin aku
bisa merunah keluargaku, lalu berkat inpirasi dan dorongan mereka bisca menjadi
akupun mampu memperbaiki keluargaku, kemudian siapa tahu aku bahkan bisa
mengubah keluargaku menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah.

BINTAL SEBAGAI UPAYA PEMELIHARAAN MENTAL PRAJURIT, ASN DAN PERSIT KCK CAB. XLVI KODIM SRAGEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *